website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
    • Studi Kasus
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan MA
    • Putusan Pengadilan Pajak
Tuesday, 7 April 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
    • Studi Kasus
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan MA
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Purbaya Berniat Tunjuk Marketplace Jadi Pemungut Pajak di Kuartal II

Muhammad Nur Izzuddin by Muhammad Nur Izzuddin
April 7, 2026
in Nasional
0 0
0
Purbaya Berniat Tunjuk Marketplace Jadi Pemungut Pajak di Kuartal II
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan sinyal kuat mengenai implementasi kebijakan perpajakan baru di sektor digital. Pemerintah berencana mulai menunjuk penyedia platform marketplace sebagai pemungut Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 pada kuartal II/2026.

Langkah ini sebelumnya sempat tertunda karena kondisi ekonomi yang belum stabil. Namun, seiring dengan membaiknya indikator ekonomi di awal tahun ini, Menkeu optimis kebijakan tersebut dapat segera dieksekusi untuk menciptakan keadilan bagi seluruh pelaku usaha.

Baca Juga: Anggito Bagikan Cerita Lapor SPT via Coretax: Semua Data Ketarik!

Alasan Marketplace Ditunjuk sebagai Pemungut PPh Pasal 22

Purbaya menegaskan bahwa tujuan utama penunjukan marketplace sebagai pemungut pajak adalah untuk level playing field atau menciptakan persaingan yang adil antara pedagang online dan pedagang offline. Selain itu, kebijakan ini diharapkan mampu melindungi pedagang produk lokal yang saat ini menghadapi tekanan besar dari serbuan barang murah asal China.

“Kalau triwulan II masih bagus, kita akan pertimbangkan untuk menerapkan pemungutan PPh Pasal 22 oleh marketplace.”

— Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan

Besaran Tarif dan Kriteria Marketplace Pemungut Pajak

Berdasarkan PMK 37/2025, pemerintah menetapkan tarif pemungutan PPh Pasal 22 sebesar 0,5% dari peredaran bruto bagi pedagang dalam negeri yang berjualan di platform marketplace. Pajak yang dipungut ini nantinya dapat diklaim oleh pedagang sebagai kredit pajak atau bagian dari pelunasan PPh final.

Penyedia marketplace akan ditunjuk sebagai pemungut jika menggunakan escrow account dan memenuhi kriteria berikut:

  • Nilai transaksi di Indonesia melebihi Rp600 juta dalam 12 bulan atau Rp50 juta dalam 1 bulan.
  • Jumlah pengakses (traffic) di Indonesia melebihi 12.000 dalam 12 bulan atau 1.000 dalam 1 bulan.

Baca Juga: RI-Jepang Teken 10 Kerja Sama, Nilainya Tembus Rp392 Triliun

Fokus pada Barang Impor Murah asal China

Menariknya, Menkeu Purbaya menekankan bahwa prioritas awal pemungutan ini akan menyasar pedagang online yang menjual barang-barang murah impor asal China. Hal ini merupakan respons pemerintah atas keluhan industri dalam negeri terkait praktik predatory pricing yang mengancam eksistensi UMKM lokal.

Baca Juga: Keluarga yang Kesulitan Memenuhi Kebutuhan Hidup Akibat Kenaikan Harga

Kebijakan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan penerimaan negara, tetapi juga menjadi instrumen kendali agar ekosistem perdagangan digital di Indonesia berjalan secara lebih sehat dan transparan.

Sumber Informasi:

  • Kementerian Keuangan RI
  • Direktorat Jenderal Pajak
Muhammad Nur Izzuddin

Muhammad Nur Izzuddin

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Cara Isi Daftar Bukti Pemotongan/Pemungutan PPh di SPT Tahunan WPOP

Cara Isi Daftar Bukti Pemotongan/Pemungutan PPh di SPT Tahunan WPOP

February 9, 2026
Panduan Lengkap Cara Menanggapi SPKKP di Coretax DJP

Panduan Lengkap Menggunakan Simulator Coretax untuk Pengisian SPT Tahunan PPh Badan

October 9, 2025
Ingin Download NPWP Elektronik? Pastikan Akun Coretax Anda Sudah Aktif, Ini Langkah Resminya

Bukti Potong A1 Kini Bisa Diunduh di Coretax, Ini Panduan Lengkap Lapor SPT

January 6, 2026
Lupa Sampaikan Pemberitahuan NPPN, Ini Risikonya bagi WP Orang Pribadi

Faktur Pajak “Tidak Ada” Tidak Dapat Dikreditkan, Namun Faktur Terlambat Masa Pajak Masih Bisa Dikreditkan: Putusan Majelis Dalam Sengketa Ppn

4
MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

4
Banjir Aturan Baru DJP: Dari Pedoman MAP, Pengaduan, hingga Insentif Magang

DJP Bongkar Sindikat ‘Desa’ Faktur Pajak Fiktif, Negara Rugi Rp180 Miliar

4
Pemerintah Targetkan PDB Manufaktur Nonmigas Tumbuh 5,51% pada 2026

Pemerintah Targetkan PDB Manufaktur Nonmigas Tumbuh 5,51% pada 2026

3
Undang-Undang Perlu Atur Perlindungan Hukum Bagi Konsultan Pajak

Undang-Undang Perlu Atur Perlindungan Hukum Bagi Konsultan Pajak

April 7, 2026
AKP2I: UU Konsultan Pajak Perlu Beri Kepastian bagi 3 Pihak

AKP2I: UU Konsultan Pajak Perlu Beri Kepastian bagi 3 Pihak

April 7, 2026
Minyak Dunia Mahal, Pemerintah Putuskan Kerek Harga Avtur

Minyak Dunia Mahal, Pemerintah Putuskan Kerek Harga Avtur

April 7, 2026
IKPI: Hadirnya UU Konsultan Pajak Berkorelasi Positif pada Rasio Pajak

IKPI: Hadirnya UU Konsultan Pajak Berkorelasi Positif pada Rasio Pajak

April 7, 2026

Recent News

Undang-Undang Perlu Atur Perlindungan Hukum Bagi Konsultan Pajak

Undang-Undang Perlu Atur Perlindungan Hukum Bagi Konsultan Pajak

April 7, 2026
AKP2I: UU Konsultan Pajak Perlu Beri Kepastian bagi 3 Pihak

AKP2I: UU Konsultan Pajak Perlu Beri Kepastian bagi 3 Pihak

April 7, 2026
Minyak Dunia Mahal, Pemerintah Putuskan Kerek Harga Avtur

Minyak Dunia Mahal, Pemerintah Putuskan Kerek Harga Avtur

April 7, 2026
IKPI: Hadirnya UU Konsultan Pajak Berkorelasi Positif pada Rasio Pajak

IKPI: Hadirnya UU Konsultan Pajak Berkorelasi Positif pada Rasio Pajak

April 7, 2026

Graha Binakarsa
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C RT.2/RW.5, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi Kota Jakarta Selatan, Jakarta 12940 (021) 21909087

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
    • Studi Kasus
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan MA
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version