JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi mengangkat dan melantik Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan 2024–2029. Suahasil menggantikan Menteri Keuangan sebelumnya, Purbaya Yudhi Sadewa.
Pelantikan tersebut menandai babak baru dalam perjalanan panjang Suahasil di Kementerian Keuangan. Sebelum dipercaya memimpin kementerian, ia telah menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan selama sekitar tujuh tahun dan memiliki rekam jejak panjang di bidang akademik serta kebijakan ekonomi.
Setelah mengambil sumpah dan janji sebagai menteri, Presiden Prabowo dan Suahasil sama-sama menandatangani berita acara pelantikan Menteri Keuangan.
Pengangkatan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 97-P/2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam Sisa Masa Jabatan 2024–2029.
“Demi Tuhan saya berjanji bahwa saya akan setia kepada UUD 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara, bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” ujar Suahasil dalam pengucapan sumpah jabatan di Istana Negara, Senin (14/9/2026).
Suahasil Gantikan Purbaya sebagai Menteri Keuangan
Dengan pelantikan tersebut, Suahasil resmi menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan dalam Kabinet Merah Putih.
Posisi baru tersebut bukan lingkungan yang asing bagi Suahasil. Sebelum menjadi menteri, ia telah lama terlibat langsung dalam pengelolaan kebijakan fiskal nasional di lingkungan Kementerian Keuangan.
Jabatan terakhir Suahasil sebelum dilantik sebagai Menteri Keuangan adalah Wakil Menteri Keuangan.
Pengalamannya sebagai Wamenkeu membuat Suahasil selama bertahun-tahun terlibat dalam proses perumusan serta pelaksanaan berbagai kebijakan fiskal pemerintah.
Tujuh Tahun Menjabat Wakil Menteri Keuangan
Suahasil memiliki pengalaman panjang sebagai Wakil Menteri Keuangan. Ia pertama kali menduduki jabatan tersebut dalam Kabinet Indonesia Maju pada 25 Oktober 2019.
Posisi tersebut dijalankannya hingga Oktober 2024.
Ketika pemerintahan berganti dan Kabinet Merah Putih dibentuk, Suahasil tetap melanjutkan tugas sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak November 2024 hingga September 2026.
Dalam posisi tersebut, Suahasil membantu Menteri Keuangan dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan fiskal nasional.
Dengan demikian, sebelum menjabat sebagai Menteri Keuangan Suahasil Nazara, ia telah memiliki pengalaman sekitar tujuh tahun sebagai wakil menteri di kementerian yang sama.
Pernah Memimpin Badan Kebijakan Fiskal
Sebelum dipercaya menjadi Wakil Menteri Keuangan, Suahasil juga pernah menduduki posisi strategis di lingkungan Kementerian Keuangan.
Pada 31 Oktober 2016, ia ditugaskan sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF), lembaga yang kini telah menjadi Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal.
Posisi tersebut memperkuat keterlibatan Suahasil dalam perumusan kebijakan ekonomi dan fiskal pemerintah sebelum akhirnya diangkat menjadi Wakil Menteri Keuangan pada 2019.
Karier Suahasil Berawal dari Dunia Akademik
Jauh sebelum menempati berbagai jabatan pemerintahan, perjalanan karier Suahasil dimulai dari lingkungan akademik.
Ia tercatat menjadi dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia sejak 1999.
Karier akademiknya terus berkembang hingga pada 2009 Suahasil memperoleh gelar Guru Besar atau profesor di bidang Ilmu Ekonomi.
Selain mengajar, ia juga memegang sejumlah posisi penting di lingkungan Universitas Indonesia.
Suahasil pernah menjabat sebagai Kepala Program Studi Pascasarjana Ilmu Ekonomi pada 2004–2005.
Ia kemudian menjadi Kepala Lembaga Demografi pada 2005–2008 dan Ketua Departemen Ilmu Ekonomi pada 2009–2013.
Aktif dalam Perumusan Kebijakan Publik
Selain berkiprah sebagai akademisi, Suahasil juga memiliki pengalaman luas dalam berbagai lembaga yang berkaitan dengan kebijakan publik dan ekonomi.
Pada 2009–2011, ia menjadi anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal.
Suahasil juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Komite Pengawas Pelaksanaan Otonomi Daerah pada periode 2009–2015.
Pada 2010–2015, ia menjadi Koordinator Pokja Kebijakan di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan.
Selain itu, Suahasil pernah menjadi Anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional pada periode 2013–2014.
Berbagai pengalaman tersebut menunjukkan perjalanan kariernya mencakup bidang akademik, kebijakan fiskal, desentralisasi, otonomi daerah, hingga penanggulangan kemiskinan.
Lulusan UI hingga University of Illinois
Rekam jejak Suahasil juga didukung oleh latar belakang pendidikan di bidang ekonomi.
Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia pada 1994.
Setelah itu, Suahasil melanjutkan pendidikan ke Amerika Serikat dan meraih gelar Master of Science (M.Sc.) dari Cornell University pada 1997.
Pendidikan akademiknya kemudian berlanjut ke jenjang doktoral.
Suahasil memperoleh gelar Doctor of Philosophy (Ph.D.) di bidang ekonomi dari University of Illinois at Urbana-Champaign pada 2003.
Latar belakang pendidikan tersebut melengkapi perjalanan karier Suahasil sebagai akademisi sekaligus praktisi dalam bidang ekonomi dan kebijakan fiskal.
Dari Akademisi hingga Memimpin Kementerian Keuangan
Perjalanan Suahasil dari akademisi hingga menduduki posisi Menteri Keuangan berlangsung melalui berbagai peran di bidang ekonomi dan kebijakan publik.
Ia mengawali karier sebagai dosen, kemudian terlibat dalam berbagai lembaga dan tim kebijakan sebelum masuk lebih jauh ke dalam struktur Kementerian Keuangan.
Pengalamannya sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal kemudian berlanjut dengan sekitar tujuh tahun menjabat Wakil Menteri Keuangan.
Pada 14 September 2026, Presiden Prabowo resmi melantik Menteri Keuangan Suahasil Nazara untuk melanjutkan tugas dalam sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.













