website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Monday, 31 August 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Cukup 1 Surat Pernyataan Omzet untuk Semua Marketplace

Yesaya Dapot Tua Sitompul by Yesaya Dapot Tua Sitompul
July 3, 2026
in Nasional
0 0
0
Cukup 1 Surat Pernyataan Omzet untuk Semua Marketplace
0
SHARES
129
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memberikan kemudahan administratif bagi para pelaku usaha ekonomi digital dalam negeri yang masuk dalam kategori skala mikro. Para pedagang (*merchant*) kini cukup mengandalkan satu lembar surat pernyataan omzet untuk seluruh akun toko daring yang mereka operasikan lintas platform *e-commerce*.

Ketentuan relaksasi birokrasi ini diterbitkan secara resmi oleh otoritas perpajakan guna menyongsong implementasi aturan teknis pemungutan pajak di pasar digital. Dokumen administrasi ini diperuntukkan khusus bagi wajib pajak orang pribadi agar terhindar dari pemotongan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 oleh pihak penyelenggara platform.

Baca Juga: Aturan Baru PPh Final UMKM dalam PP 20 Tahun 2026

Ketentuan Bebas PPh Pasal 22 dan Batas Threshold UMKM

Melalui rilis FAQ PMK 37/2025 yang dikutip pada Rabu (1/7/2026), DJP menegaskan fungsi krusial dari dokumen tersebut. Surat pernyataan yang dimaksud berfungsi sebagai bukti sah bahwa *merchant* orang pribadi memiliki akumulasi peredaran bruto pada tahun pajak berjalan maksimal sebesar Rp500 juta, sehingga berhak atas fasilitas pembebasan pajak.

Kebijakan satu dokumen untuk multisaluran ini memangkas beban pelaporan berlapis yang awalnya dikhawatirkan pelaku usaha. Sesuai penjelasan DJP, satu lembar berkas yang memuat informasi identitas tunggal wajib pajak dapat disebarluaskan secara paralel ke berbagai penyedia platform niaga elektronik.

“Surat pernyataan peredaran bruto untuk satu Pedagang Dalam Negeri (satu NPWP/NIK) dapat digunakan untuk semua akun yang dimiliki dan dapat disampaikan kepada semua marketplace,” tulis Ditjen Pajak dalam lembar panduan FAQ PMK 37/2025.

DJP memberikan ilustrasi kasus untuk memperjelas penerapan aturan ini di lapangan. Sebagai contoh, jika Tuan A mengelola beberapa toko digital di platform yang berbeda-beda, maka Tuan A cukup menerbitkan satu rangkap surat pernyataan omzet saja yang mencakup seluruh total peredaran brutonya, lalu menyerahkannya ke masing-masing manajemen platform.

Baca Juga: Menkeu Perkuat Pengawasan Kepatuhan Pajak Perusahaan Baja

Akumulasi Toko Offline dan Tanggung Jawab Hukum Merchant

Otoritas perpajakan mengingatkan aturan penting mengenai metode kalkulasi ambang batas. Batasan threshold Rp500 juta tersebut wajib dihitung berdasarkan hasil akumulasi pendapatan dari seluruh toko online di semua marketplace beserta omzet dari toko fisik (*offline*) yang dimiliki oleh wajib pajak bersangkutan.

Mengenai mekanisme teknis penyerahan dokumen, DJP menyerahkan penuh standarisasi tata caranya kepada masing-masing pengelola platform. Di samping itu, draf regulasi menetapkan bahwa *merchant* memikul tanggung jawab hukum penuh atas kebenaran materiil dan validitas informasi omzet yang mereka cantumkan.

Pihak penyelenggara platform digital dibebaskan dari kewajiban untuk memvalidasi kebenaran informasi peredaran bruto yang disodorkan oleh mitra mereka. Ketentuan administratif mengenai pengelolaan berkas ini wajib dipahami secara matang oleh publik seiring dengan waktu hitung mundur pemberlakuan resmi PMK 37/2025.

DJP sebelumnya telah mengumumkan bahwa kebijakan pemungutan pajak atas penghasilan pedagang digital oleh platform PMSE ini akan berlaku efektif per tanggal 1 August 2026. Sejauh ini, otoritas telah menunjuk empat korporasi e-commerce besar sebagai pemungut sah, yaitu Tokopedia, Shopee, Lazada, dan Blibli, yang akan memotong PPh Pasal 22 sebesar 0,5% dari omzet dokumen tagihan pedagang yang tidak menyertakan surat pernyataan tersebut.

Sumber Terkait:

  • Direktorat Jenderal Pajak
Yesaya Dapot Tua Sitompul

Yesaya Dapot Tua Sitompul

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Mudah dan Cepat! Ini Cara Ambil e-SPPT PBB Jakarta Secara Online

April 23, 2026
Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

May 18, 2026
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Cara Isi Daftar Bukti Pemotongan/Pemungutan PPh di SPT Tahunan WPOP

April 30, 2026
Lupa Sampaikan Pemberitahuan NPPN, Ini Risikonya bagi WP Orang Pribadi

Faktur Pajak “Tidak Ada” Tidak Dapat Dikreditkan, Namun Faktur Terlambat Masa Pajak Masih Bisa Dikreditkan: Putusan Majelis Dalam Sengketa Ppn

4
MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

4
Banjir Aturan Baru DJP: Dari Pedoman MAP, Pengaduan, hingga Insentif Magang

DJP Bongkar Sindikat ‘Desa’ Faktur Pajak Fiktif, Negara Rugi Rp180 Miliar

4
PPN Produk Pertanian Moldova Diusulkan Naik Jadi 12%

PPN Produk Pertanian Moldova Diusulkan Naik Jadi 12%

4
Pemerintah Beri Relaksasi DHE SDA untuk 5 Negara Mitra

Pemerintah Beri Relaksasi DHE SDA untuk 5 Negara Mitra

August 31, 2026
DPR Minta Hati-Hati Tetapkan Target Penerimaan Pajak 2027

DPR Minta Hati-Hati Tetapkan Target Penerimaan Pajak 2027

August 31, 2026
Purbaya: Dividen Danantara Rp120 Triliun Masuk PNBP

Purbaya: Dividen Danantara Rp120 Triliun Masuk PNBP

August 31, 2026
Purbaya Bidik Kebocoran Penerimaan Pajak Rp5 Triliun

Purbaya Bidik Kebocoran Penerimaan Pajak Rp5 Triliun

August 31, 2026

Recent News

Pemerintah Beri Relaksasi DHE SDA untuk 5 Negara Mitra

Pemerintah Beri Relaksasi DHE SDA untuk 5 Negara Mitra

August 31, 2026
DPR Minta Hati-Hati Tetapkan Target Penerimaan Pajak 2027

DPR Minta Hati-Hati Tetapkan Target Penerimaan Pajak 2027

August 31, 2026
Purbaya: Dividen Danantara Rp120 Triliun Masuk PNBP

Purbaya: Dividen Danantara Rp120 Triliun Masuk PNBP

August 31, 2026
Purbaya Bidik Kebocoran Penerimaan Pajak Rp5 Triliun

Purbaya Bidik Kebocoran Penerimaan Pajak Rp5 Triliun

August 31, 2026

Graha Binakarsa
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C RT.2/RW.5, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi Kota Jakarta Selatan, Jakarta 12940 (021) 21909087

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version