website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Monday, 31 August 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

DPR Minta Pemungutan Pajak Marketplace Tak Bebani UMKM

Yesaya Dapot Tua Sitompul by Yesaya Dapot Tua Sitompul
July 6, 2026
in Nasional
0 0
0
DPR Minta Pemungutan Pajak Marketplace Tak Bebani UMKM
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI berharap kebijakan perluasan basis perpajakan baru di sektor ekonomi digital dapat berjalan tanpa mencederai kelangsungan pelaku usaha kecil. Otoritas legislatif mewanti-wanti agar mekanisme pemungutan pajak marketplace dilaksanakan secara proporsional dengan tetap mempertimbangkan kondisi riil di lapangan agar tidak menghambat pertumbuhan dunia usaha.

Wakil Ketua Komisi XI DPR, Fauzi Amro, mengungkapkan bahwa penunjukan platform digital sebagai agen pemotong merupakan langkah perluasan basis pajak yang wajar seiring pesatnya transaksi elektronik. Kendati demikian, ia memberikan catatan kritis bahwa eksekusi kebijakan ini harus dikawal ketat agar tidak menimbulkan guncangan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Ini merupakan salah satu basis perluasan pajak yang pada akhirnya akan menambah pendapatan negara. Tetapi yang paling penting adalah jangan sampai implementasinya justru membebani para pelaku UMKM,” kata Fauzi Amro dalam keterangannya, dikutip pada Jumat (3/7/2026).

Baca Juga: BPS: Laju Inflasi Juni 2026 Naik Menjadi 3,34%

Tuntutan Edukasi Terarah Ditjen Pajak Selama Masa Transisi

Fauzi Amro meminta Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk memastikan seluruh pelaku UMKM memahami hak dan kewajiban mereka secara utuh, termasuk mekanisme teknis pemotongan draf regulasi tersebut. Edukasi yang masif dinilai sangat krusial guna menghindari kesalahpahaman massal selama masa transisi operasional sistem digital berjalan.

Langkah sosialisasi dari DJP juga wajib disusun secara komprehensif mengingat karakteristik dan kapasitas tata kelola administrasi setiap pelaku UMKM sangat berbeda-beda. Pihak parlemen menilai pemerintah perlu menyusun klasifikasi serta segmentasi yang jauh lebih rigid mengenai kelompok usaha mana saja yang menjadi objek kebijakan fiskal ini.

Melalui segmentasi yang tepat sasaran, kelompok usaha mikro dan kecil yang baru merintis atau sedang bertumbuh tidak boleh disamakan dengan korporasi besar. Kebijakan pembedaan perlakuan ini dinilai menjadi kunci utama perlindungan hukum bagi para pelaku ekonomi lemah.

“Jangan digeneralisasi. Segmentasi pelaku usaha harus jelas. Jangan sampai niat meningkatkan penerimaan negara justru mematikan UMKM,” tegas Fauzi Amro memaparkan urgensi klasifikasi objek pajak.

Baca Juga: Tren 72 Bulan Berakhir, RI Alami Defisit Neraca Perdagangan

Rincian Kriteria Parameter Omzet dan Trafik Akses Platform PMSE

Sebagai informasi latar belakang kebijakan, pemerintah telah menetapkan empat korporasi teknologi besar, yakni Tokopedia, Shopee, Lazada, dan Blibli sebagai agen resmi perpajakan. Keempat platform tersebut memikul kewajiban hukum untuk memotong PPh Pasal 22 sebesar 0,5% atas peredaran bruto yang diperoleh pedagang dalam negeri dari aktivitas niaga elektronik mereka.

Berdasarkan ketentuan operasional, suatu penyedia platform digital dapat ditunjuk sebagai agen *withholding tax* apabila menggunakan rekening eskro (*escrow account*) untuk menampung dana transaksi serta berhasil memenuhi salah satu dari kedua parameter kriteria volume bisnis berikut:

Pertama, nilai kumulatif transaksi dengan pemanfaatan jasa di wilayah Indonesia melebihi Rp600 juta dalam kurun waktu 12 bulan atau menembus Rp50 juta dalam jangka waktu 1 bulan. Kedua, jumlah akumulasi *traffic* atau intensitas pengaksesan di Indonesia melampaui 12.000 dalam jangka waktu 12 bulan atau menyentuh 1.000 dalam kurun waktu 1 bulan.

Terkait aspek perlakuan akuntansinya, para pedagang digital yang terkena pemotongan PPh Pasal 22 via platform komersial tersebut berhak mengeklaim nominal potongan sebagai kredit pajak pada tahun berjalan. Sementara bagi pelaku usaha yang menggunakan skema pemajakan khusus, dana potongan tersebut dapat diperlakukan sebagai bagian dari pelunasan kewajiban PPh final mereka.

Sumber Terkait:

  • Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
  • Direktorat Jenderal Pajak
Yesaya Dapot Tua Sitompul

Yesaya Dapot Tua Sitompul

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Mudah dan Cepat! Ini Cara Ambil e-SPPT PBB Jakarta Secara Online

April 23, 2026
Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

May 18, 2026
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Cara Isi Daftar Bukti Pemotongan/Pemungutan PPh di SPT Tahunan WPOP

April 30, 2026
Lupa Sampaikan Pemberitahuan NPPN, Ini Risikonya bagi WP Orang Pribadi

Faktur Pajak “Tidak Ada” Tidak Dapat Dikreditkan, Namun Faktur Terlambat Masa Pajak Masih Bisa Dikreditkan: Putusan Majelis Dalam Sengketa Ppn

4
MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

4
Banjir Aturan Baru DJP: Dari Pedoman MAP, Pengaduan, hingga Insentif Magang

DJP Bongkar Sindikat ‘Desa’ Faktur Pajak Fiktif, Negara Rugi Rp180 Miliar

4
PPN Produk Pertanian Moldova Diusulkan Naik Jadi 12%

PPN Produk Pertanian Moldova Diusulkan Naik Jadi 12%

4
Pemerintah Beri Relaksasi DHE SDA untuk 5 Negara Mitra

Pemerintah Beri Relaksasi DHE SDA untuk 5 Negara Mitra

August 31, 2026
DPR Minta Hati-Hati Tetapkan Target Penerimaan Pajak 2027

DPR Minta Hati-Hati Tetapkan Target Penerimaan Pajak 2027

August 31, 2026
Purbaya: Dividen Danantara Rp120 Triliun Masuk PNBP

Purbaya: Dividen Danantara Rp120 Triliun Masuk PNBP

August 31, 2026
Purbaya Bidik Kebocoran Penerimaan Pajak Rp5 Triliun

Purbaya Bidik Kebocoran Penerimaan Pajak Rp5 Triliun

August 31, 2026

Recent News

Pemerintah Beri Relaksasi DHE SDA untuk 5 Negara Mitra

Pemerintah Beri Relaksasi DHE SDA untuk 5 Negara Mitra

August 31, 2026
DPR Minta Hati-Hati Tetapkan Target Penerimaan Pajak 2027

DPR Minta Hati-Hati Tetapkan Target Penerimaan Pajak 2027

August 31, 2026
Purbaya: Dividen Danantara Rp120 Triliun Masuk PNBP

Purbaya: Dividen Danantara Rp120 Triliun Masuk PNBP

August 31, 2026
Purbaya Bidik Kebocoran Penerimaan Pajak Rp5 Triliun

Purbaya Bidik Kebocoran Penerimaan Pajak Rp5 Triliun

August 31, 2026

Graha Binakarsa
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C RT.2/RW.5, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi Kota Jakarta Selatan, Jakarta 12940 (021) 21909087

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version