website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Saturday, 10 October 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Regional

Skandal Faktur Fiktif Bisnis Solar Ilegal, Direktur Korporasi Divonis 3 Tahun Penjara

Muhammad Naufal Arya Saka by Muhammad Naufal Arya Saka
July 6, 2026
in Regional
0 0
0
Skandal Faktur Fiktif Bisnis Solar Ilegal, Direktur Korporasi Divonis 3 Tahun Penjara
0
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BANDAR LAMPUNG – Pengadilan Negeri Tanjung Karang mengambil tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan kerah putih di sektor fiskal. Majelis hakim resmi menjatuhkan vonis hukuman 3 tahun penjara kepada RAY, Direktur PT SDE, setelah terbukti secara sah dan meyakinkan memanipulasi laporan perpajakan menggunakan faktur pajak fiktif atau dokumen yang tidak berdasarkan transaksi ekonomi riil.

Putusan perkara Nomor 269/Pid.Sus/2026/PN Tjk ini menegaskan bahwa terdakwa terbukti melakukan tindak pidana bersekongkol secara sengaja demi mengelabui sistem perpajakan negara. Praktik lancung tersebut dilakukan di tengah pusaran bisnis gelap perdagangan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar ilegal yang dioperasikan tanpa memiliki izin niaga umum resmi.

Baca Juga: Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Berdasarkan fakta riil di persidangan, modus operandi korporasi ini bermula ketika PT SDE menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Masa Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk Tahun Pajak 2022. Guna memangkas kewajiban setornya ke kas negara, RAY menyusupkan sedikitnya 30 faktur pajak fiktif yang diperoleh dari sejumlah perusahaan cangkang.

Nilai akumulasi dari dokumen palsu tersebut sangat fantastis, mencakup Dasar Pengenaan Pajak (DPP) menembus angka Rp32,60 miliar dengan nilai PPN dikreditkan sebesar Rp3,56 miliar. Strategi manipulasi pengkreditan pajak masukan ini secara langsung menggerogoti pendapatan negara dan menimbulkan kerugian agregat bersih mencapai Rp3,43 miliar, di mana porsi kerugian yang dibebankan langsung kepada terdakwa selaku aktor intelektual adalah senilai Rp3,32 miliar.

“Selain pidana penjara, terdakwa juga dijatuhi pidana denda Rp6,64 miliar. Jika denda tersebut tidak dibayarkan maka diganti dengan pidana kurungan selama 1 tahun 6 bulan.”

— Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Karang

Prinsip Keadilan Sistem Fiskal dan Sinergi Intelijen Penegak Hukum

Kepala Kantor Wilayah DJP Bengkulu dan Lampung, Sigit Danang Joyo, mengemukakan bahwa putusan inkrah dari lembaga peradilan ini menjadi bukti nyata komitmen tinggi otoritas dalam menegakkan hukum tata kelola perpajakan secara konsisten, adil, dan profesional. Menurutnya, DJP selalu menempatkan pendekatan persuasif seperti edukasi masif dan pengawasan berkala di garda terdepan guna memupuk kesadaran kepatuhan sukarela wajib pajak.

Baca Juga: Eksekusi Korporasi Kakap, Negara Sita Pabrik Kelapa Sawit Akibat Tunggakan Rp42 Miliar

Kendati demikian, bagi para pelaku usaha yang secara sengaja mendesain kejahatan fiskal terstruktur dan merugikan keuangan negara, tindakan represif melalui jalur hukum pidana menjadi jalan terakhir (*ultimum remedium*) yang tidak bisa ditawar lagi. Langkah agresif ini dinilai sangat krusial untuk melindungi integritas sistem perpajakan nasional serta memberikan rasa keadilan yang setara bagi mayoritas wajib pajak yang telah patuh dan jujur mendanai pembangunan negara.

Kolaborasi Tripartit Penegak Hukum: Keberhasilan pengungkapan mega-skandal ini merupakan buah dari koordinasi taktis dan sinergi solid antara Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung, Korwas PPNS Polda Lampung, serta Kejaksaan Tinggi Lampung.

Melalui momentum ketetapan hukum ini, Direktorat Jenderal Pajak kembali mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh pelaku industri korporasi di Indonesia agar senantiasa memenuhi setiap kewajiban perpajakannya dengan benar, lengkap, dan jelas sesuai regulasi undang-undang demi menghindari konsekuensi sanksi pidana berat di masa mendatang.

Sumber Terkait:

  • Direktorat Jenderal Pajak (DJP)
  • Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung
Muhammad Naufal Arya Saka

Muhammad Naufal Arya Saka

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Mudah dan Cepat! Ini Cara Ambil e-SPPT PBB Jakarta Secara Online

April 23, 2026
Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

May 18, 2026
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Tata Cara Pelaporan SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Orang Pribadi Status Nihil Menggunakan Coretax Form

April 30, 2026
Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

5
SR023 T3/T5 Resmi Ditawarkan: Kupon 5,8–5,95%

SR023 T3/T5 Resmi Ditawarkan: Kupon 5,8–5,95%

4
Lupa Sampaikan Pemberitahuan NPPN, Ini Risikonya bagi WP Orang Pribadi

Faktur Pajak “Tidak Ada” Tidak Dapat Dikreditkan, Namun Faktur Terlambat Masa Pajak Masih Bisa Dikreditkan: Putusan Majelis Dalam Sengketa Ppn

4
MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

4
Diskon PBB-P2 Sumenep hingga 95%, Berlaku Oktober

Diskon PBB-P2 Sumenep hingga 95%, Berlaku Oktober

October 10, 2026
Pelantikan Pejabat Kemenkeu, Menkeu Kejar Target APBN 2026

Pelantikan Pejabat Kemenkeu, Menkeu Kejar Target APBN 2026

October 10, 2026
PPh 21 DTP 2027 Sasar 7,5 Juta Pekerja Semua Sektor

PPh 21 DTP 2027 Sasar 7,5 Juta Pekerja Semua Sektor

October 10, 2026
Belanja Digital dari Luar Negeri, Begini Cara Baru PPN Dipungut

Belanja Digital dari Luar Negeri, Begini Cara Baru PPN Dipungut

October 9, 2026

Recent News

Diskon PBB-P2 Sumenep hingga 95%, Berlaku Oktober

Diskon PBB-P2 Sumenep hingga 95%, Berlaku Oktober

October 10, 2026
Pelantikan Pejabat Kemenkeu, Menkeu Kejar Target APBN 2026

Pelantikan Pejabat Kemenkeu, Menkeu Kejar Target APBN 2026

October 10, 2026
PPh 21 DTP 2027 Sasar 7,5 Juta Pekerja Semua Sektor

PPh 21 DTP 2027 Sasar 7,5 Juta Pekerja Semua Sektor

October 10, 2026
Belanja Digital dari Luar Negeri, Begini Cara Baru PPN Dipungut

Belanja Digital dari Luar Negeri, Begini Cara Baru PPN Dipungut

October 9, 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version