LONDON – Pemimpin Reform UK Nigel Farage berjanji bahwa partainya akan menerapkan kenaikan pajak dewan yang lebih rendah dibandingkan partai lain jika berhasil memenangkan lebih banyak kursi dalam pemilihan lokal mendatang.
Janji tersebut disampaikan Farage menjelang kampanye politik di Leeds, dengan menekankan komitmen Reform UK untuk mengendalikan pengeluaran pemerintah daerah dan menjaga beban pajak masyarakat tetap rendah.
“Kenaikan pajak dewan kami akan lebih rendah daripada partai lain karena kami lebih berhati-hati dalam pengeluaran.”
— Nigel Farage
Farage menyatakan bahwa dewan-dewan yang telah dikelola Reform UK sejak pemilihan lokal sebelumnya berhasil menghemat “puluhan juta” poundsterling melalui efisiensi anggaran.
Efisiensi Anggaran Jadi Kunci
Menurut Farage, penghematan tersebut dicapai dengan memangkas pengeluaran yang dianggap tidak perlu, termasuk program-program yang dinilai tidak prioritas serta pengeluaran untuk proyek DEI (diversity, equity, and inclusion).
Ia mengklaim bahwa pendekatan ini memungkinkan Reform UK menekan kenaikan pajak dewan, bahkan menjadikannya sebagai salah satu yang terendah di Inggris di beberapa wilayah.
Meski demikian, Farage mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dalam memperbaiki kondisi keuangan pemerintah daerah.
Kondisi Keuangan Daerah Dinilai Berat
Farage menggambarkan kondisi pemerintahan lokal di Inggris saat ini sebagai “berantakan”, dengan banyak dewan menghadapi tekanan utang yang besar.
Sebagai contoh, ia menyoroti utang pemerintah kota Leeds yang disebutnya sebagai salah satu yang terbesar di Inggris, dengan beban bunga harian mencapai lebih dari £100.000.
Menurutnya, perbaikan kondisi fiskal tidak bisa dilakukan secara instan, tetapi membutuhkan pendekatan bertahap selama masa jabatan.
Target Pemilu Lokal dan Dukungan Politik
Pada pemilihan lokal sebelumnya, Reform UK berhasil memenangkan ratusan kursi dewan, termasuk mengambil alih sejumlah wilayah yang sebelumnya dikuasai Partai Konservatif.
Pemilu lokal tahun ini diperkirakan akan menjadi ajang penting bagi Reform UK untuk memperluas pengaruhnya di tingkat pemerintahan daerah.
Farage bahkan menyatakan optimismenya untuk meraih kemenangan di sejumlah wilayah seperti Barnsley, South Yorkshire, dan Wakefield.
Dalam kampanye di Leeds Arena, ia juga memperkenalkan sekitar 160 kandidat yang akan bertarung dalam pemilihan lokal mendatang.
Usulan Kebijakan Ekonomi dan Infrastruktur
Selain isu pajak, Farage juga mengangkat berbagai kebijakan ekonomi lainnya, termasuk rencana menurunkan tarif PPN sektor perhotelan dan pub menjadi 10% serta menghapus beban tambahan Asuransi Nasional.
Kebijakan tersebut dinilai penting untuk mendukung keberlangsungan usaha lokal, khususnya industri pub yang disebutnya tengah mengalami tekanan berat.
Di bidang infrastruktur, Farage mengkritik proyek Northern Powerhouse Rail dan menilai bahwa Inggris membutuhkan jaringan kereta api timur-barat yang lebih baik di wilayah utara.
Ia juga mengusulkan agar pembangunan infrastruktur tersebut melibatkan pendanaan swasta sebagai alternatif dari proyek besar seperti HS2.
Aksi Protes dan Dinamika Politik
Kampanye Reform UK di Leeds juga diwarnai aksi protes dari sekitar 300 orang yang terdiri dari aktivis anti-rasisme dan pendukung Uni Eropa.
Meski demikian, Farage tetap optimistis terhadap peluang partainya dalam pemilihan lokal mendatang dan menilai dukungan publik terhadap Reform UK terus meningkat.
Ia menutup pidatonya dengan menyatakan bahwa para kandidat yang diusung partainya siap mengambil risiko dan memiliki semangat untuk memimpin perubahan di tingkat lokal.
Perdebatan mengenai pajak daerah dan pengelolaan keuangan publik ini mencerminkan dinamika politik yang semakin intens menjelang pemilihan lokal di Inggris.
