CILACAP – Otoritas perpajakan Indonesia terus memperkuat fondasi kesadaran fiskal jangka panjang dengan menyasar kelompok pemuda sejak dini. Langkah strategis ini ditunjukkan oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Cilacap melalui penyelenggaraan edukasi Tax Goes to School di SMP Negeri 2 Cilacap guna menanamkan pemahaman bahwa pajak merupakan pilar gotong royong nasional.
Mengusung tema “Generasi Muda Sadar Pajak untuk Indonesia Maju”, program edukasi ini dirancang untuk membekali pelajar sekolah menengah pertama dengan perspektif kebangsaan. Kepala KPP Pratama Cilacap, Aprinto Berlianto, menegaskan bahwa investasi literasi fiskal bagi generasi muda sangat krusial untuk memastikan keberlanjutan pembiayaan pembangunan di masa depan.
Aprinto menambahkan bahwa partisipasi masyarakat dalam sistem perpajakan bukan sebatas pemenuhan aturan administratif semata, melainkan bentuk kontribusi nyata terhadap stabilitas serta kemandirian ekonomi bernegara.
“Saya percaya setiap anak muda memiliki potensi membawa perubahan. Semangat itulah yang perlu dipupuk sejak dini, termasuk pemahaman bahwa pajak bukan sekadar kewajiban, melainkan bentuk gotong royong dan kontribusi nyata kepada negara.”
— Aprinto Berlianto, Kepala KPP Pratama Cilacap
Peran Pajak Sebagai Penopang Utama Anggaran dan Fasilitas Publik
Dalam sesi pemaparan materi, Penyuluh Pajak KPP Pratama Cilacap, Briansah Widhi Hantoro, menguraikan bagaimana kontribusi pajak mendominasi penerimaan dalam APBN. Alokasi dana pajak disalurkan secara masif untuk membiayai sektor pendidikan, layanan kesehatan, perlindungan sosial, hingga pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum yang dinikmati seluruh masyarakat.
Dukungan Pihak Sekolah: Edukasi pajak dinilai memberikan pemahaman komprehensif bagi pelajar mengenai hak dan kewajiban kewarganegaraan untuk membentuk generasi yang peduli pada kemajuan bangsa.
Apresiasi atas inisiatif tersebut disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 2 Cilacap, Sulastri. Pihak sekolah menilai edukasi literasi pajak sejak dini mampu memperluas wawasan kebangsaan para siswa, sehingga mereka tumbuh menjadi warga negara yang sadar akan tanggung jawab sosial demi menopang pertumbuhan ekonomi nasional.













