Ekonomi RI Kuartal III Tumbuh Kuat 5,04%

JAKARTA – Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III/2025 tercatat sebesar 5,04%. Capaian ini, menurut pemerintah, menjadi bukti kuatnya daya tahan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global berkat sinergi kebijakan fiskal dan dorongan konsumsi masyarakat.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan, pertumbuhan tersebut mencerminkan kombinasi positif antara kuatnya permintaan domestik, ekspor, dan investasi yang terus meningkat. Ia menyebut Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berperan besar menjaga momentum tersebut.

“APBN berperan menjaga daya beli masyarakat dan mendukung kinerja dunia usaha agar lebih berdaya saing, terutama di tingkat global,” ujar Purbaya.

Ia menambahkan, dukungan fiskal diberikan melalui penempatan kas negara sebesar Rp200 triliun secara hati-hati (prudent) untuk memastikan likuiditas ekonomi tetap terjaga. Selain itu, pemerintah juga mendorong langkah-langkah debottlenecking untuk memperlancar realisasi investasi yang berkelanjutan.

Kementerian Keuangan menilai keberhasilan menjaga stabilitas ekonomi ini merupakan hasil dari kebijakan fiskal yang terarah dan efektif, terutama dalam menopang daya beli masyarakat serta memperkuat kinerja sektor riil.

Baca Juga: Insentif Pajak Hotel di Thailand Dinilai Tak Sentuh Usaha Kecil

Pada sisi konsumsi, konsumsi rumah tangga tumbuh sebesar 4,89% pada kuartal III/2025. Peningkatan ini ditopang oleh mobilitas masyarakat yang tinggi, tercermin dari naiknya pembelian BBM, tiket kereta api, dan kapal laut. Kuatnya konsumsi juga tampak dari kenaikan indeks penjualan eceran riil, nilai transaksi uang elektronik, dan penggunaan kartu debit serta kredit.

Di sisi lain, investasi atau Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) tumbuh 5,04%, didorong oleh peningkatan investasi bangunan dan mesin. Investasi bangunan meningkat 3,02% karena adanya pembangunan infrastruktur sosial seperti dapur makan bergizi gratis (MBG), sekolah rakyat, dan program perumahan. Sementara investasi mesin melonjak hingga 17% berkat modernisasi alat produksi dan ekspansi kapasitas oleh pelaku usaha.

Purbaya menyebut capaian kuartal III menjadi landasan kuat bagi ekspansi ekonomi di kuartal IV/2025. Pemerintah berkeyakinan pertumbuhan ekonomi tahun ini dapat mencapai 5,2% dengan dukungan kebijakan yang terarah dan iklim investasi yang kondusif.

“Ke depan, mesin pertumbuhan ekonomi akan terus dipacu agar lebih cepat, tinggi, stabil, dan berkeadilan,” tegas Purbaya.

Pemerintah berkomitmen menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan pemerataan. Sinergi kebijakan fiskal, sektor keuangan, dan dunia usaha akan terus diperkuat untuk mendorong daya saing nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Exit mobile version