website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Saturday, 31 October 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Penjualan Mobil Listrik Melonjak 18,27%, Airlangga: Terjadi Pergeseran dari Mobil BBM

Johannes Albert by Johannes Albert
December 4, 2025
in Nasional
0 0
0
Penjualan Mobil Listrik Melonjak 18,27%, Airlangga: Terjadi Pergeseran dari Mobil BBM
0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Penjualan mobil listrik di Indonesia menunjukkan tren menguat. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa pada Oktober 2025, penjualan kendaraan listrik meningkat sebesar 18,27%. Kenaikan ini disebut sebagai tanda bahwa masyarakat semakin berpindah dari mobil berbahan bakar minyak (BBM) ke kendaraan elektrifikasi.

Sebaliknya, penjualan mobil berbahan bakar bensin atau internal combustion engine (ICE) pada periode yang sama tercatat stagnan.

“Penjualan mobil stabil, namun penjualan mobil listrik naik 18,27%. Terjadi shifting dari penggunaan mobil bensin ke mobil listrik,” kata Airlangga, Kamis (4/12/2025).

Pergeseran ini dinilai pemerintah sejalan dengan program percepatan elektrifikasi sejak 2023. Untuk memahami kebijakan administrasi pajak lainnya, Anda dapat membaca:

Baca juga: NIK–NPWP Belum Terkoneksi? Begini Aturannya

Pemerintah Sambut Positif Peningkatan EV

Airlanga juga menilai peningkatan jumlah kendaraan listrik akan mempengaruhi harga pasar mobil konvensional. Menurutnya, kompetisi dari kendaraan listrik dapat menekan harga mobil berbahan bakar BBM sehingga lebih terjangkau bagi masyarakat.

“Di pameran otomotif di BSD, harga mobil rata-rata Rp300 juta, bahkan ada yang Rp175–Rp190 juta. Dengan kehadiran EV, harga mobil tertekan ke bawah, dan ini belum pernah terjadi sebelumnya,” jelasnya.

Untuk melihat bagaimana negara lain mengatur kebijakan pajak, Anda dapat membaca:

Baca juga: Parlemen Korsel Setujui Tarif Pajak Dividen Baru Maksimum 30%

Kemenperin: 73% EV yang Terjual Masih Impor

Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arief, menjelaskan bahwa meskipun penjualan kendaraan listrik meningkat signifikan, mayoritas unit yang terjual pada 2025 masih merupakan produk impor.

Dari total 69.146 unit kendaraan listrik yang terjual, sebanyak 73% merupakan kendaraan yang diproduksi di luar negeri. Kondisi ini menyebabkan nilai tambah industri dan penyerapan tenaga kerja lebih banyak berada di negara asal produksi.

“Segmen kendaraan lain yang diproduksi dalam negeri justru mengalami penurunan signifikan, jauh di bawah jumlah produksi tahunan,” ujar Febri.

Untuk mengikuti perkembangan strategi insentif luar negeri, Anda dapat membaca:

Baca juga: Mesir Siapkan Insentif Pajak Jilid II

Kemenperin Dorong Insentif Fiskal untuk Industri Otomotif Nasional

Melihat dominasi kendaraan listrik impor, Kemenperin menilai insentif fiskal sangat dibutuhkan untuk menjaga daya saing industri otomotif lokal. Insentif ini diharapkan dapat menjaga utilisasi pabrik, melindungi investasi, dan mempertahankan tenaga kerja di sektor otomotif.

Menurut Febri, insentif tersebut nantinya kemungkinan akan diarahkan kepada:

  • Segmen kelas menengah ke bawah
  • Kendaraan dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) lebih tinggi

“Walaupun jenis dan bentuk insentif belum dirumuskan, arah kebijakannya pasti mendukung industri dan tenaga kerja lokal,” tuturnya.

“Kenaikan penjualan EV 18,27% menandai pergeseran besar pasar otomotif, namun dominasi impor menjadi tantangan utama bagi industri nasional.”

Sumber terkait:

  • Kemenko Perekonomian – ekon.go.id
  • Kementerian Perindustrian – kemenperin.go.id
  • Kementerian Keuangan Republik Indonesia – kemenkeu.go.id
Johannes Albert

Johannes Albert

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Mudah dan Cepat! Ini Cara Ambil e-SPPT PBB Jakarta Secara Online

April 23, 2026
Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

May 18, 2026
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Ketentuan Baru Pelaporan Struktur Manajemen Perusahaan dalam Coretax.

April 30, 2026
Pemutihan Pajak Kendaraan 2026: Ada Diskon hingga Penghapusan Denda

Pemutihan Pajak Kendaraan 2026: Ada Diskon hingga Penghapusan Denda

15
Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

10
Restitusi Pajak Tembus Rp198,71 Triliun, PPN dan PPnBM Mendominasi

Restitusi Pajak Tembus Rp198,71 Triliun, PPN dan PPnBM Mendominasi

6
Memahami Penghitungan PPh Final bagi Pengusaha Kecil pada 2026

Memahami Penghitungan PPh Final bagi Pengusaha Kecil pada 2026

5
Diskon Tarif Bandara 50% Berlaku di 36 Bandara Saat Nataru

Diskon Tarif Bandara 50% Berlaku di 36 Bandara Saat Nataru

October 31, 2026
Edukasi Pajak Sejak Dini Diperkenalkan kepada Siswa Banyuasin

Edukasi Pajak Sejak Dini Diperkenalkan kepada Siswa Banyuasin

October 31, 2026
Pajak Offshore China 20% Ubah Strategi Aset ke AS

Pajak Offshore China 20% Ubah Strategi Aset ke AS

October 31, 2026
DTA Jersey-Oman Diteken, Investasi Dua Arah Didorong

DTA Jersey-Oman Diteken, Investasi Dua Arah Didorong

October 30, 2026

Recent News

Diskon Tarif Bandara 50% Berlaku di 36 Bandara Saat Nataru

Diskon Tarif Bandara 50% Berlaku di 36 Bandara Saat Nataru

October 31, 2026
Edukasi Pajak Sejak Dini Diperkenalkan kepada Siswa Banyuasin

Edukasi Pajak Sejak Dini Diperkenalkan kepada Siswa Banyuasin

October 31, 2026
Pajak Offshore China 20% Ubah Strategi Aset ke AS

Pajak Offshore China 20% Ubah Strategi Aset ke AS

October 31, 2026
DTA Jersey-Oman Diteken, Investasi Dua Arah Didorong

DTA Jersey-Oman Diteken, Investasi Dua Arah Didorong

October 30, 2026

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version