Pemkot Manila Berhasil Tagih Rp45 Miliar dari Kontraktor Nakal

MANILA, PajakNow — Pemerintah Kota (Pemkot) Manila berhasil menghimpun pajak senilai PHP160 juta atau sekitar Rp45,7 miliar dari para kontraktor yang menunggak pajak proyek pengendalian banjir.Melalui operasi penagihan intensif, Wali Kota Isko Moreno menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentoleransi pelanggaran terhadap Manila Revenue Code yang mengatur pajak kontraktor. Upaya tersebut dilakukan setelah pemkot melayangkan peringatan keras kepada perusahaan yang belum melunasi kewajiban mereka.

“Kami tidak akan berhenti menagih pajak, di mana pun kalian berada. Kalian wajib membayar sesuai undang-undang,”

— Isko Moreno, Wali Kota Manila

Menurut Moreno, dana hasil penagihan pajak ini akan digunakan untuk dua prioritas utama. Pertama, melunasi utang Pemkot Manila kepada Pamantasan ng Lungsod ng Maynila sebesar PHP58 juta. Kedua, mengalokasikan PHP25 juta untuk membayar gaji guru serta kebutuhan pendidikan lainnya yang tertunggak sejak beberapa tahun lalu.

Baca Juga: Irlandia Turunkan PPN Apartemen Jadi 9%, Dorong Hunian Terjangkau

“Itu adalah kewajiban dari tahun-tahun sebelumnya kepada para guru. Kini saatnya kita tepati janji,” jelas Moreno, dikutip dari Philippine News Agency.

Pemkot juga menemukan sejumlah proyek pengendalian banjir bermasalah yang dilaporkan telah selesai namun faktanya tidak pernah dibangun. Proyek fiktif tersebut dibiayai penuh oleh pemerintah pusat dan kini tengah dalam proses penyelidikan. Para kontraktor yang terbukti melanggar akan masuk daftar hitam dan dilarang mengikuti proyek pemerintah ke depan.

Baca Juga :China Batasi Ekspor Logam Langka, Trump Balas Bea Masuk 100%

Exit mobile version