website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Sunday, 26 July 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Piutang Perpajakan Neto Turun Jadi Rp68,13 Triliun

Yesaya Dapot Tua Sitompul by Yesaya Dapot Tua Sitompul
July 26, 2026
in Nasional
0 0
0
Piutang Perpajakan Neto Turun Jadi Rp68,13 Triliun
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Pemerintah mencatatkan penurunan pada nilai piutang perpajakan neto nasional hingga penghujung tahun lalu. Angka tagihan bersih perpajakan tersebut berkurang dari posisi akhir 2024 yang tercatat sebesar Rp73,74 triliun menjadi senilai Rp68,13 triliun pada akhir 2025. Perkembangan data keuangan negara ini dikutip resmi pada Kamis (16/7/2026).

Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) 2025 yang telah diaudit secara resmi oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), tren penurunan nilai piutang bersih secara akumulatif tersebut utamanya dipicu oleh susutnya nilai tagihan di bawah pengelolaan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

“Nilai piutang perpajakan bersih per 31 Desember 2025 yang dihitung berdasarkan nilai bersih yang dapat direalisasikan (net realizable value) sebesar Rp68,13 triliun (58,35% dari nilai bruto),” bunyi pernyataan resmi dalam dokumen LKPP 2025.

Baca Juga: Genjot Penerimaan PPN, DJP Awasi Usaha Lewat Coretax

Kenaikan Piutang Neto dan Bruto di Ditjen Pajak

Secara lebih terperinci, dinamika berbeda justru terlihat pada pos tagihan di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Nilai piutang perpajakan neto di otoritas pajak pusat ini tercatat mengalami sedikit kenaikan, bergerak dari Rp35,25 triliun menjadi Rp36,19 triliun pada akhir 2025.

Pertumbuhan piutang bersih di DJP tersebut sejalan dengan pembengkakan pada nilai piutang perpajakan bruto. Berdasarkan audit BPK, total piutang bruto DJP melesat dari angka Rp75,33 triliun menjadi Rp83,61 triliun pada periode yang sama.

Apabila ditinjau berdasarkan jenis pungutannya, pos Pajak Penghasilan (PPh) Badan dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi kontributor terbesar atas tumpukan piutang bruto di DJP. Piutang dari PPh Badan tercatat mencapai Rp23,66 triliun, sedangkan piutang PPN menyumbang nilai dominan hingga sebesar Rp30,43 triliun.

Baca Juga: Aturan Penunjukan Kuasa Baru Wajib Surat Pencabutan SKK

Penurunan Tajam Piutang di Ditjen Bea dan Cukai

Kondisi yang berbanding terbalik terjadi pada pos tagihan yang dikelola oleh DJBC. Nilai piutang perpajakan neto pada instansi kepabeanan dan cukai tersebut mengalami penurunan yang sangat signifikan, yakni merosot dari Rp38,49 triliun pada 2024 menjadi tersisa Rp31,94 triliun pada akhir 2025.

Penyusutan tajam pada nilai piutang bersih di DJBC ini didorong oleh keberhasilan penurunan angka piutang bruto secara menyeluruh. LKPP 2025 mencatat piutang bruto kepabeanan dan cukai berkurang dari sebelumnya Rp40,78 triliun menjadi Rp33,16 triliun.

Bila ditilik lebih mendalam ke struktur pembentuknya, sektor cukai hasil tembakau memberikan kontribusi paling dominan terhadap total tagihan di DJBC. Nilai piutang bruto yang bersumber dari cukai hasil tembakau tersebut tercatat mencapai angka Rp30,56 triliun.

Sumber Terkait:

  • Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia
  • Kementerian Keuangan Republik Indonesia
Yesaya Dapot Tua Sitompul

Yesaya Dapot Tua Sitompul

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Mudah dan Cepat! Ini Cara Ambil e-SPPT PBB Jakarta Secara Online

April 23, 2026
Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

May 18, 2026
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Cara Isi Daftar Bukti Pemotongan/Pemungutan PPh di SPT Tahunan WPOP

April 30, 2026
Lupa Sampaikan Pemberitahuan NPPN, Ini Risikonya bagi WP Orang Pribadi

Faktur Pajak “Tidak Ada” Tidak Dapat Dikreditkan, Namun Faktur Terlambat Masa Pajak Masih Bisa Dikreditkan: Putusan Majelis Dalam Sengketa Ppn

4
MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

4
Banjir Aturan Baru DJP: Dari Pedoman MAP, Pengaduan, hingga Insentif Magang

DJP Bongkar Sindikat ‘Desa’ Faktur Pajak Fiktif, Negara Rugi Rp180 Miliar

4
Pemerintah Targetkan PDB Manufaktur Nonmigas Tumbuh 5,51% pada 2026

Pemerintah Targetkan PDB Manufaktur Nonmigas Tumbuh 5,51% pada 2026

3
Realisasi Investasi Semester I/2026 Tembus Rp1.010,6 T

Realisasi Investasi Semester I/2026 Tembus Rp1.010,6 T

July 26, 2026
Piutang Perpajakan Neto Turun Jadi Rp68,13 Triliun

Piutang Perpajakan Neto Turun Jadi Rp68,13 Triliun

July 26, 2026
Pemerintah Wacanakan Insentif Pajak di PFII 50 Tahun

Pemerintah Wacanakan Insentif Pajak di PFII 50 Tahun

July 25, 2026
Pemprov Bengkulu Luncurkan e-PBBKB Tambal Kebocoran Daerah

Pemprov Bengkulu Luncurkan e-PBBKB Tambal Kebocoran Daerah

July 25, 2026

Recent News

Realisasi Investasi Semester I/2026 Tembus Rp1.010,6 T

Realisasi Investasi Semester I/2026 Tembus Rp1.010,6 T

July 26, 2026
Piutang Perpajakan Neto Turun Jadi Rp68,13 Triliun

Piutang Perpajakan Neto Turun Jadi Rp68,13 Triliun

July 26, 2026
Pemerintah Wacanakan Insentif Pajak di PFII 50 Tahun

Pemerintah Wacanakan Insentif Pajak di PFII 50 Tahun

July 25, 2026
Pemprov Bengkulu Luncurkan e-PBBKB Tambal Kebocoran Daerah

Pemprov Bengkulu Luncurkan e-PBBKB Tambal Kebocoran Daerah

July 25, 2026

Graha Binakarsa
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C RT.2/RW.5, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi Kota Jakarta Selatan, Jakarta 12940 (021) 21909087

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version