Suahasil Pastikan Transisi Kemenkeu Berjalan Mulus

JAKARTA – Menteri Keuangan Suahasil Nazara memastikan transisi Kemenkeu berjalan mulus setelah dirinya menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan dalam Kabinet Merah Putih.

Suahasil mengatakan dirinya akan melanjutkan tugas dan peran Kementerian Keuangan dalam menjaga stabilitas serta keberlanjutan keuangan negara.

Dalam proses peralihan kepemimpinan tersebut, Suahasil berencana melakukan koordinasi dengan pimpinan sebelumnya sebelum melaksanakan serah terima jabatan.

“Transisi pasti harus kita koordinasikan dengan baik, dan kita akan melanjutkan pekerjaan Kementerian Keuangan seperti biasa,” ujarnya di Istana Negara, Senin (14/9/2026).

Suahasil Belum Berkomunikasi Lebih Lanjut dengan Purbaya

Meski memastikan proses peralihan kepemimpinan akan dikoordinasikan, Suahasil mengaku belum melakukan komunikasi lebih lanjut dengan Purbaya pada hari dirinya dilantik.

Komunikasi tersebut belum dilakukan baik sebelum maupun setelah Suahasil resmi mengambil jabatan Menteri Keuangan.

“Enggak ada. Hari ini enggak ada [komunikasi dengan Purbaya],” kata Suahasil singkat.

Kendati demikian, kondisi tersebut tidak mengubah komitmen Suahasil untuk memastikan tugas dan fungsi Kementerian Keuangan tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Purbaya Masih Rapat Bahas RUU APBN 2027

Beberapa saat sebelum pelantikan Suahasil berlangsung di Istana Negara, Purbaya diketahui masih menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan.

Purbaya menghadiri rapat kerja bersama Bank Indonesia, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dan Komite IV DPD di kompleks parlemen.

Rapat tersebut membahas Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) 2027 beserta nota keuangannya.

Kondisi tersebut menjadi bagian dari rangkaian pergantian kepemimpinan di Kementerian Keuangan yang berlangsung pada hari yang sama.

Tugas Kemenkeu Dipastikan Tetap Berjalan

Walaupun komunikasi antara Suahasil dan Purbaya mengenai masa transisi belum berlangsung secara intens, Suahasil memastikan aktivitas Kementerian Keuangan tetap berjalan dengan baik.

Menurutnya, pergantian Menteri Keuangan tidak menghentikan berbagai tugas dan fungsi yang telah dijalankan kementerian dalam mengelola keuangan negara.

Salah satu fungsi penting tersebut adalah memastikan APBN tetap bekerja sebagai instrumen untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Karena itu, transisi Kemenkeu akan diarahkan pada keberlanjutan pekerjaan, bukan penghentian atau perubahan mendadak terhadap seluruh aktivitas kementerian.

APBN Tetap Jadi Instrumen Stabilitas Ekonomi

Suahasil menempatkan keberlanjutan pengelolaan APBN sebagai salah satu perhatian setelah resmi menjadi Menteri Keuangan.

APBN tetap memiliki fungsi penting dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memberikan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Dengan fungsi tersebut, pengelolaan penerimaan dan belanja negara harus tetap dijalankan secara terukur agar anggaran pemerintah memberikan manfaat sesuai tujuan yang telah ditetapkan.

Suahasil juga akan melanjutkan upaya efisiensi belanja negara sebagai salah satu cara menjaga APBN tetap stabil dan memberikan manfaat optimal kepada masyarakat.

Efisiensi APBN Bukan Sekadar Pangkas Anggaran

Dalam pelaksanaan efisiensi belanja, Suahasil menegaskan pendekatan yang digunakan tidak hanya berfokus pada pemangkasan anggaran.

Efisiensi juga perlu dilihat dari kemampuan setiap anggaran menghasilkan output sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Artinya, anggaran yang tersedia perlu digunakan semaksimal mungkin agar manfaat dan hasil yang diperoleh juga optimal.

“Di bagian belanja, tentu kita selalu berusaha mencari belanja yang lebih efisien tapi menghasilkan output yang sesuai dengan apa yang sudah direncanakan. Jadi dengan belanja yang ada menghasilkan output yang maksimal, ini adalah bentuk efisiensi dari APBN,” kata Suahasil.

Dengan pendekatan tersebut, ukuran efisiensi tidak semata-mata berasal dari berapa besar anggaran yang dapat dikurangi.

Efisiensi juga berkaitan dengan bagaimana belanja yang tetap tersedia mampu menghasilkan keluaran sesuai target serta memberikan manfaat optimal kepada masyarakat.

Keberlanjutan Jadi Fokus Masa Transisi

Penekanan terhadap keberlanjutan pekerjaan menjadi bagian penting dalam proses pergantian kepemimpinan di Kementerian Keuangan.

Suahasil ingin memastikan berbagai tugas pengelolaan fiskal tidak terganggu meski terjadi perubahan pada posisi Menteri Keuangan.

Koordinasi dengan pimpinan sebelumnya juga akan menjadi bagian dari proses tersebut sebelum serah terima jabatan dilakukan.

Dengan demikian, transisi Kemenkeu tidak hanya berkaitan dengan pergantian pejabat, tetapi juga memastikan fungsi pengelolaan keuangan negara dapat terus berjalan.

Suahasil Resmi Dilantik pada 14 September 2026

Suahasil resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan pada Senin, 14 September 2026.

Ia dipercaya menjadi Menteri Keuangan dalam Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan pemerintahan periode 2024–2029.

Suahasil menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa yang sebelumnya menduduki posisi Menteri Keuangan.

Setelah pelantikan tersebut, Suahasil akan melanjutkan pekerjaan Kementerian Keuangan sekaligus menjalankan proses peralihan kepemimpinan dengan pejabat sebelumnya.

Punya Pengalaman Sekitar Tujuh Tahun sebagai Wamenkeu

Sebelum dipercaya menjadi Menteri Keuangan, Suahasil telah memiliki pengalaman panjang di lingkungan Kementerian Keuangan sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Ia pertama kali menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan dalam Kabinet Indonesia Maju pada 25 Oktober 2019.

Jabatan tersebut dijalankannya hingga Oktober 2024.

Ketika Kabinet Merah Putih terbentuk, Suahasil kembali dipercaya untuk menjalankan tugas sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak November 2024.

Ia menduduki jabatan tersebut hingga September 2026 sebelum akhirnya dilantik menjadi Menteri Keuangan.

Dengan demikian, Suahasil memiliki pengalaman sekitar tujuh tahun sebagai Wakil Menteri Keuangan sebelum memimpin langsung Kementerian Keuangan.

Transisi Kemenkeu Diarahkan Tetap Menjaga APBN

Setelah memperoleh amanah baru, Suahasil menegaskan tugas Kementerian Keuangan akan tetap dilanjutkan seperti biasa.

APBN akan tetap dijaga sebagai instrumen pemerintah untuk mendukung stabilitas sekaligus pertumbuhan ekonomi nasional.

Di sisi belanja, kebijakan efisiensi juga tetap berlanjut dengan menekankan optimalisasi hasil dari anggaran yang telah dialokasikan.

Meski komunikasi dengan Purbaya belum berlangsung pada hari pelantikan, Suahasil memastikan koordinasi tetap akan dilakukan agar transisi Kemenkeu berlangsung mulus dan kesinambungan pengelolaan keuangan negara tetap terjaga.

Exit mobile version