website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Friday, 18 September 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Penyebab Akun Role Drafter Coretax Tidak Bisa Lihat Bukti Potong Terbit

Yesaya Dapot Tua Sitompul by Yesaya Dapot Tua Sitompul
May 22, 2026
in Nasional
0 0
0
Penyebab Akun Role Drafter Coretax Tidak Bisa Lihat Bukti Potong Terbit
0
SHARES
25
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Implementasi sistem administrasi perpajakan baru membawa perubahan besar pada pembagian hak akses administrasi perusahaan. Sejumlah wajib pajak dilaporkan mengalami kendala teknis saat mengelola akun korporasi, di mana pengguna yang memegang role drafter di akun Coretax DJP milik wajib pajak badan mendapati keterbatasan akses ketika ingin melihat atau mengunduh dokumen bukti potong (bupot) yang statusnya sudah resmi diterbitkan.

Merespons kendala administratif tersebut, contact center resmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Kring Pajak, memberikan penjelasan regulasi. Otoritas menegaskan bahwa visibilitas terhadap menu e-Bupot serta berkas dokumen bukti potong di dalam platform sangat dipengaruhi dan dibatasi secara ketat oleh jenis peran serta hak akses yang melekat pada akun pengguna bersangkutan.

“Jika role-nya hanya drafter saja, maka hanya memiliki akses sampai dengan membuat draft SPT saja,” jelas Kring Pajak melalui saluran media sosial resminya pada Senin (11/5/2026).

Mekanisme Akses Dokumen e-Bupot

Pihak Kring Pajak merinci bahwa pengguna dengan kualifikasi role drafter secara teknis hanya diberikan kewenangan oleh sistem untuk melihat dokumen perpajakan yang statusnya masih berupa rancangan atau belum terbit. Kebijakan sistemik ini menjadi alasan utama mengapa dokumen bukti potong yang telah sah diterbitkan tidak akan muncul pada kompilasi menu e-Bupot akun tersebut.

Baca Juga: DJP: Big Data Jadi Senjata Utama Reformasi Pajak

Guna mengatasi hambatan operasional dan melihat dokumen bupot yang sudah terbit, wajib pajak diwajibkan untuk masuk (login) menggunakan akun milik Person in Charge (PIC) utama atau akun perwakilan yang memegang otoritas sebagai signer. Langkah alternatif lain yang dapat ditempuh adalah dengan memanfaatkan mekanisme fitur impersonate langsung menuju ke akun utama badan usaha.

Jika dalam pelaksanaannya menu e-Bupot sama sekali tidak muncul di layar, pengguna disarankan melakukan pemeriksaan ulang konfigurasi struktur pembagian tugas pada pengaturan akun Coretax. Manajemen perubahan dan otorisasi hak akses ini dapat dieksekusi secara mandiri melalui navigasi menu Portal Saya, kemudian masuk ke sub-menu Profil Saya, memilih Wakil/Kuasa Saya, lalu mengklik opsi Assign Roles.

Mengenal Konsep Impersonating untuk Keamanan Akun

Sebagai informasi penunjang reformasi birokrasi, Coretax DJP sengaja memperkenalkan konsep impersonating dalam tata cara pelaksanaan hak dan kewajiban perpajakan bagi wajib pajak badan. Pembaruan arsitektur digital ini diterapkan salah satunya demi menghapus kebiasaan berisiko berupa berbagi kata sandi (sharing password) akun wajib pajak badan yang rawan penyalahgunaan.

Baca Juga: Shadow Economy Jadi Biang Rendahnya Tax Ratio RI

Lewat kehadiran konsep impersonating ini, pengelolaan administrasi akun korporasi kini wajib dilakukan secara terpusat lewat akun wajib pajak orang pribadi yang telah ditunjuk resmi sebagai PIC utama, wakil, kuasa, atau PIC yang memimpin tempat kegiatan usaha (cabang) sesuai porsi penugasan.

Pihak penanggung jawab atau PIC utama juga dibekali wewenang penuh untuk mendistribusikan klaster peran kepada setiap staf internal yang terlibat. Penentuan batas kerja staf tersebut dapat dikonfigurasi secara spesifik dengan memberikan tanda centang pada pilihan daftar menu turun (drop down list) yang tersedia pada kolom Tetapkan Role.

Baca Juga: PPN Rumah 100% DTP Diperpanjang Sampai Desember 2025

Secara garis besar, delegasi wewenang perpajakan di dalam ekosistem baru ini dikelompokkan menjadi dua pilar utama. Pertama, role drafter yang bertugas sebagai tim penyusun, perancang, serta penyiap kelengkapan dokumen laporan perpajakan sebelum diserahkan. Kedua, kualifikasi peran sebagai signer yang memegang hak mutlak sebagai pihak penandatangan dokumen persetujuan secara legal.

Sumber Terkait:

  • Direktorat Jenderal Pajak RI
Yesaya Dapot Tua Sitompul

Yesaya Dapot Tua Sitompul

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Mudah dan Cepat! Ini Cara Ambil e-SPPT PBB Jakarta Secara Online

April 23, 2026
Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

May 18, 2026
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Cara Isi Daftar Bukti Pemotongan/Pemungutan PPh di SPT Tahunan WPOP

April 30, 2026
Bapenda Tagih Pajak Reklame Kotawaringin Barat

Bapenda Tagih Pajak Reklame Kotawaringin Barat

11
DPR Setujui Target Pertumbuhan Ekonomi 2027 Sebesar 6%

DPR Setujui Target Pertumbuhan Ekonomi 2027 Sebesar 6%

8
DJP Catat Penerimaan Pajak 2026 Tumbuh 27% hingga Agustus

DJP Catat Penerimaan Pajak 2026 Tumbuh 27% hingga Agustus

6
Indonesia Dorong P3B Irlandia untuk Efisiensi Dagang

Indonesia Dorong P3B Irlandia untuk Efisiensi Dagang

5
Razia Pajak Kendaraan Tanah Datar Digelar, 62,9% Masih Menunggak

Razia Pajak Kendaraan Tanah Datar Digelar, 62,9% Masih Menunggak

September 18, 2026
Restitusi Pajak Turun 37%, Realisasi Capai Rp191,82 Triliun

Restitusi Pajak Turun 37%, Realisasi Capai Rp191,82 Triliun

September 18, 2026
Razia Pajak Kendaraan Tarakan, Kejar Target PKB Rp42 Miliar

Razia Pajak Kendaraan Tarakan, Kejar Target PKB Rp42 Miliar

September 18, 2026
Pajak Karbon Kolombia Diatur dalam Pasar Karbon Nasional

Works for Taxes Kolombia Diperluas untuk Rekonstruksi

September 18, 2026

Recent News

Razia Pajak Kendaraan Tanah Datar Digelar, 62,9% Masih Menunggak

Razia Pajak Kendaraan Tanah Datar Digelar, 62,9% Masih Menunggak

September 18, 2026
Restitusi Pajak Turun 37%, Realisasi Capai Rp191,82 Triliun

Restitusi Pajak Turun 37%, Realisasi Capai Rp191,82 Triliun

September 18, 2026
Razia Pajak Kendaraan Tarakan, Kejar Target PKB Rp42 Miliar

Razia Pajak Kendaraan Tarakan, Kejar Target PKB Rp42 Miliar

September 18, 2026
Pajak Karbon Kolombia Diatur dalam Pasar Karbon Nasional

Works for Taxes Kolombia Diperluas untuk Rekonstruksi

September 18, 2026

Graha Binakarsa
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C RT.2/RW.5, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi Kota Jakarta Selatan, Jakarta 12940 (021) 21909087

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version