website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Thursday, 7 May 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Optimisme Menkeu: Penerimaan Pajak Berpotensi Tumbuh Lebih Tinggi

Yesaya Dapot Tua Sitompul by Yesaya Dapot Tua Sitompul
May 7, 2026
in Nasional
0 0
0
Optimisme Menkeu: Penerimaan Pajak Berpotensi Tumbuh Lebih Tinggi
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan keyakinannya bahwa penerimaan pajak nasional masih memiliki ruang yang luas untuk tumbuh lebih pesat dibandingkan capaian saat ini. Optimisme tersebut didorong oleh serangkaian perbaikan sistem administrasi perpajakan yang tengah berjalan secara masif.

Berdasarkan laporan kinerja fiskal periode Januari hingga Maret 2026, realisasi penerimaan pajak tercatat sudah menyentuh angka Rp394,8 triliun. Capaian ini menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan, yakni sebesar 20,7% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Baca Juga: DJP Terima 9,07 Juta SPT Tahunan yang Dilaporkan WP OP dan Badan

Efek Positif Coretax dan Peningkatan Aktivitas Ekonomi

Menteri Keuangan menegaskan bahwa momentum positif ini akan terus dijaga dan didorong agar lebih kencang lagi di masa mendatang. Ia menyoroti peran penting pembaruan sistem inti administrasi perpajakan atau coretax system yang terus disempurnakan oleh pemerintah.

“Ke depan akan saya dorong pertumbuhannya lebih cepat lagi. Pajak terus mengalami perbaikan, coretax diperbaiki terus. Pajak akan bekerja lebih baik lagi,” ujar Purbaya dalam konferensi pers, Selasa (5/5/2026).

Beberapa sektor pajak tercatat mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) menjadi kontributor utama dengan realisasi senilai Rp155,6 triliun, atau tumbuh melesat sebesar 57,7%. Hal ini mencerminkan geliat konsumsi masyarakat yang semakin kuat.

Baca Juga: Lapor SPT Tahunan Tak Harus Nihil, Bisa Kurang Bayar atau Lebih Bayar

Rincian Kinerja Per Jenis Pajak

Selain PPN, sektor PPh Orang Pribadi dan PPh Pasal 21 juga menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan 15,8% melalui realisasi sebesar Rp61,3 triliun. Sementara itu, PPh Badan mencatatkan pertumbuhan 5,4% dengan total realisasi mencapai Rp43,3 triliun pada kuartal pertama 2026.

Sektor lainnya seperti PPh Final, PPh Pasal 22, dan PPh Pasal 26 juga turut berkontribusi dengan pertumbuhan 5,1% dan realisasi senilai Rp76,7 triliun. Pemerintah mengklaim kenaikan penerimaan pajak secara merata di berbagai lini ini dipicu oleh perpaduan antara membaiknya aktivitas ekonomi dan efisiensi birokrasi perpajakan.

Baca Juga: Awas Keliru! SPT Lebih Bayar Akibat Salah Input PPh 21 Istri Batal Dapat Restitusi

Upaya Menekan Rasio Bunga Utang

Strategi peningkatan penerimaan pajak ini juga memiliki target strategis lainnya, yakni untuk menekan angka interest payment to revenue ratio atau rasio bunga utang terhadap penerimaan negara. Saat ini, rasio tersebut masih menjadi perhatian serius bagi lembaga pemeringkat kredit internasional.

Menkeu Purbaya menyadari bahwa rasio bunga utang Indonesia saat ini masih sedikit di atas angka ideal yang dipatok lembaga seperti Standard & Poor’s (S&P), yakni di kisaran 15% hingga 20%. Rasio yang tinggi seringkali membatasi penilaian matriks risiko keuangan sebuah negara.

“Mereka bilang antara 15%-20%, kita turun ke arah sana. Sekarang kita masih di atasnya sedikit. Kata S&P itu salah satu di matriks mereka yang kita dilimit. Kita akan dorong terus ke bawah dan kita tahu caranya,” pungkas Purbaya optimis.

Sumber Terkait:

  • Kementerian Keuangan Republik Indonesia
Yesaya Dapot Tua Sitompul

Yesaya Dapot Tua Sitompul

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Cara Isi Daftar Bukti Pemotongan/Pemungutan PPh di SPT Tahunan WPOP

April 30, 2026
Panduan Lengkap Cara Menanggapi SPKKP di Coretax DJP

Panduan Lengkap Menggunakan Simulator Coretax untuk Pengisian SPT Tahunan PPh Badan

October 9, 2025
Ingin Download NPWP Elektronik? Pastikan Akun Coretax Anda Sudah Aktif, Ini Langkah Resminya

Bukti Potong A1 Kini Bisa Diunduh di Coretax, Ini Panduan Lengkap Lapor SPT

January 6, 2026
Lupa Sampaikan Pemberitahuan NPPN, Ini Risikonya bagi WP Orang Pribadi

Faktur Pajak “Tidak Ada” Tidak Dapat Dikreditkan, Namun Faktur Terlambat Masa Pajak Masih Bisa Dikreditkan: Putusan Majelis Dalam Sengketa Ppn

4
MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

4
Banjir Aturan Baru DJP: Dari Pedoman MAP, Pengaduan, hingga Insentif Magang

DJP Bongkar Sindikat ‘Desa’ Faktur Pajak Fiktif, Negara Rugi Rp180 Miliar

4
Pemerintah Targetkan PDB Manufaktur Nonmigas Tumbuh 5,51% pada 2026

Pemerintah Targetkan PDB Manufaktur Nonmigas Tumbuh 5,51% pada 2026

3
Optimisme Menkeu: Penerimaan Pajak Berpotensi Tumbuh Lebih Tinggi

Optimisme Menkeu: Penerimaan Pajak Berpotensi Tumbuh Lebih Tinggi

May 7, 2026
Defisit APBN Kuartal I/2026 Tembus Rp240 Triliun, Menkeu: Tetap Terjaga

Defisit APBN Kuartal I/2026 Tembus Rp240 Triliun, Menkeu: Tetap Terjaga

May 7, 2026
Aturan Baru Pajak 2026: Kamerun Wajibkan Sistem E-Invoicing secara Real-Time

Aturan Baru Pajak 2026: Kamerun Wajibkan Sistem E-Invoicing secara Real-Time

May 7, 2026
Inovasi Buleleng: Bayar Pajak PBB Bisa Pakai Sampah Plastik

Inovasi Buleleng: Bayar Pajak PBB Bisa Pakai Sampah Plastik

May 7, 2026

Recent News

Optimisme Menkeu: Penerimaan Pajak Berpotensi Tumbuh Lebih Tinggi

Optimisme Menkeu: Penerimaan Pajak Berpotensi Tumbuh Lebih Tinggi

May 7, 2026
Defisit APBN Kuartal I/2026 Tembus Rp240 Triliun, Menkeu: Tetap Terjaga

Defisit APBN Kuartal I/2026 Tembus Rp240 Triliun, Menkeu: Tetap Terjaga

May 7, 2026
Aturan Baru Pajak 2026: Kamerun Wajibkan Sistem E-Invoicing secara Real-Time

Aturan Baru Pajak 2026: Kamerun Wajibkan Sistem E-Invoicing secara Real-Time

May 7, 2026
Inovasi Buleleng: Bayar Pajak PBB Bisa Pakai Sampah Plastik

Inovasi Buleleng: Bayar Pajak PBB Bisa Pakai Sampah Plastik

May 7, 2026

Graha Binakarsa
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C RT.2/RW.5, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi Kota Jakarta Selatan, Jakarta 12940 (021) 21909087

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version