website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Thursday, 5 November 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Regional

Genjot PAD, Pemprov Gorontalo Bentuk Bapenda Baru dan Revisi Perda Pajak

Johannes Albert by Johannes Albert
January 26, 2026
in Regional
0 0
0
Genjot PAD, Pemprov Gorontalo Bentuk Bapenda Baru dan Revisi Perda Pajak
0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo mengambil langkah agresif untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah pada tahun ini. Strategi ganda diluncurkan, yakni dengan membentuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru bernama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan merevisi regulasi perpajakan yang ada.

Langkah pemisahan fungsi pendapatan menjadi badan tersendiri ini dinilai krusial untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pajak. Sejalan dengan itu, Pemprov kini tengah mengebut revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Baca Juga: Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Kemenkeu Ajak Investor Tetap Agresif

Kepala Bapenda Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, menegaskan bahwa perubahan regulasi ini bertujuan memperjelas kewenangan OPD pengampu serta menyesuaikan tarif retribusi agar lebih proporsional dengan kualitas layanan publik.

“Pembentukan Bapenda merupakan mandat strategis untuk memperkuat fiskal daerah. Seluruh potensi PAD harus dikelola secara optimal, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.”

— Danial Ibrahim, Kepala Bapenda Gorontalo

Bidik Sektor Tambang hingga Wisata

Dalam draf revisi tersebut, Pemprov Gorontalo tidak hanya membenahi tata kelola, tetapi juga melakukan ekstensifikasi atau perluasan basis pajak. Danial menyebutkan sejumlah sektor strategis yang kini masuk dalam radar optimalisasi pendapatan, antara lain pertambangan, pertanian, perikanan, peternakan, pariwisata, hingga sektor kesehatan.

Selain pajak, penyesuaian tarif retribusi juga menjadi fokus utama. Pemprov ingin memastikan bahwa tarif yang dipungut dari masyarakat benar-benar mencerminkan nilai keekonomian layanan yang diberikan, sehingga tidak memberatkan namun tetap berkontribusi bagi kas daerah.

Baca Juga: Anggaran Pendidikan 2026 Tembus Rp769 Triliun, 29% Tersedot untuk Makan Bergizi Gratis

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, telah memberikan instruksi tegas agar kehadiran Bapenda sebagai “mesin uang” baru daerah mampu memberikan dampak signifikan. Sebagai tindak lanjut, koordinasi intensif dengan Biro Hukum Sekretariat Daerah terus dilakukan untuk memastikan naskah akademis dan draf revisi Perda berjalan mulus.

Target Gubernur: Terbentuknya Bapenda harus mampu meningkatkan PAD secara signifikan demi mewujudkan kemandirian fiskal Gorontalo.

Proses legalisasi ini akan melalui tahapan panjang, mulai dari pendampingan penyusunan oleh Biro Hukum, pembahasan alot dengan DPRD, hingga evaluasi ketat dari Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan sebelum akhirnya disahkan menjadi payung hukum baru.

Sumber Terkait:

  • Pemerintah Provinsi Gorontalo
  • DPRD Provinsi Gorontalo
Johannes Albert

Johannes Albert

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Mudah dan Cepat! Ini Cara Ambil e-SPPT PBB Jakarta Secara Online

April 23, 2026
Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

May 18, 2026
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Ketentuan Baru Pelaporan Struktur Manajemen Perusahaan dalam Coretax.

April 30, 2026
Pemutihan Pajak Kendaraan 2026: Ada Diskon hingga Penghapusan Denda

Pemutihan Pajak Kendaraan 2026: Ada Diskon hingga Penghapusan Denda

18
Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

10
Evaluasi Insentif Pajak Jadi Kunci Hadapi Transformasi Industri

Evaluasi Insentif Pajak Jadi Kunci Hadapi Transformasi Industri

7
Restitusi Pajak Tembus Rp198,71 Triliun, PPN dan PPnBM Mendominasi

Restitusi Pajak Tembus Rp198,71 Triliun, PPN dan PPnBM Mendominasi

6
Ekonom Minta Kajian Pajak Digital Perhatikan Daya Beli

Ekonom Minta Kajian Pajak Digital Perhatikan Daya Beli

November 5, 2026
Coretax Berhenti Beroperasi 25 Jam, Ini Jadwal Pemeliharaan DJP

Coretax Berhenti Beroperasi 25 Jam, Ini Jadwal Pemeliharaan DJP

November 5, 2026
Tagihan Energi Rumah Tangga Singapura Turun pada Akhir 2026

Tagihan Energi Rumah Tangga Singapura Turun pada Akhir 2026

November 5, 2026
Pendapatan Negara 2026, Pemerintah Kejar Rp600 Triliun

Pendapatan Negara 2026, Pemerintah Kejar Rp600 Triliun

November 5, 2026

Recent News

Ekonom Minta Kajian Pajak Digital Perhatikan Daya Beli

Ekonom Minta Kajian Pajak Digital Perhatikan Daya Beli

November 5, 2026
Coretax Berhenti Beroperasi 25 Jam, Ini Jadwal Pemeliharaan DJP

Coretax Berhenti Beroperasi 25 Jam, Ini Jadwal Pemeliharaan DJP

November 5, 2026
Tagihan Energi Rumah Tangga Singapura Turun pada Akhir 2026

Tagihan Energi Rumah Tangga Singapura Turun pada Akhir 2026

November 5, 2026
Pendapatan Negara 2026, Pemerintah Kejar Rp600 Triliun

Pendapatan Negara 2026, Pemerintah Kejar Rp600 Triliun

November 5, 2026

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version