website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Tuesday, 3 November 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Regional

Bapenda Kaltim Petakan Ribuan Alat Berat di Sektor Tambang untuk Kejar Target Pajak

Muhammad Nur Izzuddin by Muhammad Nur Izzuddin
May 3, 2026
in Regional
0 0
0
Bapenda Kaltim Petakan Ribuan Alat Berat di Sektor Tambang untuk Kejar Target Pajak
0
SHARES
43
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kini tengah memperkuat kinerja penerimaan daerah dengan fokus pada optimalisasi pungutan pajak dari sektor alat berat. Langkah ini merupakan bagian dari upaya besar Bapenda Kaltim untuk memaksimalkan pajak terbaru di tahun 2026.

Kabid Pajak Daerah Bapenda Kaltim, Lora Sari, menjelaskan bahwa tim terpadu telah diterjunkan untuk memetakan wajib pajak, khususnya perusahaan pertambangan dan perkebunan yang memiliki atau menguasai alat berat. Tim ini bertugas memastikan seluruh subjek pajak telah memenuhi kewajibannya secara akurat dan tepat waktu.

“Bersama tim terpadu kami sudah melakukan penelitian kepatuhan pajak di sektor tambang dan perkebunan guna memaksimalkan penerimaan pajak daerah,” ujar Lora Sari.

Baca Juga: Jabar Tangguhkan Pajak Mobil Listrik untuk Stimulus Ekonomi

Audit Kepatuhan pada Perusahaan Tambang Raksasa di Kaltim

Tim terpadu dilaporkan telah melakukan penelitian mendalam terhadap kepatuhan pajak pada tiga perusahaan tambang terbesar di Kalimantan Timur, yakni PT Bayan Resources, PT Kaltim Prima Coal (KPC), dan PT Kideco Jaya Agung. Fokus pendataan mencakup jumlah unit alat berat milik perusahaan utama, kontraktor, hingga subkontraktor untuk mencegah kebocoran pajak daerah.

Berdasarkan data lapangan, ditemukan potensi yang sangat besar, di antaranya:

  • PT Kaltim Prima Coal (KPC): Terdata 1.645 unit alat berat untuk proses hauling serta 16.743 unit kendaraan operasional.
  • PT Kideco Jaya Agung: Terdapat 937 unit alat berat dan 662 unit dump truck untuk aktivitas pengangkutan material.
  • Kendaraan Operasional: Ditemukan 4.099 unit kendaraan berpelat nomor KT di area Kideco yang beberapa di antaranya belum melunasi kewajiban pajak.
Baca Juga: Pemprov Riau Bentuk Tim Gabungan Kejar Penunggak Pajak

Pemetaan Potensi Pajak Alat Berat, PKB, dan PBBKB

Bapenda Kaltim tidak hanya menyasar pajak alat berat, tetapi juga melakukan pemetaan menyeluruh terhadap Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) di sektor pertambangan. Lora Sari menekankan bahwa perbandingan data lapangan dengan database Bapenda menunjukkan masih adanya ruang optimalisasi yang signifikan.

Ke depan, Bapenda akan memperluas jangkauan sasaran ke perusahaan perkebunan dan tambang lainnya di wilayah Kaltim. Hal ini dilakukan untuk menjamin transparansi dan memastikan tidak ada potensi penerimaan negara yang hilang dari sektor-sektor strategis tersebut.

Baca Juga: Perpanjangan SPT Ditolak? Ini Solusi Deposit KJS 200 Anda
Sumber Terkait:

  • Website Resmi Bapenda Kaltim
  • Cek Pajak Kendaraan (Simpator Kaltim)
Muhammad Nur Izzuddin

Muhammad Nur Izzuddin

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Mudah dan Cepat! Ini Cara Ambil e-SPPT PBB Jakarta Secara Online

April 23, 2026
Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

May 18, 2026
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Ketentuan Baru Pelaporan Struktur Manajemen Perusahaan dalam Coretax.

April 30, 2026
Pemutihan Pajak Kendaraan 2026: Ada Diskon hingga Penghapusan Denda

Pemutihan Pajak Kendaraan 2026: Ada Diskon hingga Penghapusan Denda

18
Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

10
Restitusi Pajak Tembus Rp198,71 Triliun, PPN dan PPnBM Mendominasi

Restitusi Pajak Tembus Rp198,71 Triliun, PPN dan PPnBM Mendominasi

6
Memahami Penghitungan PPh Final bagi Pengusaha Kecil pada 2026

Memahami Penghitungan PPh Final bagi Pengusaha Kecil pada 2026

5
DJP Libatkan Aparat Wilayah dalam Pengawasan Pajak, Apa Batas Tugasnya?

DJP Libatkan Aparat Wilayah dalam Pengawasan Pajak, Apa Batas Tugasnya?

November 3, 2026
GIR MCAA Buka Pertukaran Data Pajak Global Indonesia Mulai 2027

GIR MCAA Buka Pertukaran Data Pajak Global Indonesia Mulai 2027

November 3, 2026
Pembalut Kena PPN 11%, Kadin Beri Pesan ke Pemerintah

Pembalut Kena PPN 11%, Kadin Beri Pesan ke Pemerintah

November 3, 2026
Fasilitas Pajak PFII: Penghasilan dari Luar Negeri Bisa Dikecualikan

Fasilitas Pajak PFII: Penghasilan dari Luar Negeri Bisa Dikecualikan

November 3, 2026

Recent News

DJP Libatkan Aparat Wilayah dalam Pengawasan Pajak, Apa Batas Tugasnya?

DJP Libatkan Aparat Wilayah dalam Pengawasan Pajak, Apa Batas Tugasnya?

November 3, 2026
GIR MCAA Buka Pertukaran Data Pajak Global Indonesia Mulai 2027

GIR MCAA Buka Pertukaran Data Pajak Global Indonesia Mulai 2027

November 3, 2026
Pembalut Kena PPN 11%, Kadin Beri Pesan ke Pemerintah

Pembalut Kena PPN 11%, Kadin Beri Pesan ke Pemerintah

November 3, 2026
Fasilitas Pajak PFII: Penghasilan dari Luar Negeri Bisa Dikecualikan

Fasilitas Pajak PFII: Penghasilan dari Luar Negeri Bisa Dikecualikan

November 3, 2026

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version