website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Sunday, 1 November 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Internasional

Perusahaan Asing Harus Pungut PPN Digital di Kazakhstan Mulai Awal 2026

Raihan ibadurrahman afif by Raihan ibadurrahman afif
November 7, 2025
in Internasional
0 0
0
Perusahaan Asing Harus Pungut PPN Digital di Kazakhstan Mulai Awal 2026
0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
ASTANA – Pemerintah Kazakhstan akan memberlakukan kebijakan baru yang mewajibkan perusahaan asing untuk menjadi pemungut PPN atas transaksi digital melalui ekosistem elektronik (PMSE) mulai 1 Januari 2026.

Menurut Edil Azimshayyk, Kepala Departemen Administrasi PPN di Badan Pendapatan Negara Kazakhstan, lonjakan transaksi digital di dalam negeri mendorong langkah ini sebagai bagian dari strategi memperkuat penerimaan pajak dan menjaga persaingan usaha yang adil.

“Jika mereka gagal mematuhi notifikasi pendaftaran, akses ke platform online mereka akan ditangguhkan.” – Edil Azimshayyk

Dengan kebijakan ini, otoritas pajak akan menyusun daftar pelaku usaha asing—termasuk pemasok barang, jasa, dan pekerjaan yang menjangkau pasar digital Kazakhstan—yang wajib terdaftar menjadi pemungut PPN PMSE. Untuk mendaftar, perusahaan harus menyerahkan surat konfirmasi yang memuat detail perusahaan ke otoritas pajak dalam waktu satu bulan setelah menerima pembayaran pertama dari pembeli di Kazakhstan. Tanggal pembayaran pertama menjadi penentu kapan status pemungut pajak diakui.

Baca juga: Malta beri keringanan pajak bagi keluarga beranak dua

Setelah terdaftar, perusahaan-perusahaan tersebut diwajibkan menyetorkan PPN PMSE setiap bulan. Bagi yang tidak mendaftar, Azimshayyk memperingatkan akan dikenakan pemblokiran: “Jika mereka gagal mematuhi notifikasi pendaftaran, akses ke platform online mereka akan ditangguhkan.”

Dalam rangka memantau kepatuhan, Badan Pendapatan Negara telah bekerjasama dengan bank sentral dan bank komersial untuk mengidentifikasi pelaku usaha yang belum patuh melalui analisis pembayaran warga Kazakhstan ke platform asing. Tarif PPN untuk platform asing pun akan naik dari 12% menjadi 16% mulai tahun 2026—meningkat tajam dari tarif standar sebelumnya 12% yang memang berlaku bagi penyedia asing sejak 2022.

Tak hanya asing: peraturan baru juga menyasar perusahaan lokal yang belum terdaftar sebagai pemungut PPN. Perusahaan dalam negeri akan menerima notifikasi dan diberikan waktu 30 hari kerja untuk mematuhi kewajiban pajaknya. Jika mengabaikan, transaksi pengeluaran melalui rekening bank mereka akan ditangguhkan hingga pendaftaran selesai.

Baca juga: Thailand bantah dapat keringanan bea masuk AS

Sebagai gambaran, volume transaksi digital di Kazakhstan pada 2023 telah mencapai sekitar US$1,3 miliar—sekitar 20% dari total penjualan digital nasional. Sementara total volume e-commerce pada tahun itu mencapai lebih dari US$4,8 miliar, atau menyumbang sekitar 13% dari total perdagangan eceran. Pemerintah menargetkan pangsa e-commerce naik ke 18,5% pada 2029 dan 20% pada 2030.

Bagi perusahaan asing yang beroperasi di pasar digital Kazakhstan, kebijakan ini menandai babak baru kepatuhan pajak global yang harus dipersiapkan dengan matang—mulai dari registrasi hingga penyetoran bulanan. Bagi pengamat pajak dan e-commerce, ini menjadi contoh bagaimana negara menyesuaikan regulasi pajak dengan ekonomi digital lintas batas.

Raihan ibadurrahman afif

Raihan ibadurrahman afif

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Mudah dan Cepat! Ini Cara Ambil e-SPPT PBB Jakarta Secara Online

April 23, 2026
Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

May 18, 2026
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Ketentuan Baru Pelaporan Struktur Manajemen Perusahaan dalam Coretax.

April 30, 2026
Pemutihan Pajak Kendaraan 2026: Ada Diskon hingga Penghapusan Denda

Pemutihan Pajak Kendaraan 2026: Ada Diskon hingga Penghapusan Denda

16
Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

10
Restitusi Pajak Tembus Rp198,71 Triliun, PPN dan PPnBM Mendominasi

Restitusi Pajak Tembus Rp198,71 Triliun, PPN dan PPnBM Mendominasi

6
Memahami Penghitungan PPh Final bagi Pengusaha Kecil pada 2026

Memahami Penghitungan PPh Final bagi Pengusaha Kecil pada 2026

5
PMK 71/2026 Ubah Skema Pembayaran Pokok Pajak dan Denda

PMK 71/2026 Ubah Skema Pembayaran Pokok Pajak dan Denda

November 1, 2026
Ekonomi Belum Tercatat Diperkirakan Rp10.000 Triliun, Hashim Soroti Pajak

Ekonomi Belum Tercatat Diperkirakan Rp10.000 Triliun, Hashim Soroti Pajak

November 1, 2026
DJP Bali Klarifikasi Data Wajib Pajak, Totalnya 10.000

DJP Bali Klarifikasi Data Wajib Pajak, Totalnya 10.000

November 1, 2026
Riset Jadi Sorotan dalam Forum Perpajakan Internasional 2026

Riset Jadi Sorotan dalam Forum Perpajakan Internasional 2026

November 1, 2026

Recent News

PMK 71/2026 Ubah Skema Pembayaran Pokok Pajak dan Denda

PMK 71/2026 Ubah Skema Pembayaran Pokok Pajak dan Denda

November 1, 2026
Ekonomi Belum Tercatat Diperkirakan Rp10.000 Triliun, Hashim Soroti Pajak

Ekonomi Belum Tercatat Diperkirakan Rp10.000 Triliun, Hashim Soroti Pajak

November 1, 2026
DJP Bali Klarifikasi Data Wajib Pajak, Totalnya 10.000

DJP Bali Klarifikasi Data Wajib Pajak, Totalnya 10.000

November 1, 2026
Riset Jadi Sorotan dalam Forum Perpajakan Internasional 2026

Riset Jadi Sorotan dalam Forum Perpajakan Internasional 2026

November 1, 2026

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version