Menkeu Purbaya Warning K/L dan Pemda: Jangan Biarkan Anggaran Menumpuk di Akhir Tahun

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh kementerian/lembaga (K/L) serta pemerintah daerah untuk mengubah pola penyerapan anggaran pada tahun 2026. Menkeu mendesak agar belanja negara digelontorkan secara proporsional dan merata sejak awal tahun guna menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Menurut Purbaya, pola belanja yang menumpuk di penghujung tahun justru melemahkan daya dorong APBN/APBD terhadap pertumbuhan ekonomi karena sirkulasi uang menjadi terlambat diterima masyarakat.

“Kita ingin semua belanja dari awal tahun sampai akhir tahun jaraknya sama, tidak numpuknya di akhir tahun saja agar dampak ekonomi lebih optimal.”

Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan

Optimalkan Konsumsi dan Lapangan Kerja

Purbaya menilai bahwa realisasi belanja yang tersebar merata sepanjang tahun akan memberikan dampak berkelanjutan, terutama dalam memacu konsumsi rumah tangga dan membuka lapangan kerja baru secara konsisten. Jika anggaran baru “meledak” di akhir tahun, durasi aktivitas ekonomi yang tercipta menjadi sangat singkat dan kurang efektif dalam menekan angka pengangguran maupun menggerakkan sektor riil.

Stimulus Ramadan: Pemerintah tengah menyiapkan paket insentif transportasi dan pangan untuk mendongkrak ekonomi pada kuartal I/2026.

Sebagai langkah konkret pendukung pertumbuhan di awal tahun, pemerintah sedang menggodok paket stimulus ekonomi yang bertepatan dengan momentum Ramadan dan Idulfitri. Paket ini mencakup diskon tiket transportasi darat, laut, dan udara untuk meringankan beban biaya mudik masyarakat, serta penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng.

Pembahasan insentif ini diklaim akan segera rampung dalam waktu dekat agar dapat langsung diimplementasikan sebelum memasuki bulan puasa, guna memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah lonjakan kebutuhan musiman.

Exit mobile version