JAKARTA, – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian terus memperkuat kampanye Indonesia Great Sale dengan mendorong optimalisasi layanan VAT Refund for Tourist bagi wisatawan asing.
“Layanan tax refund yang baik akan meningkatkan minat belanja wisatawan, memperkuat kinerja industri ritel, dan menciptakan multiplier effect bagi ekonomi,” ujar Ismariny, Selasa (25/11/2025).
Baca Juga: DJP Genjot Pengawasan Pajak Jelang Akhir Tahun
VAT Refund Jadi Senjata Promosi Indonesia Great Sale
Pemerintah menilai peningkatan kualitas layanan VAT refund penting untuk mendorong aktivitas belanja wisatawan, khususnya di pusat perbelanjaan, ritel modern, dan UMKM.
Baca Juga: Purbaya Ingin Jadikan LNSW Pusat Intelijen Ekspor-Impor Nasional
Indonesia memiliki daya tarik wisata yang beragam, mulai dari budaya, kuliner, hingga gaya hidup. Pemerintah ingin memastikan pengalaman berbelanja wisatawan meningkat seiring kampanye Indonesia Great Sale.
Nilai VAT Refund Tembus Rp514 Miliar
Partisipasi toko ritel dalam skema VAT refund terus bertambah. Sepanjang 2024, nilai VAT refund yang diproses mencapai Rp514,29 miliar, menandakan potensi besar konsumsi wisatawan asing.
“Peningkatan ini momentum strategis untuk menarik wisatawan berdaya beli tinggi agar memilih Indonesia sebagai destinasi belanja,” tulis keterangan Kemenko.
Layanan Tersedia di Berbagai Bandara
Wisatawan asing kini dapat mengakses layanan VAT refund di beberapa bandara internasional seperti Soekarno-Hatta, Ngurah Rai, Yogyakarta International Airport, Juanda, dan Kualanamu.
Kolaborasi PKP Ritel Sangat Dibutuhkan
Pemerintah mengimbau PKP ritel untuk ikut berpartisipasi. Optimalisasi VAT refund diyakini dapat meningkatkan perputaran barang dan jasa serta mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
