INGGRIS – Otoritas pajak Inggris, His Majesty’s Revenue and Customs (HMRC), mengungkap sejumlah perusahaan di wilayah Barat Laut yang sengaja tidak membayar kewajiban pajaknya. Nama-nama tersebut dipublikasikan sebagai bagian dari daftar penunggak pajak yang tidak patuh.
Salah satu perusahaan yang masuk dalam daftar tersebut adalah S&B Expo Ltd, perusahaan grosir makanan dan anggur dari Manchester, yang memiliki tunggakan pajak sebesar £1,14 juta dan dikenai denda lebih dari £800.000.
“HMRC akan selalu menindak mereka yang dengan sengaja menolak membayar apa yang menjadi kewajiban mereka.”
HMRC menyatakan bahwa daftar tersebut hanya mencakup wajib pajak yang secara sengaja tidak membayar pajak lebih dari £25.000 serta tidak melakukan pengungkapan penuh selama proses penyelidikan.
Puluhan Bisnis Masuk Daftar Hitam
Secara keseluruhan, terdapat sekitar 140 individu dan badan usaha di seluruh Inggris yang dikenai sanksi karena sengaja menunggak pajak.
Di wilayah Barat Laut saja, terdapat sekitar 20 bisnis yang masuk daftar tersebut, termasuk kontraktor bangunan, akuntan, hingga penyedia jasa kebersihan dari Manchester, Liverpool, dan Lancashire.
Beberapa perusahaan dengan tunggakan besar di antaranya adalah Cornbrook Developments dari Liverpool dengan utang lebih dari £800.000 serta denda hampir £400.000.
Selain itu, perusahaan kepailitan 07752078 Limited dari Knutsford memiliki tunggakan pajak sebesar £490.735 dan dikenai denda £285.854.
Daftar Pelanggar Beragam Sektor
HMRC juga mencatat sejumlah pelaku usaha lainnya dari berbagai sektor yang masuk dalam daftar, seperti:
– JJM Services and Exports Ltd dari Prescot dengan tunggakan £440.627
– McFarlane New Builds dari Manchester dengan tunggakan £410.582
– Brandon Preston dari Leyland dengan tunggakan £177.636
– Kevin Rawes dari Blackburn dengan tunggakan £164.049
Selain itu, beberapa usaha kecil lainnya seperti Lionia Trans Ltd, Uncle Paulie’s Pizza, hingga Evobuildnw Ltd juga tercatat memiliki tunggakan pajak dengan jumlah puluhan ribu pound.
Baca Juga: Coretax Mobile Segera Rilis, SPT Bisa via HP
Tidak Transparan Jadi Pemicu
Menurut HMRC, seluruh pihak yang masuk dalam daftar tersebut gagal memberikan pengungkapan penuh saat dilakukan pemeriksaan.
Padahal, jika mereka bersikap terbuka sejak awal, nama mereka tidak akan dipublikasikan dalam daftar penunggak pajak.
Kebijakan publikasi ini bertujuan untuk memberikan efek jera sekaligus meningkatkan transparansi dan kepatuhan pajak di kalangan pelaku usaha.
Baca Juga: Pemkot Batam Diskon PBB hingga 75%
HMRC Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum
Direktur Kepatuhan Individu dan Usaha Kecil HMRC Kevin Hubbard menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penindakan terhadap pelanggaran pajak di seluruh sektor usaha.
Menurutnya, langkah ini penting untuk menjaga keadilan sistem perpajakan dan memastikan setiap pelaku usaha memenuhi kewajibannya.
Ia juga menekankan bahwa HMRC tidak akan ragu mengambil tindakan tegas terhadap pihak yang secara sengaja menghindari pembayaran pajak.
