website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Monday, 2 November 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Terobosan Baru MA: PK Pajak Kini Terintegrasi e-Tax Court, Simak Aturan Mainnya!

Johannes Albert by Johannes Albert
January 21, 2026
in Nasional
0 0
1
MA Tegaskan Terdakwa Pajak Tak Bisa Dijatuhi Pidana Bersyarat atau Pengawasan
0
SHARES
40
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Mahkamah Agung (MA) akhirnya resmi menjembatani celah digital dalam penanganan sengketa pajak. Setelah sebelumnya pengajuan upaya hukum Peninjauan Kembali (PK) atas putusan Pengadilan Pajak belum dapat dilakukan secara elektronik penuh karena kendala integrasi sistem, Panitera MA kini menerbitkan pedoman transisi yang tegas.

Melalui Surat Keputusan (SK) Panitera MA Nomor 1467A/PAN/HK2.7/SK/XII/2025 tertanggal 1 Desember 2025, MA menetapkan prosedur administrasi baru untuk PK yang diajukan melalui aplikasi e-Tax Court. Langkah ini diambil karena sistem Pengadilan Pajak tersebut belum terhubung dengan aplikasi SIAP-Mahkamah Agung, berbeda dengan perkara umum lainnya yang sudah wajib elektronik sejak Mei 2024.

Baca Juga: Mengenal Fitur Lengkap Aplikasi e-Tax Court untuk Wajib Pajak

Dalam aturan anyar ini, MA menerapkan mekanisme “hybrid” atau kombinasi antara pengiriman berkas elektronik dan fisik untuk memastikan keamanan dan validitas data perkara.

“Panitera Pengadilan Pajak tidak mengirimkan berkas ke Mahkamah Agung sepanjang masih ditemukan berkas yang tidak lengkap atau dokumen elektronik yang tidak sesuai dengan aslinya.”

— Kutipan SK Panitera Nomor 1467A Tahun 2025

Standarisasi Dokumen: PDF dan Wajib Word (.docx)

Bagi para pihak yang bersengketa, ketelitian dalam pemberkasan menjadi kunci. Pengadilan Pajak diwajibkan menyusun berkas perkara yang terdiri dari Berkas Elektronik Bundel A dan Bundel B. Seluruh dokumen ini wajib berformat PDF.

Namun, ada persyaratan khusus yang tidak boleh dilewatkan. MA mewajibkan dokumen substansial tertentu juga dikirimkan dalam format Microsoft Word (.docx). Dokumen tersebut meliputi Putusan Pengadilan Pajak, Memori PK, dan Kontra Memori PK. Hal ini bertujuan untuk mempermudah proses penelaahan dan input data di tingkat Majelis Hakim Agung.

Baca Juga: Syarat Formal Pengajuan Peninjauan Kembali yang Wajib Diketahui

Validitas dokumen juga diperketat. Panitera Pengadilan Pajak harus melakukan autentikasi, baik melalui tanda tangan elektronik maupun metode sah lainnya. Sebagai syarat mutlak, sebuah Surat Pernyataan kelengkapan dokumen harus disertakan dalam Bundel B sebelum berkas dikirim ke MA.

Alur Pengiriman: Jalur Langit dan Darat

Proses pengiriman berkas dilakukan secara serentak melalui dua jalur. Secara elektronik, Bundel A dan Bundel B dikirim melalui Sistem Informasi Peninjauan Kembali Perkara Pajak yang disediakan MA. Sementara itu, jalur fisik tetap dibutuhkan untuk dokumen asli tertentu.

Penting Dicatat: Bundel B Cetak (Fisik) wajib dikirimkan ke alamat Panitera Mahkamah Agung RI, PO BOX 212 Jakarta Pusat 10000.

Setelah berkas diterima, Petugas Penelaah di MA akan mencocokkan data elektronik dengan berkas fisik. Jika dinyatakan lengkap, perkara akan diregistrasi dan didistribusikan kepada Majelis Hakim. Sebaliknya, jika ditemukan kekurangan, sistem akan mengirimkan notifikasi otomatis kepada Pengadilan Pajak untuk segera dilengkapi.

Pada tahap akhir, setelah putusan dijatuhkan dan proses minutasi selesai, salinan putusan tidak lagi harus diambil secara manual. Panitera Muda Perkara akan mengirimkan salinan putusan tersebut langsung ke pengadilan pengaju menggunakan layanan PT Pos Indonesia.

Sumber Terkait:

  • Kepaniteraan Mahkamah Agung RI
  • Sekretariat Pengadilan Pajak (SetPP)
Johannes Albert

Johannes Albert

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Mudah dan Cepat! Ini Cara Ambil e-SPPT PBB Jakarta Secara Online

April 23, 2026
Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

May 18, 2026
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Ketentuan Baru Pelaporan Struktur Manajemen Perusahaan dalam Coretax.

April 30, 2026
Pemutihan Pajak Kendaraan 2026: Ada Diskon hingga Penghapusan Denda

Pemutihan Pajak Kendaraan 2026: Ada Diskon hingga Penghapusan Denda

16
Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

10
Restitusi Pajak Tembus Rp198,71 Triliun, PPN dan PPnBM Mendominasi

Restitusi Pajak Tembus Rp198,71 Triliun, PPN dan PPnBM Mendominasi

6
Memahami Penghitungan PPh Final bagi Pengusaha Kecil pada 2026

Memahami Penghitungan PPh Final bagi Pengusaha Kecil pada 2026

5
Persiapan UKP Tak Cukup Hafalan, Calon Konsultan Pajak Perlu Kuasai Enam Hal

Persiapan UKP Tak Cukup Hafalan, Calon Konsultan Pajak Perlu Kuasai Enam Hal

November 2, 2026
Perdebatan Utang Pajak Pewaris Buka Perspektif Baru bagi Praktisi Pajak

Perdebatan Utang Pajak Pewaris Buka Perspektif Baru bagi Praktisi Pajak

November 2, 2026
Parkir Berlangganan Jember Berlaku Lagi 2 November

Parkir Berlangganan Jember Berlaku Lagi 2 November

November 2, 2026
DTA Jersey Oman Dorong Kepastian Pajak dan Investasi Dua Arah

DTA Jersey Oman Dorong Kepastian Pajak dan Investasi Dua Arah

November 2, 2026

Recent News

Persiapan UKP Tak Cukup Hafalan, Calon Konsultan Pajak Perlu Kuasai Enam Hal

Persiapan UKP Tak Cukup Hafalan, Calon Konsultan Pajak Perlu Kuasai Enam Hal

November 2, 2026
Perdebatan Utang Pajak Pewaris Buka Perspektif Baru bagi Praktisi Pajak

Perdebatan Utang Pajak Pewaris Buka Perspektif Baru bagi Praktisi Pajak

November 2, 2026
Parkir Berlangganan Jember Berlaku Lagi 2 November

Parkir Berlangganan Jember Berlaku Lagi 2 November

November 2, 2026
DTA Jersey Oman Dorong Kepastian Pajak dan Investasi Dua Arah

DTA Jersey Oman Dorong Kepastian Pajak dan Investasi Dua Arah

November 2, 2026

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version