website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Saturday, 10 October 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Internasional

Partai Buruh menyerukan penyelidikan pajak terhadap Tice dari Reform.

Muhammad Nur Izzuddin by Muhammad Nur Izzuddin
March 16, 2026
in Internasional
0 0
0
Partai Buruh menyerukan penyelidikan pajak terhadap Tice dari Reform.
0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

CARDIFF – Pemerintah Inggris dan Pemerintah Wales berencana membuka konsultasi bersama terkait pendelegasian kewenangan kepada Wales untuk memberlakukan pajak atas lahan kosong atau terlantar guna mendorong pembangunan perumahan.

Kebijakan ini diarahkan untuk menekan praktik land banking, yakni pembelian lahan dengan tujuan menahan aset sampai nilainya naik tanpa ada rencana konkret untuk segera dikembangkan.

Pemerintah Wales berharap pajak tersebut dapat memaksa pemilik lahan yang selama ini membiarkan tanah tidak produktif agar segera memanfaatkan lahan untuk pembangunan, terutama perumahan.

“Ini bukan soal mengumpulkan uang, melainkan mengubah perilaku dan membangun lebih banyak rumah.”


— Mark Drakeford

Menteri Keuangan Pemerintah Wales Mark Drakeford menegaskan tujuan utama pajak tersebut bukan untuk menambah penerimaan, melainkan mendorong perubahan perilaku pemilik tanah agar lahan yang layak bangun tidak dibiarkan mangkrak terlalu lama.

Baca Juga: Cek Fakta: Tidak Ada Data yang Andal untuk Membandingkan Pendapatan Rumah Tangga Pengguna Pompa Panas

Bidik Praktik Land Banking

Menteri Urusan Wales dari Pemerintah Inggris Jo Stevens menyebut masih ada cukup banyak lahan yang terus ditahan tanpa dimanfaatkan. Menurutnya, pengembalian lahan-lahan tersebut ke penggunaan produktif akan memberi dampak nyata bagi Wales.

Meski demikian, Stevens belum memberikan jadwal pasti pelaksanaan konsultasi. Ia hanya menyebut proses tersebut akan diterbitkan dalam waktu dekat. BBC Wales melaporkan konsultasi itu tidak akan dilakukan sebelum pemilihan Senedd pada Mei mendatang.

Penelitian yang dipesan Pemerintah Wales pada 2020 mencatat terdapat 456 lokasi pembangunan yang terhenti di Wales, dan 376 lokasi di antaranya merupakan proyek perumahan.

Data tersebut memperkuat dorongan agar pemerintah memiliki instrumen fiskal baru untuk mempercepat pembangunan dan mengurangi lahan menganggur.

Masih Tunggu Pelimpahan Kewenangan

Sebelum pajak tersebut bisa diterapkan, Pemerintah Inggris terlebih dahulu harus menyetujui pendelegasian kewenangan kepada Wales. Langkah ini juga memerlukan persetujuan dari kedua kamar parlemen Inggris serta parlemen Wales, Senedd.

Usulan mengenai pajak lahan kosong sebenarnya bukan hal baru. Pemerintah Wales telah mengajukan gagasan ini sejak 2018 dan menyampaikan proposal resmi pada 2020, tetapi upaya tersebut sempat tersendat pada masa pemerintahan Partai Konservatif.

Drakeford mengatakan kini bola ada di tangan Departemen Keuangan Inggris, tetapi ia berharap proses dapat bergerak cepat ke tahap berikutnya.

“Desentralisasi pajak ini akan menguntungkan komunitas kami.”


— Mark Drakeford

Pemerintah Wales menilai kewenangan fiskal tambahan ini penting untuk memperkuat pembangunan, regenerasi wilayah, dan mengurangi kerusakan akibat lahan terbengkalai.

Baca Juga: Anggaran 2025: Reeves Hantam London lewat Perampasan Pajak £26 Miliar

Isu Politik Jelang Pemilu Wales

Rencana ini muncul di tengah situasi politik yang cukup sensitif bagi Partai Buruh Wales menjelang pemilihan Senedd pada Mei. Pemerintah Wales menghadapi tekanan untuk menunjukkan hasil konkret, termasuk dalam bentuk tambahan kewenangan atau dukungan fiskal dari London.

Sejumlah partai oposisi pun mulai memberikan respons. Plaid Cymru menyambut baik langkah konsultasi tersebut, tetapi juga menuntut desentralisasi tambahan di bidang lain seperti infrastruktur kereta api, keadilan bagi pemuda, pembebasan bersyarat, dan Crown Estate.

Di sisi lain, Partai Konservatif mempertanyakan kejelasan data, dampak, dan jadwal implementasinya. Mereka menilai pemerintah perlu menyampaikan rencana konkret, bukan sekadar janji percepatan proses.

Partai Hijau juga menyatakan dukungan terhadap tambahan kewenangan fiskal bagi Wales, meski mereka menilai reformasi perpajakan tanah dan properti secara menyeluruh tetap lebih diperlukan.

Apabila benar diberlakukan, pajak atas lahan terlantar ini berpotensi menjadi instrumen penting bagi Wales untuk mempercepat pembangunan rumah sekaligus menekan praktik spekulasi atas tanah.

Sumber Terkait:

  • UK Government
  • Welsh Government
  • UK Parliament
Muhammad Nur Izzuddin

Muhammad Nur Izzuddin

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Mudah dan Cepat! Ini Cara Ambil e-SPPT PBB Jakarta Secara Online

April 23, 2026
Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

May 18, 2026
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Tata Cara Pelaporan SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Orang Pribadi Status Nihil Menggunakan Coretax Form

April 30, 2026
Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

5
SR023 T3/T5 Resmi Ditawarkan: Kupon 5,8–5,95%

SR023 T3/T5 Resmi Ditawarkan: Kupon 5,8–5,95%

4
Lupa Sampaikan Pemberitahuan NPPN, Ini Risikonya bagi WP Orang Pribadi

Faktur Pajak “Tidak Ada” Tidak Dapat Dikreditkan, Namun Faktur Terlambat Masa Pajak Masih Bisa Dikreditkan: Putusan Majelis Dalam Sengketa Ppn

4
MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

4
Diskon PBB-P2 Sumenep hingga 95%, Berlaku Oktober

Diskon PBB-P2 Sumenep hingga 95%, Berlaku Oktober

October 10, 2026
Pelantikan Pejabat Kemenkeu, Menkeu Kejar Target APBN 2026

Pelantikan Pejabat Kemenkeu, Menkeu Kejar Target APBN 2026

October 10, 2026
PPh 21 DTP 2027 Sasar 7,5 Juta Pekerja Semua Sektor

PPh 21 DTP 2027 Sasar 7,5 Juta Pekerja Semua Sektor

October 10, 2026
Belanja Digital dari Luar Negeri, Begini Cara Baru PPN Dipungut

Belanja Digital dari Luar Negeri, Begini Cara Baru PPN Dipungut

October 9, 2026

Recent News

Diskon PBB-P2 Sumenep hingga 95%, Berlaku Oktober

Diskon PBB-P2 Sumenep hingga 95%, Berlaku Oktober

October 10, 2026
Pelantikan Pejabat Kemenkeu, Menkeu Kejar Target APBN 2026

Pelantikan Pejabat Kemenkeu, Menkeu Kejar Target APBN 2026

October 10, 2026
PPh 21 DTP 2027 Sasar 7,5 Juta Pekerja Semua Sektor

PPh 21 DTP 2027 Sasar 7,5 Juta Pekerja Semua Sektor

October 10, 2026
Belanja Digital dari Luar Negeri, Begini Cara Baru PPN Dipungut

Belanja Digital dari Luar Negeri, Begini Cara Baru PPN Dipungut

October 9, 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version