website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Wednesday, 4 November 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Purbaya: Ekonomi Melambat, Tambah Pungutan Pajak Bukan Langkah Bijak

Johannes Albert by Johannes Albert
September 28, 2025
in Nasional
0 0
0
Purbaya: Ekonomi Melambat, Tambah Pungutan Pajak Bukan Langkah Bijak
0
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tidak bisa menambah pungutan pajak ketika ekonomi sedang melambat. Menurutnya, langkah itu justru berisiko menekan aktivitas ekonomi dan menurunkan penerimaan negara.“Ketika ekonomi melambat, kalau Anda menambah pajak di semua titik, ekonomi akan melambat lagi. Akibatnya, pendapatan pajak makin turun. Kurang, dinaikin lagi pajaknya, makin turun lagi ekonominya. Itu spiral ke bawah,” jelas Purbaya, dikutip Minggu (28/9/2025).Baca juga: Golden Visa Indonesia Raup Investasi Rp48 Triliun

“Yang penting saya ciptakan pertumbuhan ekonomi yang cepat supaya income pajaknya naik otomatis. Kalau ekonomi tumbuh, rakyat rela bayar pajak.”

Fokus pada Pertumbuhan Ekonomi

Purbaya menilai pendekatan menaikkan pajak saat kondisi ekonomi melemah adalah kebijakan yang tidak tepat. Sebaliknya, strategi yang ditempuh saat ini adalah mendorong pertumbuhan ekonomi terlebih dahulu, sehingga penerimaan pajak bisa meningkat secara alamiah.

“Approach seperti itu kurang bijak. Maka, kita balik sedikit. Saya enggak pernah ngomong pajak lagi, yang penting pertumbuhan ekonominya dikejar dulu,” katanya.

Wajib Pajak dan Pertumbuhan

Menurut Purbaya, ketika ekonomi tumbuh pesat, masyarakat juga lebih rela membayar pajak. “Kalau pertumbuhan ekonomi cepat, rakyat bayar pajak juga senang karena duit mereka juga banyak,” tegasnya.

Strategi Dorong Pertumbuhan

Salah satu langkah yang ditempuh pemerintah adalah menempatkan dana negara sebesar Rp200 triliun di bank-bank BUMN. Kebijakan ini diyakini akan menurunkan cost of fund, mendorong penyaluran kredit, memperkuat konsumsi, meningkatkan investasi, dan memberikan multiplier effect ke perekonomian.

Purbaya menambahkan, setiap kenaikan pertumbuhan ekonomi sebesar 1% bisa memberi tambahan penerimaan sekitar Rp220 triliun. Sementara itu, kenaikan 0,5% berpotensi menambah Rp110 triliun. “Itu yang kita kejar nanti,” ujarnya.

Dampak Fiskal

Pemerintah tetap berupaya menjaga tax ratio agar stabil, meskipun pertumbuhan penerimaan tidak semata-mata berasal dari kenaikan tarif pajak. Dengan fokus pada pertumbuhan, pemerintah berharap basis pajak bisa meluas, dan penerimaan meningkat tanpa menambah beban wajib pajak secara langsung.

Sumber Terkait

  • Kementerian Keuangan Republik Indonesia
  • Direktorat Jenderal Pajak
Johannes Albert

Johannes Albert

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Mudah dan Cepat! Ini Cara Ambil e-SPPT PBB Jakarta Secara Online

April 23, 2026
Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

May 18, 2026
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Ketentuan Baru Pelaporan Struktur Manajemen Perusahaan dalam Coretax.

April 30, 2026
Pemutihan Pajak Kendaraan 2026: Ada Diskon hingga Penghapusan Denda

Pemutihan Pajak Kendaraan 2026: Ada Diskon hingga Penghapusan Denda

18
Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

10
Restitusi Pajak Tembus Rp198,71 Triliun, PPN dan PPnBM Mendominasi

Restitusi Pajak Tembus Rp198,71 Triliun, PPN dan PPnBM Mendominasi

6
Memahami Penghitungan PPh Final bagi Pengusaha Kecil pada 2026

Memahami Penghitungan PPh Final bagi Pengusaha Kecil pada 2026

5
DJP Libatkan Aparat Wilayah dalam Pengawasan Pajak, Apa Batas Tugasnya?

DJP Libatkan Aparat Wilayah dalam Pengawasan Pajak, Apa Batas Tugasnya?

November 3, 2026
GIR MCAA Buka Pertukaran Data Pajak Global Indonesia Mulai 2027

GIR MCAA Buka Pertukaran Data Pajak Global Indonesia Mulai 2027

November 3, 2026
Pembalut Kena PPN 11%, Kadin Beri Pesan ke Pemerintah

Pembalut Kena PPN 11%, Kadin Beri Pesan ke Pemerintah

November 3, 2026
Fasilitas Pajak PFII: Penghasilan dari Luar Negeri Bisa Dikecualikan

Fasilitas Pajak PFII: Penghasilan dari Luar Negeri Bisa Dikecualikan

November 3, 2026

Recent News

DJP Libatkan Aparat Wilayah dalam Pengawasan Pajak, Apa Batas Tugasnya?

DJP Libatkan Aparat Wilayah dalam Pengawasan Pajak, Apa Batas Tugasnya?

November 3, 2026
GIR MCAA Buka Pertukaran Data Pajak Global Indonesia Mulai 2027

GIR MCAA Buka Pertukaran Data Pajak Global Indonesia Mulai 2027

November 3, 2026
Pembalut Kena PPN 11%, Kadin Beri Pesan ke Pemerintah

Pembalut Kena PPN 11%, Kadin Beri Pesan ke Pemerintah

November 3, 2026
Fasilitas Pajak PFII: Penghasilan dari Luar Negeri Bisa Dikecualikan

Fasilitas Pajak PFII: Penghasilan dari Luar Negeri Bisa Dikecualikan

November 3, 2026

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version