website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Sunday, 1 November 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Audit dan Pemeriksaan Pajak 2026 Diprediksi Lebih Kencang

Yesaya Dapot Tua Sitompul by Yesaya Dapot Tua Sitompul
May 13, 2026
in Nasional
0 0
0
Audit dan Pemeriksaan Pajak 2026 Diprediksi Lebih Kencang
0
SHARES
30
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Pemerintah Indonesia tengah bersiap memperketat pengawasan terhadap para wajib pajak melalui intensifikasi kegiatan audit dan pemeriksaan lapangan. Langkah strategis ini diambil guna mengejar target pertumbuhan penerimaan pajak nasional yang dipatok tumbuh tinggi mencapai 23% sepanjang tahun anggaran 2026.

Direktur Jenderal Pajak (DJP), Bimo Wijayanto, menegaskan bahwa otoritas pajak akan lebih gencar melakukan kegiatan audit dan pemeriksaan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Salah satu instrumen utama yang akan dioptimalkan adalah keandalan coretax system dalam memantau kepatuhan wajib pajak secara lebih akurat dan terintegrasi.
DJP kini tengah menggalakkan skema joint audit atau pemeriksaan bersama dengan melibatkan unit vertikal Kementerian Keuangan lainnya, yakni Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) serta Direktorat Jenderal Anggaran (DJA). Selain sinergi internal, DJP juga menggandeng Polri, PPATK yang tergabung dalam Satgas Sinergi Pengamanan Penerimaan Pajak, serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Ada beberapa hal yang memang kami intensifkan tahun ini yang mungkin tahun-tahun sebelumnya belum terlalu intensif,” ujar Bimo Wijayanto dalam keterangannya, Jumat (8/5/2026).

Sasaran Utama: Peserta PPS hingga Wajib Pajak Grup

Selain pengawasan rutin, DJP secara khusus membidik para wajib pajak peserta Program Pengungkapan Sukarela (PPS) atau Tax Amnesty Jilid II yang diluncurkan pada 2022 lalu. Otoritas akan meneliti kembali ketepatan janji repatriasi harta serta memastikan tidak ada aset yang kurang diungkapkan saat mengikuti program tersebut.

Fokus audit dan pemeriksaan juga diarahkan kepada wajib pajak grup guna meminimalkan risiko penghindaran pajak melalui skema korporasi yang kompleks. Integrasi data dalam coretax diharapkan mampu membuat proses pengawasan menjadi jauh lebih lancar, akurat, dan efektif bagi petugas di lapangan.

Baca Juga: Jurus Kerek Tax Ratio 17 Persen, Pemerintah Siap Kunci Pengusaha Lewat Coretax

Update Kebijakan: PPh Final UMKM dan KEK Bali

Di luar isu pemeriksaan, terdapat perkembangan mengenai aturan PPh final UMKM. DJP menyatakan bahwa draf Peraturan Pemerintah (PP) terbaru sudah berada di meja Presiden Prabowo Subianto. Meski diajukan sejak tahun lalu, otoritas masih menunggu waktu penetapan resmi dari Istana.

Sementara itu, Pemerintah melalui Menko Perekonomian Airlangga Hartarto tengah mematangkan KEK Kura-Kura Bali sebagai calon financial center. Regulasi sedang dipersiapkan untuk menarik investor global melalui skema pengelolaan dan fasilitas khusus yang kompetitif secara internasional.

Baca Juga: Coretax Makin Ngebut, DJP Kantongi 250 Ribu Laporan SPT Per Hari

Tindakan Tegas dan Apresiasi Kinerja

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menunjukkan sikap tegas dalam manajemen fiskal dengan berencana mencopot dua pejabat pajak. Langkah ini diambil setelah investigasi internal terhadap lima pejabat dengan volume pencairan restitusi tertinggi yang dinilai keluar secara “tidak terkendali”.

Namun, di sisi lain, Purbaya juga memberikan apresiasi berupa kelakar bonus kepada Dirjen Pajak Bimo Wijayanto atas keberhasilan memperbaiki implementasi coretax. Walaupun masih memiliki kelemahan, sistem tersebut kini telah andal melayani jutaan wajib pajak dalam menyampaikan SPT Tahunan.

Baca Juga: Investasi Berkah Ramadan: Sukuk Ritel SR024 Rilis, Pajaknya Cuma 10 Persen

Terakhir, dari dunia yudisial, Komisi Yudisial (KY) tengah melakukan seleksi kualitas terhadap 137 calon hakim agung, termasuk 11 CHA khusus Kamar Tata Usaha Negara (TUN) khusus pajak, guna memastikan penegakan hukum perpajakan yang berintegritas di masa depan.

Sumber Terkait:

  • Direktorat Jenderal Pajak (DJP)
  • Kementerian Keuangan Republik Indonesia
  • Komisi Yudisial Republik Indonesia
Yesaya Dapot Tua Sitompul

Yesaya Dapot Tua Sitompul

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Mudah dan Cepat! Ini Cara Ambil e-SPPT PBB Jakarta Secara Online

April 23, 2026
Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

May 18, 2026
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Ketentuan Baru Pelaporan Struktur Manajemen Perusahaan dalam Coretax.

April 30, 2026
Pemutihan Pajak Kendaraan 2026: Ada Diskon hingga Penghapusan Denda

Pemutihan Pajak Kendaraan 2026: Ada Diskon hingga Penghapusan Denda

16
Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

10
Restitusi Pajak Tembus Rp198,71 Triliun, PPN dan PPnBM Mendominasi

Restitusi Pajak Tembus Rp198,71 Triliun, PPN dan PPnBM Mendominasi

6
Memahami Penghitungan PPh Final bagi Pengusaha Kecil pada 2026

Memahami Penghitungan PPh Final bagi Pengusaha Kecil pada 2026

5
PMK 71/2026 Ubah Skema Pembayaran Pokok Pajak dan Denda

PMK 71/2026 Ubah Skema Pembayaran Pokok Pajak dan Denda

November 1, 2026
Ekonomi Belum Tercatat Diperkirakan Rp10.000 Triliun, Hashim Soroti Pajak

Ekonomi Belum Tercatat Diperkirakan Rp10.000 Triliun, Hashim Soroti Pajak

November 1, 2026
DJP Bali Klarifikasi Data Wajib Pajak, Totalnya 10.000

DJP Bali Klarifikasi Data Wajib Pajak, Totalnya 10.000

November 1, 2026
Riset Jadi Sorotan dalam Forum Perpajakan Internasional 2026

Riset Jadi Sorotan dalam Forum Perpajakan Internasional 2026

November 1, 2026

Recent News

PMK 71/2026 Ubah Skema Pembayaran Pokok Pajak dan Denda

PMK 71/2026 Ubah Skema Pembayaran Pokok Pajak dan Denda

November 1, 2026
Ekonomi Belum Tercatat Diperkirakan Rp10.000 Triliun, Hashim Soroti Pajak

Ekonomi Belum Tercatat Diperkirakan Rp10.000 Triliun, Hashim Soroti Pajak

November 1, 2026
DJP Bali Klarifikasi Data Wajib Pajak, Totalnya 10.000

DJP Bali Klarifikasi Data Wajib Pajak, Totalnya 10.000

November 1, 2026
Riset Jadi Sorotan dalam Forum Perpajakan Internasional 2026

Riset Jadi Sorotan dalam Forum Perpajakan Internasional 2026

November 1, 2026

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version