website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Tuesday, 28 April 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Internasional

Modus Manipulasi Penjualan, Pengusaha Kuliner Glasgow Rugikan Negara Hingga £682.882

Muhammad Nur Izzuddin by Muhammad Nur Izzuddin
April 28, 2026
in Internasional
0 0
0
Modus Manipulasi Penjualan, Pengusaha Kuliner Glasgow Rugikan Negara Hingga £682.882
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

GLASGOW – Dua pemilik restoran ternama di Glasgow beserta akuntan mereka resmi dijatuhi hukuman setelah terbukti terlibat dalam skandal penipuan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) berskala besar. Investigasi mendalam yang dilakukan oleh otoritas pajak Inggris (HMRC) mengungkap kerugian negara mencapai hampir £700.000 atau sekitar Rp14 miliar.

Antonio Carbajosa (41) dan Kevin Campbell (44), pengelola sejumlah gerai populer seperti Halloumi dan Pickled Ginger, mengaku bersalah atas penggelapan PPN sebesar £682.882 yang dilakukan dalam rentang waktu 2011 hingga 2016. Atas tindakan tersebut, keduanya masing-masing dijatuhi hukuman tiga tahun penjara.

“Keduanya bertindak bersama secara terkoordinasi, menyembunyikan nilai penjualan yang sebenarnya untuk membiayai kegiatan komersial mereka dari pendapatan yang seharusnya dilaporkan ke HMRC.”

Akuntan mereka, Khalid Javid (67), juga mengakui kecerobohannya dalam membuat pernyataan palsu pada laporan PPN untuk dua perusahaan yang ia tangani.

Baca Juga: DJP Jateng II Blokir 199 Rekening Penunggak Pajak

Modus Penggelapan Penjualan dan Manipulasi Laporan Akuntansi

Penyelidikan HMRC selama empat tahun menemukan bahwa Carbajosa dan Campbell secara sistematis memanipulasi angka penjualan harian mereka. Sebagian besar pasokan makanan di restoran mereka seharusnya dikenakan pajak sebesar 20%, namun para pelaku secara sengaja tidak melaporkan omzet sebenarnya guna menekan tagihan pajak.

Terdapat pula temuan bahwa tiga perusahaan di bawah naungan mereka bahkan tidak terdaftar untuk PPN meskipun omzet tahunannya telah jauh melampaui ambang batas pendaftaran resmi. Uang pajak yang dikemplang tersebut justru digunakan untuk membiayai operasional bisnis lainnya, termasuk pembayaran gaji karyawan.

Baca Juga: Pahami Beda Tanggungan Gaji vs PTKP bagi Wanita Kawin

Keterlibatan Akuntan dalam Pernyataan PPN Palsu

Kantor akuntan KA Javid & Co yang dipercaya menangani urusan fiskal perusahaan-perusahaan tersebut dinilai gagal menjalankan fungsinya secara profesional. Khalid Javid didakwa telah secara ceroboh menyetujui pengurangan 20% terhadap seluruh angka penjualan tanpa dasar fakta yang tepat.

Tindakan Javid sendiri menyebabkan kerugian tambahan bagi HMRC sebesar £136.576. Meskipun Carbajosa dan Campbell sudah mulai menjalani hukuman mereka, vonis terhadap Javid masih ditangguhkan hingga bulan depan di Pengadilan Tinggi Glasgow sembari menunggu laporan latar belakang tambahan.

Baca Juga: Afrika Selatan Perketat Pengawasan Pajak Influencer

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi para pengusaha di sektor kuliner bahwa otoritas pajak kini memiliki kemampuan forensik akuntansi yang sangat tajam untuk mendeteksi ketidakkonsistenan laporan keuangan.

Sumber Terkait:

  • HM Revenue & Customs (HMRC)
  • Scottish Courts and Tribunals Service
Muhammad Nur Izzuddin

Muhammad Nur Izzuddin

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Cara Isi Daftar Bukti Pemotongan/Pemungutan PPh di SPT Tahunan WPOP

Cara Isi Daftar Bukti Pemotongan/Pemungutan PPh di SPT Tahunan WPOP

February 9, 2026
Panduan Lengkap Cara Menanggapi SPKKP di Coretax DJP

Panduan Lengkap Menggunakan Simulator Coretax untuk Pengisian SPT Tahunan PPh Badan

October 9, 2025
Ingin Download NPWP Elektronik? Pastikan Akun Coretax Anda Sudah Aktif, Ini Langkah Resminya

Bukti Potong A1 Kini Bisa Diunduh di Coretax, Ini Panduan Lengkap Lapor SPT

January 6, 2026
Lupa Sampaikan Pemberitahuan NPPN, Ini Risikonya bagi WP Orang Pribadi

Faktur Pajak “Tidak Ada” Tidak Dapat Dikreditkan, Namun Faktur Terlambat Masa Pajak Masih Bisa Dikreditkan: Putusan Majelis Dalam Sengketa Ppn

4
MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

4
Banjir Aturan Baru DJP: Dari Pedoman MAP, Pengaduan, hingga Insentif Magang

DJP Bongkar Sindikat ‘Desa’ Faktur Pajak Fiktif, Negara Rugi Rp180 Miliar

4
Pemerintah Targetkan PDB Manufaktur Nonmigas Tumbuh 5,51% pada 2026

Pemerintah Targetkan PDB Manufaktur Nonmigas Tumbuh 5,51% pada 2026

3
Perkuat Basis Pajak, Kanwil DJP Riau Serap Aspirasi Pelaku Usaha Melalui Kadin

Perkuat Basis Pajak, Kanwil DJP Riau Serap Aspirasi Pelaku Usaha Melalui Kadin

April 28, 2026
Modus Manipulasi Penjualan, Pengusaha Kuliner Glasgow Rugikan Negara Hingga £682.882

Modus Manipulasi Penjualan, Pengusaha Kuliner Glasgow Rugikan Negara Hingga £682.882

April 28, 2026
Tegakkan Hukum, KPP Pratama Purbalingga Blokir Rekening Penunggak Pajak Miliaran Rupiah

Rekening Diblokir Serentak, 199 Wajib Pajak di Jateng Ditagih Piutang Rp109 Miliar

April 28, 2026
Siapkan Panduan Khusus, SARS Perketat Pengawasan Pajak Selebgram dan Influencer

Siapkan Panduan Khusus, SARS Perketat Pengawasan Pajak Selebgram dan Influencer

April 28, 2026

Recent News

Perkuat Basis Pajak, Kanwil DJP Riau Serap Aspirasi Pelaku Usaha Melalui Kadin

Perkuat Basis Pajak, Kanwil DJP Riau Serap Aspirasi Pelaku Usaha Melalui Kadin

April 28, 2026
Modus Manipulasi Penjualan, Pengusaha Kuliner Glasgow Rugikan Negara Hingga £682.882

Modus Manipulasi Penjualan, Pengusaha Kuliner Glasgow Rugikan Negara Hingga £682.882

April 28, 2026
Tegakkan Hukum, KPP Pratama Purbalingga Blokir Rekening Penunggak Pajak Miliaran Rupiah

Rekening Diblokir Serentak, 199 Wajib Pajak di Jateng Ditagih Piutang Rp109 Miliar

April 28, 2026
Siapkan Panduan Khusus, SARS Perketat Pengawasan Pajak Selebgram dan Influencer

Siapkan Panduan Khusus, SARS Perketat Pengawasan Pajak Selebgram dan Influencer

April 28, 2026

Graha Binakarsa
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C RT.2/RW.5, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi Kota Jakarta Selatan, Jakarta 12940 (021) 21909087

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version