website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Tuesday, 9 June 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Internasional

Pajak PPN Inggris Mencekik: Chef Selebriti Desak Pemotongan Tarif Jadi 10%

Muhammad Naufal Arya Saka by Muhammad Naufal Arya Saka
June 9, 2026
in Internasional
0 0
0
Pajak PPN Inggris Mencekik: Chef Selebriti Desak Pemotongan Tarif Jadi 10%
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LONDON – Sektor industri kuliner dan pariwisata Inggris kini tengah berada di titik nadir, memicu gelombang desakan reformasi kebijakan fiskal yang masif di tingkat global. Para pelaku usaha papan atas menuntut pemerintah setempat segera mereduksi beban pajak demi menyelamatkan sektor hospitality yang menjadi salah satu pilar penyerap lapangan kerja terbesar.

Tidak tanggung-tanggung, empat chef dan pemilik restoran legendaris Inggris—Tom Kerridge, Yotam Ottolenghi, Ravneet Gill, dan Simon Rogan—bersatu menyuarakan kondisi darurat yang dihadapi bisnis mereka. Mereka mendesak pemerintah memangkas Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atau Value Added Tax (VAT) khusus untuk restoran, kafe, dan pub agar terhindar dari kebangkrutan massal.

Baca Juga: Kementerian Keuangan Botswana Ajukan Paket Amandemen Hukum Guna Perkuat Kepatuhan Pajak dan Kepabeanan

Keluhan para pesohor kuliner ini berakar pada ketimpangan daya saing yang sangat tajam di kawasan Eropa. Saat ini, Inggris menerapkan tarif standar PPN sebesar 20% untuk barang dan jasa. Berdasarkan data dari UK Hospitality, beban fiskal tersebut menempatkan Inggris di posisi kedua tertinggi di Eropa setelah Denmark, sebuah angka yang dinilai mencekik di tengah ketidakpastian ekonomi.

“Kami sama sekali tidak menghasilkan uang, dan kami hanya berusaha bertahan hidup.”

— Simon Rogan, Chef & Pemilik Restoran

Jika menilik lanskap internasional, kebijakan pajak komparatif di negara-negara tetangga Eropa jauh lebih ramah terhadap investor. Sebagai perbandingan, tarif PPN hospitality di Jerman hanya sebesar 7%, Irlandia 9%, sementara Prancis, Italia, dan Spanyol kompak mematok tarif di angka 10%. Perbedaan mencolok inilah yang melandasi tuntutan penyetaraan tarif PPN Inggris menjadi 10% demi menciptakan keadilan iklim usaha.

Baca Juga: Adopsi Aturan OECD, Australia Perbarui Panduan Pajak Internasional Pilar Dua

Krisis Biaya Berkelanjutan dan Respons Terbatas Komparatif

Tekanan berat yang dialami industri ini merupakan akumulasi krisis multi-tahun. Bermula dari pembatasan ketat selama pandemi Covid-19, sektor hospitality kemudian dihantam badai geopolitik akibat perang di Ukraina yang memicu lonjakan biaya energi ekstrim serta inflasi bahan baku yang tidak terkendali di pasar domestik Inggris.

Krisis Sektor Riil: Pengusaha meminta otoritas tidak memandang perolehan laba usaha sebagai hal negatif, melainkan sebuah fondasi utama untuk mempertahankan ribuan tenaga kerja.

Menanggapi desakan tersebut, Menteri Sekretaris Negara Inggris Pat McFadden mengakui adanya aliran usulan pemotongan pajak yang konstan. Namun, ia menekankan adanya konsekuensi biaya anggaran yang harus ditanggung negara secara menyeluruh. Otoritas fiskal di bawah Menteri Keuangan Rachel Reeves pun dituntut membuat keputusan yang seimbang antara belanja publik dan insentif usaha.

Baca Juga: Pengadilan Tolak Klaim Pasif dalam Kasus Penghindaran Pajak Afrika Selatan Berkedok Skema Saham Preferen

Sebagai langkah intervensi awal, Kementerian Keuangan Inggris sebenarnya telah mengumumkan program Great British Summer Savings 2026. Kebijakan temporer ini memangkas PPN dari 20% menjadi 5% untuk atraksi liburan musim panas serta makanan anak-anak di restoran yang berlaku mulai 25 Juni hingga 1 September 2026. Kendati demikian, pelaku usaha tetap menilai bahwa industri membutuhkan reformasi pajak permanen, bukan sekadar stimulus musiman.

Sumber Terkait:

  • HM Revenue & Customs (HMRC)
  • Pemerintah Resmi Britania Raya (GOV.UK)
Muhammad Naufal Arya Saka

Muhammad Naufal Arya Saka

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

May 18, 2026
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Mudah dan Cepat! Ini Cara Ambil e-SPPT PBB Jakarta Secara Online

April 23, 2026
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Cara Isi Daftar Bukti Pemotongan/Pemungutan PPh di SPT Tahunan WPOP

April 30, 2026
Lupa Sampaikan Pemberitahuan NPPN, Ini Risikonya bagi WP Orang Pribadi

Faktur Pajak “Tidak Ada” Tidak Dapat Dikreditkan, Namun Faktur Terlambat Masa Pajak Masih Bisa Dikreditkan: Putusan Majelis Dalam Sengketa Ppn

4
MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

4
Banjir Aturan Baru DJP: Dari Pedoman MAP, Pengaduan, hingga Insentif Magang

DJP Bongkar Sindikat ‘Desa’ Faktur Pajak Fiktif, Negara Rugi Rp180 Miliar

4
Pemerintah Targetkan PDB Manufaktur Nonmigas Tumbuh 5,51% pada 2026

Pemerintah Targetkan PDB Manufaktur Nonmigas Tumbuh 5,51% pada 2026

3
Pajak PPN Inggris Mencekik: Chef Selebriti Desak Pemotongan Tarif Jadi 10%

Pajak PPN Inggris Mencekik: Chef Selebriti Desak Pemotongan Tarif Jadi 10%

June 9, 2026
Aturan Baru Terbit! DJP Kini Wajib Lapor Pemanfaatan Data Pajak ke ILAP

Pajak Tegas: DJP Blokir Serentak 36 Rekening Guna Amankan Rp17 Miliar

June 9, 2026
Panduan Praktis Pelunasan PPh Final: Pilih Metode Tepat 2026

Reformasi Pajak: Mulai 2027, Badan Usaha CV Tak Lagi Menikmati PPh Final 0,5%

June 9, 2026
Ketegasan KPP Boyolali: Blokir 15 Rekening Wajib Pajak Akibat Tunggakan Miliaran

Ketegasan Pajak: DJP Sita Ekskavator Hingga Emas Buru Utang Rp28,7 Miliar

June 9, 2026

Recent News

Pajak PPN Inggris Mencekik: Chef Selebriti Desak Pemotongan Tarif Jadi 10%

Pajak PPN Inggris Mencekik: Chef Selebriti Desak Pemotongan Tarif Jadi 10%

June 9, 2026
Aturan Baru Terbit! DJP Kini Wajib Lapor Pemanfaatan Data Pajak ke ILAP

Pajak Tegas: DJP Blokir Serentak 36 Rekening Guna Amankan Rp17 Miliar

June 9, 2026
Panduan Praktis Pelunasan PPh Final: Pilih Metode Tepat 2026

Reformasi Pajak: Mulai 2027, Badan Usaha CV Tak Lagi Menikmati PPh Final 0,5%

June 9, 2026
Ketegasan KPP Boyolali: Blokir 15 Rekening Wajib Pajak Akibat Tunggakan Miliaran

Ketegasan Pajak: DJP Sita Ekskavator Hingga Emas Buru Utang Rp28,7 Miliar

June 9, 2026

Graha Binakarsa
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C RT.2/RW.5, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi Kota Jakarta Selatan, Jakarta 12940 (021) 21909087

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version