JAKARTA – Pemerintah menjadikan perbaikan coretax administration system sebagai strategi utama untuk meningkatkan penerimaan negara sekaligus menekan defisit anggaran. Sistem administrasi pajak terbaru ini diyakini menjadi fondasi penting dalam memperbaiki validitas data dan efektivitas pemungutan pajak.
“Kami akan terus memperbaiki coretax agar tidak ada lagi kendala-kendala yang membuat terhambat pendapatan pajaknya.”
— Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan
Purbaya menilai kehadiran coretax memungkinkan pemerintah melakukan cross-check data secara lebih akurat. Dengan basis data yang lebih solid, potensi pajak yang selama ini luput dari pengawasan dapat segera ditindaklanjuti.
AI Jadi Senjata Pengawasan Pajak dan Kepabeanan
Selain pembenahan coretax, pemerintah juga memperkuat pengawasan dengan memanfaatkan teknologi artificial intelligence (AI). Teknologi ini digunakan untuk mendeteksi praktik manipulasi seperti under-invoicing, baik di sektor perpajakan maupun kepabeanan.
Pengawasan Digital: Sistem AI mampu mendeteksi ekspor dengan indikasi under-invoicing hingga hampir 50% dari nilai barang.
Di ranah kepabeanan, Ditjen Bea dan Cukai (DJBC) juga siap menerapkan AI untuk pemeriksaan dokumen dan barang ekspor-impor. Langkah ini diharapkan menutup celah manipulasi nilai transaksi lintas negara.
Ekstensifikasi Tanpa Naikkan Tarif
Purbaya menegaskan peningkatan penerimaan negara tidak ditempuh melalui kenaikan tarif pajak atau cukai. Pemerintah memilih fokus pada ekstensifikasi, penggalian potensi, serta penegakan hukum yang lebih tegas.
Ia menyoroti masih banyak perusahaan asing yang beroperasi dengan pola cash basis sehingga kewajiban PPN dan PPh tidak optimal. Dengan restrukturisasi SDM dan sistem pengawasan yang lebih kuat, praktik semacam ini diyakini tidak akan lagi lolos.
Ke depan, Kementerian Keuangan juga akan menggandeng Kemenko Politik dan Keamanan untuk menindak praktik-praktik culas, termasuk peredaran rokok ilegal. Dengan rangkaian kebijakan tersebut, Purbaya optimistis pemungutan pajak akan semakin efektif dan berkelanjutan.
