website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Friday, 30 October 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Kemenkeu Tetapkan PSAP Akrual Agrikultur, Berlaku Mulai Pelaporan 2027

Johannes Albert by Johannes Albert
December 15, 2025
in Nasional
0 0
0
Purbaya Dalami Modus Pecah Usaha UMKM Lewat Integrasi Data Kemenkumham
0
SHARES
28
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Pemerintah kembali melakukan penyempurnaan tata kelola pelaporan keuangan negara. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menerbitkan regulasi baru terkait Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintahan (PSAP) Berbasis Akrual Nomor 20 tentang Agrikultur.

Ketentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 85 Tahun 2025 yang telah diundangkan dan mulai berlaku sejak 10 Desember 2025. Regulasi ini menjadi landasan bagi entitas pemerintah dalam mencatat dan melaporkan aktivitas agrikultur secara lebih terukur, transparan, dan akuntabel.

“PSAP Agrikultur hadir untuk memastikan pelaporan keuangan sektor agrikultur dilakukan secara akuntabel, transparan, dan sesuai prinsip akrual.”

Dalam bagian pertimbangan PMK 85/2025 ditegaskan bahwa pengaturan ini diperlukan guna memperjelas tata cara pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan aktivitas agrikultur dalam laporan keuangan pemerintah.

“Untuk mengatur pelaporan keuangan atas agrikultur, perlu diatur ketentuan mengenai pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan agrikultur dalam suatu pernyataan standar akuntansi pemerintahan,” bunyi pertimbangan PMK 85/2025, dikutip Jumat (12/12/2025).

Baca Juga DJP Sisir Kepatuhan Orang Kaya, Banyak Data Tak Masuk SPT

Ruang Lingkup PSAP Agrikultur

PMK 85/2025 mewajibkan setiap entitas pelaporan pemerintah untuk melaksanakan proses akuntansi dan pelaporan keuangan atas aktivitas agrikultur dengan mengacu pada PSAP Berbasis Akrual Nomor 20 Agrikultur. Penjabaran teknis standar ini tercantum secara rinci dalam Lampiran PMK 85/2025.

Berdasarkan lampiran tersebut, PSAP Agrikultur mengatur perlakuan akuntansi atas dua jenis aktivitas utama, yaitu:

  • Aset biologis, kecuali tanaman produktif (bearer plant);
  • Produk agrikultur pada saat dipanen.

Pengaturan ini mencakup aspek pengakuan awal, pengukuran nilai, hingga penyajian dalam laporan keuangan entitas pemerintah.

Baca Juga DJP Ungkap Tingginya Risiko Ketidakpatuhan Pajak di Sektor Minerba

Objek yang Dikecualikan

Meski cakupannya luas, PSAP Berbasis Akrual Nomor 20 tidak diterapkan atas beberapa objek tertentu, yaitu:

  • Tanah yang digunakan dalam aktivitas agrikultur;
  • Aset tidak berwujud yang terkait dengan aktivitas agrikultur;
  • Aset biologis yang habis pakai atau persediaan untuk layanan;
  • Aset hak guna dari penyewaan tanah terkait aktivitas agrikultur.

Pengecualian ini dilakukan untuk menjaga konsistensi penerapan standar akuntansi pemerintahan lain yang telah mengatur objek-objek tersebut secara terpisah.

Mulai Digunakan Tahun Anggaran 2027

Perlu dicermati, meskipun PMK 85/2025 telah berlaku sejak Desember 2025, penerapan PSAP Berbasis Akrual Nomor 20 Agrikultur baru digunakan dalam penyusunan laporan keuangan atas pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran mulai Tahun Anggaran 2027.

Ketentuan masa transisi ini memberikan ruang bagi entitas pemerintah untuk mempersiapkan sistem, kebijakan internal, serta sumber daya pendukung agar implementasi standar baru dapat berjalan optimal.


Sumber Terkait

  • Kementerian Keuangan Republik Indonesia
  • Direktorat Jenderal Pajak
Johannes Albert

Johannes Albert

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Mudah dan Cepat! Ini Cara Ambil e-SPPT PBB Jakarta Secara Online

April 23, 2026
Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

May 18, 2026
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Ketentuan Baru Pelaporan Struktur Manajemen Perusahaan dalam Coretax.

April 30, 2026
Pemutihan Pajak Kendaraan 2026: Ada Diskon hingga Penghapusan Denda

Pemutihan Pajak Kendaraan 2026: Ada Diskon hingga Penghapusan Denda

14
Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

10
Restitusi Pajak Tembus Rp198,71 Triliun, PPN dan PPnBM Mendominasi

Restitusi Pajak Tembus Rp198,71 Triliun, PPN dan PPnBM Mendominasi

6
Memahami Penghitungan PPh Final bagi Pengusaha Kecil pada 2026

Memahami Penghitungan PPh Final bagi Pengusaha Kecil pada 2026

5
DTA Jersey-Oman Diteken, Investasi Dua Arah Didorong

DTA Jersey-Oman Diteken, Investasi Dua Arah Didorong

October 30, 2026
Metode Koreksi Laporan Pajak Beralih, Wajib Pajak Perlu Cermati Aturan Baru

Metode Koreksi Laporan Pajak Beralih, Wajib Pajak Perlu Cermati Aturan Baru

October 30, 2026
Kebijakan Fiskal Indonesia Jadi Kunci Pendanaan Energi Bersih

Kebijakan Fiskal Indonesia Jadi Kunci Pendanaan Energi Bersih

October 30, 2026
DJP Dorong Profesionalisme Konsultan Pajak dalam Edukasi

DJP Dorong Profesionalisme Konsultan Pajak dalam Edukasi

October 30, 2026

Recent News

DTA Jersey-Oman Diteken, Investasi Dua Arah Didorong

DTA Jersey-Oman Diteken, Investasi Dua Arah Didorong

October 30, 2026
Metode Koreksi Laporan Pajak Beralih, Wajib Pajak Perlu Cermati Aturan Baru

Metode Koreksi Laporan Pajak Beralih, Wajib Pajak Perlu Cermati Aturan Baru

October 30, 2026
Kebijakan Fiskal Indonesia Jadi Kunci Pendanaan Energi Bersih

Kebijakan Fiskal Indonesia Jadi Kunci Pendanaan Energi Bersih

October 30, 2026
DJP Dorong Profesionalisme Konsultan Pajak dalam Edukasi

DJP Dorong Profesionalisme Konsultan Pajak dalam Edukasi

October 30, 2026

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version