LONDON – Klaim bahwa peningkatan pengeboran minyak dan gas di Laut Utara dapat menurunkan tagihan energi rumah tangga dinilai tidak realistis. Para ahli menyebut gagasan tersebut sebagai “fantasi belaka” dan menilai transisi ke energi terbarukan justru lebih efektif dalam menekan biaya.
Analisis dari University of Oxford Smith School menunjukkan bahwa penggunaan energi terbarukan secara penuh, termasuk elektrifikasi pemanas rumah dengan teknologi seperti heat pump, berpotensi menghemat hingga £441 per tahun bagi rumah tangga di Inggris.
“Gagasan bahwa menguras sumber daya Laut Utara akan menurunkan tagihan rumah tangga adalah fantasi belaka.”
— Dr. Anupama Sen
Sebaliknya, eksploitasi maksimal minyak dan gas Laut Utara hanya diperkirakan memberikan penghematan sekitar £16 hingga £82 per tahun. Bahkan, penghematan tersebut baru dapat dirasakan apabila penerimaan pajak dari sektor energi fosil didistribusikan kembali kepada masyarakat.
Harga Energi Ditentukan Pasar Global
Para analis menekankan bahwa harga minyak dan gas sangat dipengaruhi oleh pasar global, sehingga peningkatan produksi domestik tidak serta-merta berdampak langsung terhadap penurunan tagihan energi bagi konsumen.
Tanpa kebijakan redistribusi yang jelas, penerimaan pajak dari sektor energi tidak akan otomatis menurunkan biaya listrik atau gas rumah tangga.
Analisis ini juga muncul di tengah ketidakpastian pasar energi global akibat konflik geopolitik, termasuk ketegangan di Timur Tengah yang memengaruhi jalur distribusi energi utama seperti Selat Hormuz.
Energi Terbarukan Lebih Hemat Jangka Panjang
Dalam skenario transisi energi bersih, penghematan biaya dapat bervariasi tergantung tingkat elektrifikasi. Rumah tangga yang hanya menggunakan listrik bersih dapat menghemat sekitar £105 per tahun.
Sementara itu, rumah tangga yang mengganti sistem pemanas berbasis gas dengan pompa panas listrik dapat menghemat hingga sekitar £330 per tahun. Jika kebijakan pembiayaan energi dialihkan ke pajak umum, total penghematan bahkan bisa mencapai £441 per tahun.
“Pendekatan ‘bor sebanyak mungkin’ justru berpotensi membuat biaya rumah tangga lebih tinggi dibandingkan transisi energi bersih.”
— Dr. Anupama Sen
Para peneliti juga menekankan bahwa investasi awal, seperti pemasangan pompa panas dan peningkatan insulasi rumah, menjadi faktor penting untuk mencapai efisiensi biaya dalam jangka panjang.
Perdebatan Kebijakan Energi
Pemerintah Inggris saat ini mendorong percepatan transisi energi bersih melalui pengembangan tenaga surya dan angin, serta kebijakan untuk meringankan beban masyarakat, termasuk opsi pembatalan kenaikan pajak bahan bakar.
Namun, sebagian kalangan politik seperti Partai Konservatif dan Reform UK tetap mendorong peningkatan produksi minyak dan gas domestik serta pengurangan kebijakan menuju ekonomi net-zero.
Perdebatan ini mencerminkan perbedaan pandangan antara strategi jangka pendek untuk menjaga pasokan energi dan strategi jangka panjang dalam menekan biaya serta emisi karbon.
