LONDON – Pemimpin Partai Konservatif, Kemi Badenoch, memberikan pembelaan terhadap janji penurunan pajak partainya di tengah sorotan tajam. Meskipun beberapa dewan kota yang dipimpin Konservatif di Sussex dan Surrey menaikkan pajak daerah hingga batas maksimal, Badenoch tetap meyakini bahwa dewan Konservatif secara keseluruhan memberikan layanan yang lebih baik dengan biaya lebih rendah.
Badenoch mengakui adanya tekanan anggaran yang luar biasa, di mana beberapa dewan harus mengalokasikan hingga 70% anggaran mereka hanya untuk layanan sosial dewasa. Meski begitu, ia menegaskan bahwa kenaikan pajak di bawah kepemimpinan partai lain bisa jauh lebih tinggi dibandingkan yang dilakukan Konservatif saat ini.
“Secara rata-rata secara keseluruhan, dewan kota yang dipimpin Partai Konservatif memang memberikan pajak yang lebih rendah dan layanan yang lebih baik,” ujar Badenoch.
Kenaikan Pajak Daerah di Wilayah Sussex dan Surrey
Data menunjukkan bahwa Dewan Kabupaten Surrey, East Sussex, dan West Sussex telah menaikkan pajak dewan sebesar 4,99% untuk periode 2026/27. Badenoch menyatakan bahwa kondisi pemerintah dan dewan yang kekurangan dana menjadi penyebab utama kebijakan tersebut diambil.
Berikut adalah beberapa poin terkait kondisi keuangan dewan:
- Kekurangan Dana: Pemerintah pusat dan dewan lokal diakui sedang mengalami krisis pendanaan.
- Beban Layanan Sosial: Sebagian besar anggaran (hingga 70%) tersedot untuk kebutuhan layanan sosial bagi orang dewasa.
- Perbandingan dengan Wilayah Lain: Badenoch mencontohkan Worcestershire yang diizinkan menaikkan pajak hingga 9%, jauh di atas wilayah yang dipimpin Konservatif.
Solusi Inovatif untuk Perbaikan Infrastruktur Jalan
Terkait memburuknya kondisi jalan raya di wilayah Tenggara, Badenoch mempromosikan ide penggunaan ekskavator baru senilai £112,5 juta untuk memperbaiki lubang jalan. Meskipun dewan seperti East Sussex memperkirakan butuh dana hingga £350 juta untuk mencapai standar jalan yang baik, Badenoch yakin cara-cara inovatif adalah kunci.
Ia juga membela rekam jejak pengeluaran partainya di masa lalu, dengan menyatakan bahwa kebijakan besar seperti skema furlough saat pandemi telah memaksa pengurangan dana di bidang lain, termasuk infrastruktur jalan raya.
Sumber Terkait:














