JAKARTA – Pemerintah Indonesia tengah mematangkan skema stimulus ekonomi guna menyambut momentum besar Lebaran 2026. Fokus utama kebijakan kali ini adalah memberikan insentif pada sektor transportasi guna memastikan perputaran roda ekonomi berjalan maksimal sejak kuartal pertama tahun ini.
Sesmenko Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, mengonfirmasi bahwa pemerintah akan kembali menggulirkan program diskon tiket untuk berbagai moda transportasi, mulai dari udara, laut, hingga darat. Langkah ini diambil sebagai strategi dari sisi suplai untuk mendorong mobilitas masyarakat yang masif menjelang Idulfitri.
“Relatif polanya sama, seperti diskon tarif transportasi ini lebih ke insentif untuk sisi supply kita tetap gulirkan. Hari ini sedang dirapatkan di Kemenko, nanti segera diumumkan.”
— Susiwijono Moegiarso, Sesmenko Perekonomian
Optimalkan Sektor Transportasi dan Daya Beli Masyarakat
Susiwijono menjelaskan bahwa insentif ini dirancang untuk membantu para pelaku usaha transportasi agar dapat beroperasi secara penuh di tengah lonjakan permintaan. Dengan adanya subsidi atau diskon tiket, beban biaya konsumen akan berkurang, yang pada gilirannya diharapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat di sektor lainnya.
Pemerintah telah memetakan target cakupan stimulus ini, yang meliputi perjalanan kereta api (KAI), kapal laut melalui Pelni, penyeberangan ASDP, hingga maskapai penerbangan nasional. Skema ini dipandang krusial mengingat preferensi masyarakat yang mulai memesan tiket mudik sejak H-45 lebaran.
Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I/2026
Pemilihan waktu pemberian stimulus pada awal tahun ini bukan tanpa alasan. Karena momen Ramadan dan Idulfitri jatuh sepenuhnya pada kuartal pertama tahun 2026, pemerintah ingin memanfaatkan lonjakan aktivitas psikologis dan konsumsi masyarakat untuk mengerek pertumbuhan ekonomi nasional sejak dini.
Ke depan, percepatan pembahasan stimulus ini akan segera difinalisasi. Pengumuman resmi mengenai besaran diskon dan mekanisme teknisnya dijadwalkan akan disampaikan langsung oleh Menko Perekonomian bersama Menteri Perhubungan dalam waktu dekat.