website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Sunday, 1 November 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Internasional

Pajak: Redam Tekanan Inflasi, Australia Perpanjang Relaksasi Cukai Bahan Bakar

Muhammad Naufal Arya Saka by Muhammad Naufal Arya Saka
June 23, 2026
in Internasional
0 0
0
Paket Pajak Perumahan Australia AU$297 Juta Rilis, Fokus Insentif Pembeli Rumah Pertama
0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

CANBERRA – Pemerintah Federal Australia resmi mengambil langkah intervensi fiskal darurat dengan memperpanjang masa berlaku pemangkasan tarif cukai Bahan Bakar Minyak (BBM). Kebijakan taktis ini diambil guna memproteksi daya beli domestik dari hantaman volatilitas harga energi global yang dipicu oleh konflik geopolitik yang kian dinamis.

Perdana Menteri Anthony Albanese mengonfirmasi bahwa relaksasi instrumen cukai ini akan berlanjut selama satu bulan penuh, efektif mulai 1 Juli hingga 2 Agustus 2026. Kendati demikian, guna menjaga stabilitas postur anggaran jangka panjang, besaran insentif yang dikucurkan kali ini akan disesuaikan secara bertahap lebih rendah dibanding kuartal sebelumnya.

Baca Juga: Pajak: Dobrak Tradisi Monarki, Raja Charles III Buka-Bukaan SPT Pribadi ke Publik

Sejak April lalu, publik Australia telah menikmati manfaat pemotongan pajak bahan bakar sebesar 32 sen per liter. Kebijakan protektif tersebut awalnya dirancang sebagai bantalan ekonomi saat harga minyak mentah dunia melonjak tajam akibat eskalasi konflik di Timur Tengah serta disrupsi jalur pasokan internasional menyusul penutupan Selat Hormuz.

“Meskipun terjadi penurunan harga bensin yang signifikan dan menggembirakan baru-baru ini, kami menyadari masyarakat masih berada di bawah tekanan.”

— Anthony Albanese, Perdana Menteri Australia

Strategi Gradual Mencegah Panic Buying dan Dampak Perekonomian

Memasuki fase perpanjangan per 1 Juli, nilai diskon cukai disesuaikan menjadi 16 sen per liter, baik untuk komoditas bensin maupun solar. Melalui kalkulasi otoritas, pemotongan tarif ini diproyeksikan tetap mampu memangkas pengeluaran pengisian tangki kendaraan standar volume 65 liter hingga AU$11 per transaksi, memberikan ruang fiskal tambahan bagi arus kas rumah tangga.

Dampak Fiskal: Selain menyasar kendaraan pribadi, pungutan jalan kendaraan berat juga dipotong 16 sen per liter, menelan biaya anggaran (*revenue forgone*) mencapai AU$400 juta atau setara Rp5 triliun.

Baca Juga: Pajak: Antisipasi Moral Hazard, Banten Stop Pemutihan dan Manjakan Wajib Pajak Patuh

Menteri Keuangan Jim Chalmers menegaskan bahwa reduksi besaran insentif secara gradual ini sengaja dirancang untuk menghindari lonjakan antrean atau *panic buying* di berbagai stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) sebelum masa diskon berakhir sepenuhnya. Mengingat cadangan energi domestik berada dalam level aman, kabinet mengimbau pelaku industri ritel dan logistik untuk tetap beroperasi secara wajar tanpa perlu melakukan aksi penimbunan komoditas.

Sumber Terkait:

  • Australian Government – Prime Minister of Australia
  • Australian Government – The Treasury
Muhammad Naufal Arya Saka

Muhammad Naufal Arya Saka

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Mudah dan Cepat! Ini Cara Ambil e-SPPT PBB Jakarta Secara Online

April 23, 2026
Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

May 18, 2026
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Ketentuan Baru Pelaporan Struktur Manajemen Perusahaan dalam Coretax.

April 30, 2026
Pemutihan Pajak Kendaraan 2026: Ada Diskon hingga Penghapusan Denda

Pemutihan Pajak Kendaraan 2026: Ada Diskon hingga Penghapusan Denda

16
Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

10
Restitusi Pajak Tembus Rp198,71 Triliun, PPN dan PPnBM Mendominasi

Restitusi Pajak Tembus Rp198,71 Triliun, PPN dan PPnBM Mendominasi

6
Memahami Penghitungan PPh Final bagi Pengusaha Kecil pada 2026

Memahami Penghitungan PPh Final bagi Pengusaha Kecil pada 2026

5
PMK 71/2026 Ubah Skema Pembayaran Pokok Pajak dan Denda

PMK 71/2026 Ubah Skema Pembayaran Pokok Pajak dan Denda

November 1, 2026
Ekonomi Belum Tercatat Diperkirakan Rp10.000 Triliun, Hashim Soroti Pajak

Ekonomi Belum Tercatat Diperkirakan Rp10.000 Triliun, Hashim Soroti Pajak

November 1, 2026
DJP Bali Klarifikasi Data Wajib Pajak, Totalnya 10.000

DJP Bali Klarifikasi Data Wajib Pajak, Totalnya 10.000

November 1, 2026
Riset Jadi Sorotan dalam Forum Perpajakan Internasional 2026

Riset Jadi Sorotan dalam Forum Perpajakan Internasional 2026

November 1, 2026

Recent News

PMK 71/2026 Ubah Skema Pembayaran Pokok Pajak dan Denda

PMK 71/2026 Ubah Skema Pembayaran Pokok Pajak dan Denda

November 1, 2026
Ekonomi Belum Tercatat Diperkirakan Rp10.000 Triliun, Hashim Soroti Pajak

Ekonomi Belum Tercatat Diperkirakan Rp10.000 Triliun, Hashim Soroti Pajak

November 1, 2026
DJP Bali Klarifikasi Data Wajib Pajak, Totalnya 10.000

DJP Bali Klarifikasi Data Wajib Pajak, Totalnya 10.000

November 1, 2026
Riset Jadi Sorotan dalam Forum Perpajakan Internasional 2026

Riset Jadi Sorotan dalam Forum Perpajakan Internasional 2026

November 1, 2026

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version