BITUNG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bitung, Sulawesi Utara, menunjukkan performa fiskal yang impresif pada pembukaan tahun anggaran 2026. Memasuki akhir kuartal pertama, realisasi penerimaan pajak daerah tercatat tumbuh positif dan diproyeksikan menjadi mesin utama dalam memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara keseluruhan.
Plt. Kepala Bapenda Kota Bitung, Theo Rorong, memaparkan bahwa hingga saat ini perolehan pajak daerah telah menyentuh angka Rp17,96 miliar, atau sekitar 19,82% dari target tahunan yang ditetapkan. Pencapaian ini merupakan hasil nyata dari strategi transformasi fiskal yang mengedepankan efisiensi birokrasi dan kemudahan aksesibilitas bagi para wajib pajak di Kota Cakalang.
Tiga Pilar Transformasi Bapenda Bitung untuk Optimalisasi PAD
Untuk memastikan tren kenaikan ini terus berlanjut, Bapenda Kota Bitung mengimplementasikan tiga pilar transformasi strategis. Pertama, akselerasi inovasi layanan digital yang memungkinkan masyarakat menuntaskan kewajiban pajak tanpa perlu mengantre secara fisik. Langkah modernisasi ini bertujuan memberikan kenyamanan maksimal sekaligus mempercepat arus likuiditas kas daerah.
Pilar kedua berfokus pada penguatan transparansi, di mana sistem menjamin setiap transaksi perpajakan tercatat secara real-time dan akuntabel. Sementara pilar ketiga diarahkan pada intensifikasi dan ekstensifikasi pajak, yakni penyisiran potensi sumber penerimaan baru yang selama ini belum terdata optimal guna memperluas basis pemungutan pajak di seluruh wilayah Bitung.
“Pertumbuhan penerimaan pajak di kuartal pertama ini adalah sinyal yang sangat positif. Kami berkomitmen terus menggali potensi pajak daerah yang belum maksimal melalui penguatan ekosistem digital.”
— Theo Rorong, Plt. Kepala Bapenda Kota Bitung
Rincian Capaian Realisasi Pendapatan Kota Bitung Kuartal I/2026
Selain kontribusi masif dari sektor pajak, berbagai instrumen pendapatan daerah lainnya juga menunjukkan tren yang selaras. Sinergi antara pengawasan lapangan yang ketat dan kemudahan layanan berbasis aplikasi diharapkan mampu membawa capaian tahun ini melampaui target. Berikut adalah rincian capaian PAD Kota Bitung hingga penutupan Kuartal I/2026:
- Pajak Daerah: Rp17,96 Miliar
- Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah: Rp5,28 Miliar
- Retribusi Daerah: Rp631,9 Juta
- Lain-lain PAD yang Sah: Rp362,6 Juta
Melalui integrasi data yang lebih solid dan infrastruktur digital yang semakin mumpuni, Pemerintah Kota Bitung optimis tingkat kepatuhan wajib pajak akan meningkat secara signifikan. Optimalisasi fiskal ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi kemandirian daerah dalam membiayai pembangunan infrastruktur serta meningkatkan kualitas layanan publik bagi seluruh warga Bitung.













