website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Wednesday, 4 November 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

DPR Dorong Percepatan Penyaluran Subsidi dan Kompensasi

Johannes Albert by Johannes Albert
October 7, 2025
in Nasional
0 0
0
DPR Dorong Percepatan Penyaluran Subsidi dan Kompensasi
0
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta pemerintah mempercepat penyaluran anggaran subsidi dan kompensasi yang bersumber dari pajak. Hingga Agustus 2025, realisasi belanja tersebut baru mencapai 43,7% dari total pagu anggaran.

Wakil Ketua Komisi XI DPR Fauzi H. Amro menyatakan bahwa dengan sisa waktu sekitar tiga bulan, penyaluran anggaran masih berpeluang untuk mendekati 99% dari total pagu hingga akhir tahun. Ia menilai percepatan realisasi sangat penting agar manfaat subsidi dapat segera dirasakan masyarakat.

“Kami optimistis serapan subsidi bisa mendekati 99% pada akhir tahun. Menghabiskan anggaran itu cepat, justru yang sulit adalah mencari anggarannya.”

— Fauzi H. Amro, Wakil Ketua Komisi XI DPR

Menurut Fauzi, percepatan penyaluran subsidi dan kompensasi akan membantu meningkatkan daya beli masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional menjelang akhir tahun fiskal. Ia menilai, realisasi anggaran subsidi harus menjadi prioritas karena dampaknya langsung terhadap sektor riil.

Baca Juga

  • Purbaya Pantau Penyerapan Anggaran MBG hingga Akhir Oktober

Meski begitu, Fauzi menyoroti sejumlah tantangan dalam penyaluran subsidi, seperti lokasi penyaluran yang belum merata, data penerima yang belum akurat, harga satuan yang belum seragam, dan pasokan barang disubsidi yang tidak stabil.

“Hal-hal seperti ini seharusnya bisa dimitigasi sejak awal sehingga realisasi dan serapannya lebih maksimal,” ujar Fauzi.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan ketepatan sasaran agar kebijakan subsidi benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
Pemerintah telah menyalurkan Rp218 triliun untuk subsidi dan kompensasi hingga Agustus 2025, meliputi energi dan nonenergi seperti listrik, BBM, LPG, serta pupuk. Realisasi subsidi dan kompensasi listrik mencapai Rp87,6 triliun, terdiri dari subsidi Rp50,1 triliun dan kompensasi listrik tahun sebelumnya Rp37,5 triliun.

Sementara itu, subsidi JBT dan LPG pada 2025 telah mencapai Rp57,8 triliun, dan kompensasi BBM tahun lalu yang dibayarkan tahun ini tercatat sebesar Rp31,1 triliun. Fauzi menegaskan, percepatan realisasi penting agar aliran dana subsidi tidak tertahan di akhir tahun.

Baca Juga

  • Kerja Sama Indonesia–Kanada, Prabowo Targetkan Ekspor Rp197 Triliun di 2030

Fauzi mengingatkan bahwa sumber utama pembiayaan APBN, termasuk subsidi dan kompensasi, berasal dari pajak. Lebih dari 70% pendapatan negara setiap tahun disumbang oleh penerimaan pajak. Karena itu, kebijakan fiskal perlu dikelola secara hati-hati agar manfaatnya optimal bagi masyarakat.

“Subsidi adalah bentuk nyata kehadiran negara. Karena dibiayai dari pajak rakyat, maka penyalurannya harus cepat, tepat sasaran, dan berdampak langsung,” tutup Fauzi.

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan sebelumnya menyatakan bahwa upaya percepatan realisasi belanja subsidi dan kompensasi terus dilakukan dengan memperbaiki mekanisme distribusi dan memperkuat koordinasi lintas lembaga.

Sumber Terkait

  • Kementerian Keuangan RI – Siaran Pers
  • DPR RI – Berita Parlemen
  • Bank Indonesia – Statistik APBN dan Subsidi
Johannes Albert

Johannes Albert

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Mudah dan Cepat! Ini Cara Ambil e-SPPT PBB Jakarta Secara Online

April 23, 2026
Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

May 18, 2026
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Ketentuan Baru Pelaporan Struktur Manajemen Perusahaan dalam Coretax.

April 30, 2026
Pemutihan Pajak Kendaraan 2026: Ada Diskon hingga Penghapusan Denda

Pemutihan Pajak Kendaraan 2026: Ada Diskon hingga Penghapusan Denda

18
Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

10
Restitusi Pajak Tembus Rp198,71 Triliun, PPN dan PPnBM Mendominasi

Restitusi Pajak Tembus Rp198,71 Triliun, PPN dan PPnBM Mendominasi

6
Memahami Penghitungan PPh Final bagi Pengusaha Kecil pada 2026

Memahami Penghitungan PPh Final bagi Pengusaha Kecil pada 2026

5
DJP Libatkan Aparat Wilayah dalam Pengawasan Pajak, Apa Batas Tugasnya?

DJP Libatkan Aparat Wilayah dalam Pengawasan Pajak, Apa Batas Tugasnya?

November 3, 2026
GIR MCAA Buka Pertukaran Data Pajak Global Indonesia Mulai 2027

GIR MCAA Buka Pertukaran Data Pajak Global Indonesia Mulai 2027

November 3, 2026
Pembalut Kena PPN 11%, Kadin Beri Pesan ke Pemerintah

Pembalut Kena PPN 11%, Kadin Beri Pesan ke Pemerintah

November 3, 2026
Fasilitas Pajak PFII: Penghasilan dari Luar Negeri Bisa Dikecualikan

Fasilitas Pajak PFII: Penghasilan dari Luar Negeri Bisa Dikecualikan

November 3, 2026

Recent News

DJP Libatkan Aparat Wilayah dalam Pengawasan Pajak, Apa Batas Tugasnya?

DJP Libatkan Aparat Wilayah dalam Pengawasan Pajak, Apa Batas Tugasnya?

November 3, 2026
GIR MCAA Buka Pertukaran Data Pajak Global Indonesia Mulai 2027

GIR MCAA Buka Pertukaran Data Pajak Global Indonesia Mulai 2027

November 3, 2026
Pembalut Kena PPN 11%, Kadin Beri Pesan ke Pemerintah

Pembalut Kena PPN 11%, Kadin Beri Pesan ke Pemerintah

November 3, 2026
Fasilitas Pajak PFII: Penghasilan dari Luar Negeri Bisa Dikecualikan

Fasilitas Pajak PFII: Penghasilan dari Luar Negeri Bisa Dikecualikan

November 3, 2026

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version