MotoGP Mandalika Dongkrak Ekonomi hingga Rp4,8 Triliun

JAKARTA – Pemerintah memproyeksikan ajang internasional MotoGP Mandalika 2025 menghasilkan perputaran ekonomi mencapai Rp4,8 triliun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso menjelaskan, nilai tersebut mencakup pergerakan di sektor akomodasi, transportasi, kuliner, dan produk kreatif. Menurutnya, antusiasme wisatawan terhadap ajang sport tourism menjadi faktor utama meningkatnya aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.

“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat daya saing kawasan dan menarik lebih banyak investasi strategis.”

— Susiwijono Moegiarso, Sekretaris Kemenko Perekonomian

Ajang MotoGP 2025 disebut lebih sukses dibandingkan tahun sebelumnya. Data menunjukkan jumlah penonton naik 15,73%, dari 121.252 orang pada 2024 menjadi 140.324 penonton pada tahun ini. Selain itu, kunjungan ke area Paddock dan VIP Village meningkat hingga 36%, menandakan minat tinggi terhadap pariwisata olahraga di Indonesia.

Lebih lanjut, Susiwijono menyebut bahwa keberhasilan penyelenggaraan MotoGP memperkuat posisi KEK Mandalika sebagai pusat investasi dan pariwisata berkelas dunia. Ajang ini juga mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah serta memperluas lapangan kerja di kawasan timur Indonesia.

“MotoGP membuktikan KEK Mandalika bukan hanya simbol pembangunan, tetapi motor penggerak ekonomi daerah dan magnet investasi baru,” ujar Susiwijono.

Hingga Juni 2025, realisasi investasi di KEK Mandalika telah mencapai Rp5,7 triliun, dengan serapan tenaga kerja mencapai 19.010 orang dan sebanyak 28 pelaku usaha aktif beroperasi di dalam kawasan tersebut. Pemerintah menilai capaian ini sebagai bukti nyata sinergi antara sektor publik dan swasta dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Sebagai langkah lanjutan, pemerintah berencana mengembangkan layanan transportasi baru seperti seaplane untuk meningkatkan konektivitas wisatawan menuju KEK Mandalika dan destinasi sekitarnya. Fasilitas ini diharapkan memperkuat infrastruktur pariwisata dan mempermudah akses dari berbagai wilayah.

“Pemerintah berkomitmen menjaga keberlanjutan Mandalika sebagai pusat pariwisata, olahraga, dan investasi internasional,” tutup Susiwijono.

Dengan berbagai inisiatif tersebut, pemerintah menargetkan KEK Mandalika akan terus berkembang sebagai kawasan unggulan sport tourism Indonesia, sekaligus simbol kemajuan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Exit mobile version