website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Saturday, 31 October 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

RI Selidiki Perpanjangan Safeguard Impor Tirai, Impor Tinggi Jadi Sorotan

Johannes Albert by Johannes Albert
December 2, 2025
in Nasional
0 0
0
Diskon Bisa Kurangi Harga Barang Impor? Simak Penjelasan Aturannya
0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI) resmi memulai penyelidikan perpanjangan tindakan pengamanan perdagangan (TPP) atau safeguard measures terhadap impor produk tirai seiring tingginya volume impor dalam beberapa tahun terakhir.

Penyelidikan ini merupakan tindak lanjut dari permohonan Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) yang mewakili produsen tirai dan produk sejenis, termasuk gorden, kerai dalam, kelambu tempat tidur, serta berbagai barang perabot tekstil lainnya. Proses penyelidikan dimulai pada 25 November 2025.

“Berdasarkan bukti awal, KPPI menemukan adanya kerugian serius atau ancaman kerugian serius yang dialami industri dalam negeri.”

— Julia Gustaria Silalahi, Ketua KPPI

Baca juga: Cara Menghitung PPh 21 Peserta Kegiatan

Indikator Kinerja Industri Memburuk

Julia menjelaskan bahwa kerugian serius yang dialami industri terlihat dari beberapa indikator kinerja antara 2022–2024, yang mengalami penurunan signifikan. Kondisi tersebut membuat industri membutuhkan waktu tambahan untuk menyelesaikan program penyesuaian struktural.

Penyelidikan yang dilakukan KPPI mencakup delapan kode HS dalam Buku Tarif Kepabeanan Indonesia (BTKI) 2022, yakni 6303.12.00, 6303.19.90, 6303.91.00, 6303.92.00, 6303.99.00, 6304.19.90, 6304.91.90, dan 6304.92.00.

Baca juga: PPh Badan Melemah 9,6%, DJP Ungkap Penyebabnya

China Dominasi Impor Tirai

Data KPPI menunjukkan bahwa sepanjang 2024, impor tirai ke Indonesia didominasi oleh China sebesar 71,23%. Disusul India sebesar 7,12% dan Brasil 6,25%. Adapun impor dari negara berkembang dengan pangsa kurang dari 3% secara kumulatif mencapai 13,43%, sementara dari negara maju sebesar 1,97%.

Lonjakan impor tersebut dinilai berpotensi mengganggu stabilitas produksi dalam negeri serta menekan daya saing produsen lokal.

KPPI Buka Kuesioner dan Pendaftaran Pihak Berkepentingan

Untuk mengumpulkan informasi yang komprehensif, KPPI membuka akses kuesioner bagi produsen dan importir melalui tautan resmi di:

https://kemend.ag/Tirai

Jawaban kuesioner wajib disampaikan paling lambat 18 Desember 2025. KPPI juga mengundang seluruh pihak berkepentingan untuk mendaftar sebagai interested parties melalui penyampaian tertulis.

Baca juga: Operasi Zebra Mahakam: 800 Kendaraan Terjaring

Safeguard Tirai Sudah Diberlakukan Sejak 2020

Indonesia telah mengenakan bea masuk tindakan pengamanan (BMTP) terhadap produk tirai sejak 2020 lewat PMK 54/2020, dengan masa berlaku 27 Mei 2020 hingga 8 November 2022.

Selanjutnya, melalui PMK 45/2023, pemerintah memperpanjang kembali BMTP selama tiga tahun hingga Mei 2026. Perpanjangan ini diberlakukan untuk memberi waktu bagi industri dalam negeri melakukan penyesuaian struktural.

“Industri tirai nasional masih membutuhkan perlindungan lanjutan agar dapat memulihkan kinerja dan bersaing secara sehat.”

Sumber Terkait

  • Kementerian Perdagangan RI
  • Kementerian Keuangan RI
  • Direktorat Jenderal Pajak
Johannes Albert

Johannes Albert

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Mudah dan Cepat! Ini Cara Ambil e-SPPT PBB Jakarta Secara Online

April 23, 2026
Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

May 18, 2026
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Ketentuan Baru Pelaporan Struktur Manajemen Perusahaan dalam Coretax.

April 30, 2026
Pemutihan Pajak Kendaraan 2026: Ada Diskon hingga Penghapusan Denda

Pemutihan Pajak Kendaraan 2026: Ada Diskon hingga Penghapusan Denda

15
Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

10
Restitusi Pajak Tembus Rp198,71 Triliun, PPN dan PPnBM Mendominasi

Restitusi Pajak Tembus Rp198,71 Triliun, PPN dan PPnBM Mendominasi

6
Memahami Penghitungan PPh Final bagi Pengusaha Kecil pada 2026

Memahami Penghitungan PPh Final bagi Pengusaha Kecil pada 2026

5
Anggaran Inggris Disorot, Pelaku Usaha dan Warga Tertekan

Anggaran Inggris Disorot, Pelaku Usaha dan Warga Tertekan

October 31, 2026
Pajak Penjual Online Masuk Tahap Evaluasi, DJP Pantau Pelaksanaan Pemungutan

Pajak Penjual Online Masuk Tahap Evaluasi, DJP Pantau Pelaksanaan Pemungutan

October 31, 2026
Diskon Tarif Bandara 50% Berlaku di 36 Bandara Saat Nataru

Diskon Tarif Bandara 50% Berlaku di 36 Bandara Saat Nataru

October 31, 2026
Edukasi Pajak Sejak Dini Diperkenalkan kepada Siswa Banyuasin

Edukasi Pajak Sejak Dini Diperkenalkan kepada Siswa Banyuasin

October 31, 2026

Recent News

Anggaran Inggris Disorot, Pelaku Usaha dan Warga Tertekan

Anggaran Inggris Disorot, Pelaku Usaha dan Warga Tertekan

October 31, 2026
Pajak Penjual Online Masuk Tahap Evaluasi, DJP Pantau Pelaksanaan Pemungutan

Pajak Penjual Online Masuk Tahap Evaluasi, DJP Pantau Pelaksanaan Pemungutan

October 31, 2026
Diskon Tarif Bandara 50% Berlaku di 36 Bandara Saat Nataru

Diskon Tarif Bandara 50% Berlaku di 36 Bandara Saat Nataru

October 31, 2026
Edukasi Pajak Sejak Dini Diperkenalkan kepada Siswa Banyuasin

Edukasi Pajak Sejak Dini Diperkenalkan kepada Siswa Banyuasin

October 31, 2026

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version