website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Thursday, 24 September 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Respons Menteri PANRB Soal Ancaman Pembekuan Bea Cukai: Evaluasi Sistem hingga Potensi Mutasi Pegawai

Johannes Albert by Johannes Albert
December 12, 2025
in Nasional
0 0
0
Respons Menteri PANRB Soal Ancaman Pembekuan Bea Cukai: Evaluasi Sistem hingga Potensi Mutasi Pegawai
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
JAKARTA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB),
Rini Widyantini, angkat suara terkait pernyataan Menteri Keuangan
Purbaya Yudhi Sadewa yang sebelumnya membuka opsi pembekuan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Rini mengungkapkan bahwa dirinya hingga saat ini belum berkomunikasi langsung dengan Purbaya mengenai wacana tersebut.
Ia menekankan, urusan kepegawaian tidak dapat dilepaskan dari urusan organisasi.
Karena itu, sebelum pemerintah mengambil langkah drastis seperti pembekuan DJBC,
perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem dan struktur lembaga terlebih dahulu.

“Saya harus melihat dulu apakah lembaganya atau sistemnya yang perlu diperbaiki, baru kita bicara orangnya.
Memang belum ada diskusi dengan beliau, tetapi saya sudah berencana meminta waktu bertemu.”

– Rini Widyantini, Menteri PANRB

Potensi Mutasi Pegawai Jika DJBC Dibekukan

Rini tidak menutup kemungkinan adanya mutasi pegawai apabila pemerintah benar-benar memutuskan untuk membekukan DJBC.
Menurutnya, mutasi merupakan hal yang lumrah dalam birokrasi dan telah menjadi bagian dari dinamika penataan aparatur sipil negara.

“DJBC memiliki fungsi pemerintah yang tentu harus tetap dilaksanakan oleh PNS.
Masalah mutasi itu adalah hal biasa. Di tempat saya juga tidak semuanya orang-orang Kementerian PANRB,
ada juga orang Kemenkeu,” kata Rini.

Baca juga: Pemerintah Resmi Kenakan Bea Keluar Emas, Ini Tarif Lengkapnya

Ancaman Pembekuan DJBC Bila Kinerja Tak Membaik

Wacana pembekuan DJBC sebelumnya disampaikan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Ia menegaskan bahwa DJBC harus melakukan perbaikan kinerja dalam jangka waktu satu tahun.
Jika tidak ada perbaikan signifikan, pemerintah membuka kemungkinan pembekuan unit eselon I tersebut,
termasuk potensi perumahan sekitar 16.000 pegawai.

“Ini ancamannya serius. Kalau DJBC tidak bisa memperbaiki kinerjanya dan masyarakat masih tidak puas,
Bea Cukai bisa dibekukan, diganti dengan SGS seperti zaman dulu lagi,” kata Purbaya.

Baca juga: Negosiasi Dagang Indonesia–AS Alami Kebuntuan, Ancaman Kenaikan Tarif Mengintai

Dirjen Bea Cukai Optimistis: Perbaikan Bisa Tuntas dalam Setahun

Menanggapi pernyataan tersebut, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama menyatakan
keyakinannya bahwa DJBC mampu membenahi kinerja dalam waktu satu tahun.

“Harus optimistis bisa dibenahi dalam setahun. Tahun depan kita selesaikan semua.
Apakah pegawai Bea Cukai mau dirumahkan dengan makan gaji buta saja? Tentu tidak akan mau.”

– Djaka Budhi Utama, Dirjen Bea dan Cukai

Djaka menjelaskan, DJBC akan fokus meningkatkan kinerja pengawasan terhadap lalu lintas barang serta memperbaiki kualitas pelayanan
kepada masyarakat dan pengguna jasa. Ia menegaskan bahwa perubahan membutuhkan komitmen internal sekaligus dorongan dari luar.

Perbaikan DJBC Butuh Dukungan Publik

Djaka mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi dan mendukung proses perbaikan di DJBC.
Menurutnya, pengawasan publik sangat penting agar transformasi yang dicanangkan benar-benar berdampak pada peningkatan layanan.

“Dengan keinginan Pak Purbaya untuk memperbaiki DJBC, tentunya diperlukan dukungan dari masyarakat.
Kita memerlukan dukungan dari masyarakat,” ujar Djaka.

Baca juga: Hong Kong Bersiap Tukar Data Kripto Global untuk Perangi Penggelapan Pajak

Pullquote

“Sebelum bicara soal 16.000 pegawai, pemerintah harus memastikan apakah sistem DJBC yang perlu dibenahi
atau justru struktur organisasinya.”

– Rini Widyantini

Sumber Terkait

  • Kementerian Keuangan Republik Indonesia
  • Direktorat Jenderal Pajak
  • Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
  • Kementerian PANRB
Johannes Albert

Johannes Albert

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Mudah dan Cepat! Ini Cara Ambil e-SPPT PBB Jakarta Secara Online

April 23, 2026
Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

May 18, 2026
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Cara Isi Daftar Bukti Pemotongan/Pemungutan PPh di SPT Tahunan WPOP

April 30, 2026
DPR Setujui Target Pertumbuhan Ekonomi 2027 Sebesar 6%

DPR Setujui Target Pertumbuhan Ekonomi 2027 Sebesar 6%

15
Bapenda Tagih Pajak Reklame Kotawaringin Barat

Bapenda Tagih Pajak Reklame Kotawaringin Barat

11
Gebyar Pajak Batam 2026, Hadiah Rumah hingga Umrah

Gebyar Pajak Batam 2026, Hadiah Rumah hingga Umrah

9
Kemenkeu Tegaskan Batas Defisit APBN Tetap di Bawah 3%

Kemenkeu Tegaskan Batas Defisit APBN Tetap di Bawah 3%

7
Ratifikasi IEU-CEPA Dikebut, Berlaku Awal 2027

Ratifikasi IEU-CEPA Dikebut, Berlaku Awal 2027

September 24, 2026
Windfall Tax Bulgaria 33% Masuk Paket Perubahan Pajak 2027

Windfall Tax Bulgaria 33% Masuk Paket Perubahan Pajak 2027

September 24, 2026
Suspend SPPG MBG, BGN Hentikan 20 – 30 Dapur per Hari

Suspend SPPG MBG, BGN Hentikan 20 – 30 Dapur per Hari

September 24, 2026
Pengadilan Pajak Menuju Satu Atap MA, Perpres Disiapkan

Pengadilan Pajak Menuju Satu Atap MA, Perpres Disiapkan

September 24, 2026

Recent News

Ratifikasi IEU-CEPA Dikebut, Berlaku Awal 2027

Ratifikasi IEU-CEPA Dikebut, Berlaku Awal 2027

September 24, 2026
Windfall Tax Bulgaria 33% Masuk Paket Perubahan Pajak 2027

Windfall Tax Bulgaria 33% Masuk Paket Perubahan Pajak 2027

September 24, 2026
Suspend SPPG MBG, BGN Hentikan 20 – 30 Dapur per Hari

Suspend SPPG MBG, BGN Hentikan 20 – 30 Dapur per Hari

September 24, 2026
Pengadilan Pajak Menuju Satu Atap MA, Perpres Disiapkan

Pengadilan Pajak Menuju Satu Atap MA, Perpres Disiapkan

September 24, 2026

Graha Binakarsa
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C RT.2/RW.5, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi Kota Jakarta Selatan, Jakarta 12940 (021) 21909087

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version