JAKARTA – Pemerintah mendorong perluasan pendidikan negeri gratis mulai dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi negeri sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi seluruh anak Indonesia.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan setiap anak Indonesia berhak memperoleh pendidikan yang layak, terlepas dari keluarga maupun latar belakangnya.
Menurut Teddy, pendidikan menjadi salah satu faktor penting agar anak-anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk membangun masa depan mereka.
“Setiap anak Indonesia, dari keluarga dan latar belakang apa pun, berhak mendapatkan pendidikan yang layak dan kesempatan yang sama untuk membangun masa depannya,” kata Teddy, dikutip Selasa (22/9/2026).
Pemerintah Dorong Sekolah dan Universitas Negeri Gratis
Teddy mengatakan pemerintah saat ini tengah mengupayakan sekolah dan universitas negeri gratis sebagai bagian dari perluasan akses pendidikan.
Upaya tersebut berjalan bersamaan dengan pembenahan berbagai fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan.
Perbaikan fasilitas dinilai diperlukan agar siswa dapat mengikuti proses belajar dalam lingkungan yang aman dan layak.
Dengan demikian, kebijakan pendidikan tidak hanya diarahkan pada aspek biaya, tetapi juga terhadap kondisi sarana dan prasarana yang digunakan dalam proses pembelajaran.
Kualitas dan Kesejahteraan Guru Ikut Menjadi Perhatian
Selain memperluas akses pendidikan dan memperbaiki fasilitas sekolah, pemerintah juga menempatkan guru sebagai salah satu unsur penting dalam peningkatan kualitas pendidikan nasional.
Teddy menyampaikan peningkatan gaji serta pengembangan kompetensi guru menjadi bagian yang turut diperhatikan.
Peningkatan kompetensi diperlukan agar tenaga pendidik dapat terus menyesuaikan kemampuan dengan kebutuhan pembelajaran.
Sementara itu, perhatian terhadap kesejahteraan guru ditempatkan sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia dalam sistem pendidikan.
Pendidikan Dipandang sebagai Investasi SDM
Teddy menuturkan Presiden Prabowo Subianto memandang pembangunan sumber daya manusia sebagai salah satu investasi penting bagi masa depan Indonesia.
Dalam kerangka tersebut, pendidikan ditempatkan sebagai fondasi untuk membentuk manusia Indonesia yang memiliki kemampuan dan kualitas untuk menghadapi perkembangan di masa depan.
Ruang kelas menjadi salah satu titik awal karena proses pembentukan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi berlangsung melalui pendidikan.
“Karena masa depan Indonesia dimulai dari ruang-ruang kelas hari ini,” kata Teddy.
Prabowo Ingin Pendidikan Negeri Gratis di Semua Jenjang
Sebelumnya, Presiden Prabowo menyampaikan komitmennya untuk mendorong biaya pendidikan negeri gratis mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi negeri.
Jenjang yang disebut mencakup SD, SMP, SMA, hingga universitas negeri.
Prabowo juga menyampaikan rencana untuk membahas kebijakan tersebut melalui rapat terbatas pemerintah.
“Saya akan segera mengadakan ratas atau pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis. Biaya pendidikan negeri SD, SMP, SMA, universitas negeri harus gratis,” ujar Prabowo.
Pemerintah Klaim Dana untuk Program Tersedia
Dalam pernyataannya, Prabowo juga mengeklaim pemerintah memiliki kemampuan pembiayaan untuk menjalankan kebijakan tersebut.
Ia mengaitkan ketersediaan pembiayaan dengan upaya pemerintah menangani kebocoran dan praktik korupsi dalam pengelolaan keuangan negara.
“Nanti akan ada yang bertanya, ‘dari mana uangnya?’, uangnya yang dikorupsi, yang dicolong, yang dicuri,” tutur Prabowo.
Pernyataan tersebut merupakan penjelasan Presiden mengenai sumber ruang fiskal yang menurutnya dapat diperkuat melalui pencegahan kebocoran anggaran.
Belanja Pendidikan Tahun Ini Rp720,8 Triliun
Dukungan terhadap sektor pendidikan juga terlihat dari besarnya alokasi belanja pendidikan dalam anggaran pemerintah.
Outlook belanja pendidikan pada tahun ini tercatat sebesar Rp720,8 triliun.
Anggaran tersebut menjadi bagian dari belanja pemerintah untuk mendukung berbagai kebutuhan pendidikan, mulai dari akses peserta didik hingga penyelenggaraan layanan pendidikan.
Anggaran Pendidikan 2027 Diusulkan Rp820,9 Triliun
Untuk tahun depan, pemerintah mengusulkan anggaran pendidikan mencapai Rp820,9 triliun.
Nilai tersebut meningkat sebesar 13,9% apabila dibandingkan dengan outlook anggaran pendidikan pada tahun ini yang sebesar Rp720,8 triliun.
Alokasi tersebut menunjukkan sektor pendidikan tetap menjadi salah satu bagian besar dalam belanja negara yang diarahkan untuk pembangunan sumber daya manusia.
Dalam RAPBN 2027, anggaran pendidikan juga diarahkan untuk berbagai program pendidikan, termasuk dukungan bagi siswa dan mahasiswa, peningkatan kualitas pembelajaran, serta pembangunan dan renovasi fasilitas pendidikan.
Akses dan Kualitas Pendidikan Berjalan Bersamaan
Dorongan menuju pendidikan negeri gratis menjadi salah satu bagian dari agenda pemerintah untuk memperluas kesempatan memperoleh pendidikan.
Namun, arah kebijakan yang disampaikan pemerintah tidak hanya berkaitan dengan pembebasan biaya pendidikan.
Pembenahan fasilitas sekolah, peningkatan kesejahteraan dan kompetensi guru, serta peningkatan anggaran pendidikan juga menjadi bagian dari upaya yang disampaikan pemerintah untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Dengan usulan anggaran pendidikan mencapai Rp820,9 triliun pada 2027, pemerintah menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu instrumen pembangunan sumber daya manusia.
