website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Saturday, 31 October 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

DJP Pertimbangkan Untung-Rugi Adopsi Amount B OECD untuk Transaksi Afiliasi

Johannes Albert by Johannes Albert
December 3, 2025
in Nasional
0 0
0
DJP Siapkan Reviu PPh Final Jasa Konstruksi di Tengah Lesunya Proyek Baru
0
SHARES
35
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Pemerintah Indonesia tengah mengkaji kemungkinan mengadopsi Amount B Pilar 1, salah satu ketentuan perpajakan internasional yang telah disepakati dalam kerangka OECD/G20 Inclusive Framework. Kebijakan ini dinilai berpotensi menyederhanakan penerapan prinsip kewajaran dan kelaziman usaha (PKKU).

Direktur Perpajakan Internasional Ditjen Pajak, Mekar Satria Utama, menjelaskan bahwa Amount B kini telah dicantumkan sebagai lampiran dalam OECD Transfer Pricing Guidelines bab IV.

“Sedang dipertimbangkan. Ada beberapa keuntungan jika Indonesia mengadopsi Amount B.”

— Mekar Satria Utama

Pernyataan tersebut disampaikan Mekar dalam seminar internasional yang diselenggarakan International Fiscal Association (IFA) Indonesia, Rabu (3/12/2025).

Baca juga: RI Selidiki Perpanjangan Safeguard Impor Tirai

Potensi Manfaat Adopsi Amount B

Mekar mengungkapkan sejumlah keuntungan yang dapat diperoleh Indonesia apabila Amount B diadopsi. Di antaranya:

  • Mengurangi sengketa transfer pricing untuk transaksi baseline marketing and distribution activities.
  • Menekan beban administrasi bagi wajib pajak dan otoritas pajak.
  • Meningkatkan kepastian hukum bagi investor dan pelaku usaha.

Sistem Amount B memberikan pendekatan yang lebih sederhana dengan menggunakan pricing matrix yang telah disusun OECD, bukan analisis transfer pricing mendalam seperti metode tradisional PKKU.

Baca juga: Surplus Dagang Menyusut, Purbaya Nilai Permintaan Membaik

Tantangan Implementasi Amount B di Indonesia

Kendati menawarkan sejumlah manfaat, Mekar menekankan bahwa terdapat beberapa tantangan yang harus dipertimbangkan sebelum menerapkan Amount B di Indonesia. Tantangan tersebut antara lain:

  • Kesesuaian pricing matrix dengan karakteristik pasar dan struktur ekonomi Indonesia.
  • Kesesuaian dengan regulasi transfer pricing yang berlaku saat ini.
  • Kesiapan wajib pajak dan petugas DJP dalam memahami dan mengimplementasikan rezim baru tersebut.

“Kami harus memastikan petugas pajak dan WP siap menerapkan Amount B apabila Indonesia memutuskan untuk mengadopsinya.”

Baca juga: Razia Rokok Ilegal Digencarkan Bea Cukai

Indonesia Hargai Penerapan Amount B oleh Negara Lain

Meskipun Indonesia belum mengadopsi Amount B, Mekar menegaskan bahwa Indonesia menghormati negara lain yang telah menerapkannya. Pemerintah juga tetap berkomitmen mencegah terjadinya pemajakan berganda melalui mekanisme Mutual Agreement Procedure (MAP).

Apa Itu Amount B?

Amount B merupakan pendekatan simplified and streamlined yang dikembangkan OECD untuk memudahkan penerapan PKKU atas baseline marketing and distribution activities dalam transaksi afiliasi.

Dengan mekanisme ini, OECD menyediakan pricing matrix sehingga analisis transfer pricing dapat dilakukan lebih cepat, efisien, dan konsisten antar-negara.

Indonesia termasuk dalam kategori low and middle income jurisdiction yang diprioritaskan untuk memperoleh penyederhanaan aturan transfer pricing melalui Amount B.

Sumber Terkait

  • Kementerian Keuangan Republik Indonesia
  • Direktorat Jenderal Pajak
  • Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD)
Johannes Albert

Johannes Albert

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Mudah dan Cepat! Ini Cara Ambil e-SPPT PBB Jakarta Secara Online

April 23, 2026
Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

May 18, 2026
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Ketentuan Baru Pelaporan Struktur Manajemen Perusahaan dalam Coretax.

April 30, 2026
Pemutihan Pajak Kendaraan 2026: Ada Diskon hingga Penghapusan Denda

Pemutihan Pajak Kendaraan 2026: Ada Diskon hingga Penghapusan Denda

15
Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

10
Restitusi Pajak Tembus Rp198,71 Triliun, PPN dan PPnBM Mendominasi

Restitusi Pajak Tembus Rp198,71 Triliun, PPN dan PPnBM Mendominasi

6
Memahami Penghitungan PPh Final bagi Pengusaha Kecil pada 2026

Memahami Penghitungan PPh Final bagi Pengusaha Kecil pada 2026

5
Diskon Tarif Bandara 50% Berlaku di 36 Bandara Saat Nataru

Diskon Tarif Bandara 50% Berlaku di 36 Bandara Saat Nataru

October 31, 2026
Edukasi Pajak Sejak Dini Diperkenalkan kepada Siswa Banyuasin

Edukasi Pajak Sejak Dini Diperkenalkan kepada Siswa Banyuasin

October 31, 2026
Pajak Offshore China 20% Ubah Strategi Aset ke AS

Pajak Offshore China 20% Ubah Strategi Aset ke AS

October 31, 2026
DTA Jersey-Oman Diteken, Investasi Dua Arah Didorong

DTA Jersey-Oman Diteken, Investasi Dua Arah Didorong

October 30, 2026

Recent News

Diskon Tarif Bandara 50% Berlaku di 36 Bandara Saat Nataru

Diskon Tarif Bandara 50% Berlaku di 36 Bandara Saat Nataru

October 31, 2026
Edukasi Pajak Sejak Dini Diperkenalkan kepada Siswa Banyuasin

Edukasi Pajak Sejak Dini Diperkenalkan kepada Siswa Banyuasin

October 31, 2026
Pajak Offshore China 20% Ubah Strategi Aset ke AS

Pajak Offshore China 20% Ubah Strategi Aset ke AS

October 31, 2026
DTA Jersey-Oman Diteken, Investasi Dua Arah Didorong

DTA Jersey-Oman Diteken, Investasi Dua Arah Didorong

October 30, 2026

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version