Downtime INSW dan ASW Berlangsung 6 Jam, Ini Dampaknya

JAKARTA – Lembaga National Single Window (LNSW) menjadwalkan downtime INSW dan ASW selama enam jam sebagai bagian dari kegiatan pemeliharaan sistem. Selama periode tersebut, layanan pertukaran data elektronik melalui Indonesia National Single Window (INSW) dan ASEAN Single Window (ASW) tidak dapat dilakukan.

Kegiatan pemeliharaan dijadwalkan berlangsung mulai Sabtu (5/9/2026) pukul 21.00 WIB hingga Minggu (6/9/2026) pukul 03.00 WIB.

LNSW menyebut penghentian sementara layanan tersebut merupakan bagian dari kegiatan preventive maintenance terhadap sistem.

“Kami akan melakukan kegiatan preventive maintenance yang menyebabkan planned downtime,” bunyi pengumuman LNSW di media sosial, dikutip pada Sabtu (5/9/2026).

Pertukaran Data Elektronik Tidak Dapat Dilakukan

Selama downtime INSW dan ASW berlangsung, pengguna tidak dapat melakukan pertukaran data elektronik melalui kedua sistem tersebut.

LNSW meminta seluruh pengguna layanan mengantisipasi periode pemeliharaan dengan menghindari pengiriman dokumen dari dan/atau ke Indonesia selama sistem masih dalam proses maintenance.

Langkah tersebut diperlukan karena sejumlah dokumen yang berkaitan dengan aktivitas perdagangan lintas negara menggunakan mekanisme pertukaran data elektronik melalui INSW dan ASW.

Sejumlah Dokumen Elektronik Terdampak Maintenance

LNSW menjelaskan terdapat sejumlah jenis dokumen yang perlu diperhatikan pengguna selama periode downtime berlangsung.

Dokumen tersebut meliputi e-Certificate of Origins (COO), e-Phyto, dan ASEAN Customs Declaration Document (ACDD).

Selain itu, pengguna juga diminta memperhatikan pengiriman e-Certificate Tariff Rate Quota (TRQ) untuk skema Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement atau IA-CEPA.

“Mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” tulis LNSW.

Apa Itu Sistem INSW?

Indonesia National Single Window merupakan sistem elektronik yang mengintegrasikan sistem dan/atau informasi yang berkaitan dengan proses penanganan berbagai dokumen dalam kegiatan ekspor dan impor.

Integrasi tersebut mencakup dokumen kepabeanan, dokumen kekarantinaan, dokumen perizinan, serta dokumen kepelabuhanan atau kebandarudaraan.

Sistem INSW juga mencakup dokumen lain yang berkaitan dengan ekspor dan/atau impor serta dirancang untuk menjamin keamanan data dan informasi.

Melalui sistem tersebut, alur dan proses informasi antarsistem internal dapat dipadukan secara otomatis sehingga berbagai proses terkait kegiatan perdagangan lintas batas dapat terintegrasi secara elektronik.

Pengguna Bisa Hubungi LNSW untuk Informasi Lanjutan

Pengguna yang memerlukan informasi lebih lanjut mengenai downtime INSW dan ASW dapat menghubungi petugas LNSW melalui layanan live chat yang tersedia pada laman INSW.

Selain menggunakan layanan tersebut, pengguna juga dapat menghubungi LNSW melalui surat elektronik di alamat info@insw.go.id.

LNSW meminta pengguna menyesuaikan aktivitas pengiriman dokumen dengan jadwal pemeliharaan agar proses pertukaran data tidak dilakukan ketika layanan sedang tidak tersedia.

Coretax DJP Juga Downtime pada Jam yang Sama

Pada periode yang sama, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) juga mengumumkan pemeliharaan terhadap Coretax Administration System.

Jadwal downtime Coretax sama persis dengan periode pemeliharaan sistem INSW dan ASW, yaitu mulai Sabtu (5/9/2026) pukul 21.00 WIB hingga Minggu (6/9/2026) pukul 03.00 WIB.

Selama waktu henti tersebut, Coretax DJP tidak dapat diakses sementara.

DJP menyatakan pemeliharaan sistem dilakukan dalam rangka meningkatkan keamanan, keandalan, dan performa sistem teknologi informasi dan komunikasi agar dapat memberikan layanan yang optimal kepada wajib pajak.

Pengguna Diminta Mengantisipasi Jadwal Pemeliharaan

Dengan adanya pemeliharaan sejumlah sistem pemerintah pada waktu yang bersamaan, pengguna INSW dan ASW perlu memperhatikan jadwal pengiriman dokumen elektronik yang berkaitan dengan kegiatan ekspor maupun impor.

Sementara itu, wajib pajak yang membutuhkan akses Coretax juga perlu menyesuaikan aktivitas perpajakannya selama periode downtime berlangsung.

LNSW dan DJP sama-sama menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul selama proses pemeliharaan sistem.

Exit mobile version