website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Friday, 6 November 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Purbaya Perketat Restitusi Pajak, Targetkan Susut Jadi Rp270 Triliun!

Muhammad Naufal Arya Saka by Muhammad Naufal Arya Saka
February 5, 2026
in Nasional
0 0
0
Purbaya Perketat Restitusi Pajak, Targetkan Susut Jadi Rp270 Triliun!
0
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana memperketat sistem pencairan restitusi pajak kepada wajib pajak. Langkah ini ditempuh lantaran otoritas pajak dinilai terlalu mudah mencairkan restitusi, yang berdampak pada melonjaknya realisasi restitusi sepanjang tahun lalu.

Pada 2025, realisasi restitusi tercatat mencapai Rp361,15 triliun atau tumbuh 35,9%. Menurut Purbaya, sistem yang terlalu longgar membuat permohonan restitusi kerap langsung dicairkan tanpa kontrol memadai.

“Saya melihat sistem kita terlalu gampang. Begitu masuk langsung otomatis keluar, tidak ada yang kontrol. Jangan sampai terulang lagi tahu-tahu sudah Rp300 triliun tersalur restitusi.”

— Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan

Restitusi Dinilai Terlalu Longgar

Purbaya juga menyinggung praktik sejumlah produsen yang diduga sengaja menaikkan cost of goods sold (COGS). Tingginya COGS tersebut membuat margin dan setoran PPN pelaku usaha menjadi sangat rendah, bahkan berujung pada restitusi dalam jumlah besar.

Pemerintah, kata Purbaya, selama ini memberikan restitusi signifikan kepada industri batu bara. Kondisi tersebut bahkan disamakan dengan pemberian subsidi terselubung.

Evaluasi Sektor Batu Bara: “Industri batu bara kalau kita hitung PPN-nya saya malah subsidi, makanya saya coba tutup dengan bea keluar batu bara.”

Baca Juga: Relawan Pajak Bisa Ikut Lomba Ngonten Ajakan Lapor SPT via Coretax

Target Restitusi 2026 Turun ke Rp270 Triliun

Dengan perbaikan sistem dan evaluasi menyeluruh, Purbaya menargetkan restitusi pajak pada 2026 tidak lagi menembus Rp300 triliun. Pemerintah memproyeksikan nilai restitusi bakal melandai ke kisaran Rp270 triliun.

Menurut Purbaya, penurunan restitusi ini akan mengurangi faktor pengurang dalam perhitungan penerimaan pajak neto. Evaluasi restitusi juga akan dilakukan secara lebih rinci berdasarkan sektor industri.

Baca Juga: Dividen Tak Diinvestasikan Kena PPh 10%, Begini Cara Setor Lewat Coretax

Sektor Penyumbang Restitusi Terbesar

Kementerian Keuangan mencatat sektor dengan sumbangsih restitusi terbesar pada 2025 meliputi perdagangan besar khusus lainnya, industri crude palm oil (CPO), serta pertambangan batu bara. Kenaikan restitusi dipicu oleh moderasi harga CPO dan batu bara, percepatan restitusi, serta percepatan pemeriksaan permohonan.

Di sisi lain, Purbaya menegaskan tidak akan melakukan intervensi hukum dalam proses penegakan hukum perpajakan. Ia justru menekankan kolaborasi dengan aparat penegak hukum untuk mengawal integritas sistem pajak.

Baca Juga: Pengadilan Pajak Resmi di Bawah MA Mulai 2026, Kemenkeu Siapkan Perpres

Ke depan, Kemenkeu juga akan memperkuat kerja sama dengan Polri, Kejaksaan Agung, KPK, hingga PPATK untuk menindak dugaan tindak pidana perpajakan dan mengungkap praktik shadow economy. Langkah ini diharapkan mampu menjaga penerimaan negara sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap sistem perpajakan.

Sumber Terkait:

  • Kementerian Keuangan RI
  • Direktorat Jenderal Pajak
Muhammad Naufal Arya Saka

Muhammad Naufal Arya Saka

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Mudah dan Cepat! Ini Cara Ambil e-SPPT PBB Jakarta Secara Online

April 23, 2026
Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

May 18, 2026
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Ketentuan Baru Pelaporan Struktur Manajemen Perusahaan dalam Coretax.

April 30, 2026
Pemutihan Pajak Kendaraan 2026: Ada Diskon hingga Penghapusan Denda

Pemutihan Pajak Kendaraan 2026: Ada Diskon hingga Penghapusan Denda

18
Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

10
Evaluasi Insentif Pajak Jadi Kunci Hadapi Transformasi Industri

Evaluasi Insentif Pajak Jadi Kunci Hadapi Transformasi Industri

7
Restitusi Pajak Tembus Rp198,71 Triliun, PPN dan PPnBM Mendominasi

Restitusi Pajak Tembus Rp198,71 Triliun, PPN dan PPnBM Mendominasi

6
Promo Menyambut UKP Kelas Pandu: Tiket ujian mulai Rp8.000 dan Tiket Uji Materi Rp6.000, berlaku sampai 13 November 2026

Kelas Pandu Gelar Promo Menyambut UKP, Simulasi Ujian Mulai Rp8.000

November 6, 2026
Indonesia Perkuat Akses Data Pajak Multinasional Lewat GIR MCAA

Indonesia Perkuat Akses Data Pajak Multinasional Lewat GIR MCAA

November 6, 2026
SPP-TDLN Tidak Berlaku untuk Semua Transfer Dana

SPP-TDLN Tidak Berlaku untuk Semua Transfer Dana

November 6, 2026
Sultan HB X Minta Pajak Tak Bebani Rakyat Kecil

Sultan HB X Minta Pajak Tak Bebani Rakyat Kecil

November 6, 2026

Recent News

Promo Menyambut UKP Kelas Pandu: Tiket ujian mulai Rp8.000 dan Tiket Uji Materi Rp6.000, berlaku sampai 13 November 2026

Kelas Pandu Gelar Promo Menyambut UKP, Simulasi Ujian Mulai Rp8.000

November 6, 2026
Indonesia Perkuat Akses Data Pajak Multinasional Lewat GIR MCAA

Indonesia Perkuat Akses Data Pajak Multinasional Lewat GIR MCAA

November 6, 2026
SPP-TDLN Tidak Berlaku untuk Semua Transfer Dana

SPP-TDLN Tidak Berlaku untuk Semua Transfer Dana

November 6, 2026
Sultan HB X Minta Pajak Tak Bebani Rakyat Kecil

Sultan HB X Minta Pajak Tak Bebani Rakyat Kecil

November 6, 2026

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version