TARAKAN – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tarakan, Kalimantan Utara, menggencarkan razia kendaraan bermotor guna mengoptimalkan penerimaan daerah sekaligus meningkatkan kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak kendaraan bermotor (PKB).
Kasi Pendataan dan Penetapan Bapenda Tarakan Aris mengatakan razia kendaraan yang digelar baru-baru ini berhasil menjaring 1.494 kendaraan. Wajib pajak yang diketahui menunggak pajak langsung diminta untuk melunasi PKB di tempat.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mengingatkan dan melakukan sosialisasi pentingnya membayar pajak kendaraan bermotor demi meningkatkan pendapatan asli daerah Provinsi Kalimantan Utara.”
— Aris
Razia pajak kendaraan tersebut melibatkan sejumlah instansi, di antaranya Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tarakan, Polisi Militer TNI, serta PT Jasa Raharja.
Pemeriksaan difokuskan pada kendaraan yang belum melunasi pajak kendaraan bermotor ke kas daerah.
Sasar Kendaraan Mati Pajak
Selain menindak kendaraan yang menunggak pajak, razia juga menyasar kendaraan yang masa berlaku pajaknya telah jatuh tempo atau dalam kondisi mati pajak.
Bapenda Tarakan turut membidik pemilik kendaraan dengan pelat nomor luar daerah Kalimantan Utara agar segera melakukan mutasi masuk serta balik nama kendaraan.
Langkah tersebut dinilai penting karena mutasi kendaraan ke wilayah Kalimantan Utara akan berdampak positif terhadap penerimaan pajak daerah.
“Mutasi kendaraan ke Kalimantan Utara akan berdampak positif pada penerimaan pajak daerah.”
— Aris
1.494 Kendaraan Terjaring Razia
Aris melaporkan selama kegiatan berlangsung terdapat 1.494 kendaraan yang terjaring razia. Jumlah tersebut terdiri atas 1.228 sepeda motor dan 266 unit mobil.
Dari keseluruhan kendaraan yang diperiksa, sebanyak 21 kendaraan diketahui menunggak pajak dan langsung melakukan pelunasan ke kas daerah.
Melalui pelunasan tersebut, pemerintah daerah berhasil menghimpun penerimaan pajak kendaraan bermotor sekitar Rp22,53 juta.
Bapenda Tarakan berharap kegiatan razia tersebut mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak kendaraan secara tepat waktu.
“Kami terus mengimbau masyarakat Tarakan untuk tepat waktu membayar pajak kendaraannya.”
— Aris
