website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Tuesday, 15 September 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Regional

Hadapi Gejolak Global, RI Perluas Basis Pajak demi Ketahanan Fiskal

Muhammad Naufal Arya Saka by Muhammad Naufal Arya Saka
July 10, 2026
in Regional
0 0
0
Akselerasi Tata Kelola Manajemen Data untuk Optimalisasi Pajak Daerah
0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SIDOARJO – Di tengah ketidakpastian geopolitik dan dinamika ekonomi global yang kian fluktuatif, Pemerintah Indonesia memperketat benteng pertahanan ekonominya. Melalui Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur II, otoritas fiskal secara resmi meluncurkan strategi perluasan basis perpajakan makro sebagai instrumen vital untuk menjaga kesinambungan pembangunan dan ketahanan anggaran negara.

Langkah taktis ini diintegrasikan melalui forum silaturahmi dan dialog perpajakan tingkat tinggi bertajuk “Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global.” Forum ini dirancang khusus untuk memetakan ruang-ruang ekonomi baru yang potensial guna memperlebar jaring penerimaan negara, sekaligus mereduksi ketergantungan pada fluktuasi komoditas eksternal.

Otoritas menegaskan bahwa perluasan basis pajak bukan sekadar upaya mengejar target angka nominal, melainkan fondasi utama kedaulatan sebuah negara. Dalam lanskap ekonomi modern, struktur penerimaan yang sehat adalah prasyarat mutlak agar instrumen APBN mampu bekerja optimal sebagai peredam kejut (*shock absorber*) atas krisis multidimensi dunia.

Baca Juga: Barikade BBM Subsidi Bagi Penunggak PKB Mulai Membelah Kebijakan Fiskal Antardaerah

Plh Kepala Kanwil DJP Jawa Timur II, Agung Yudha Hadiyanto, memaparkan fakta krusial mengenai postur APBN saat ini. Kontribusi sektor perpajakan terhadap total pendapatan negara telah menembus angka 74,7 persen, atau menyuntikkan dana segar senilai Rp2.357,7 triliun ke kas negara. Angka ini menempatkan institusi perpajakan sebagai tulang punggung utama penjaga kedaulatan pembangunan nasional.

“Hari Pajak merupakan momentum untuk memperkuat sinergi antara DJP dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keberlanjutan penerimaan negara.”

— Agung Yudha Hadiyanto, Plh Kepala Kanwil DJP Jawa Timur II

Rapor Positif Regional dan Integrasi Ekosistem Multi-Stakeholder

Pada level regional, Kanwil DJP Jawa Timur II mengemban misi besar untuk mengamankan pasokan penerimaan senilai Rp36,37 triliun. Kinerja solid berhasil ditunjukkan hingga awal Juli 2026, di mana realisasi penerimaan pajak neto di wilayah kerja tersebut berhasil mencatatkan pertumbuhan impresif sebesar 25,11 persen secara tahunan (*year-on-year*).

Baca Juga: Tekan Rapor Merah SPT Karyawan, Otoritas Pajak Tangerang Barat Intervensi Puluhan Pemberi Kerja

Pertumbuhan yang akseleratif tersebut direncanakan akan terus dipacu melalui dua pilar utama, yakni penegakan kepatuhan sukarela (*voluntary compliance*) serta intensifikasi intensif pada sektor-sektor ekonomi digital dan informal terstruktur. Pendekatan ini dilakukan demi mewujudkan keadilan iklim usaha di tanah air.

Keadilan Sistemik: Strategi perluasan basis pajak mengedepankan asas keadilan yang merata, sehingga beban fiskal tidak hanya bertumpu pada kelompok wajib pajak lama, melainkan didistribusikan secara proporsional kepada seluruh pelaku ekonomi yang telah memetik manfaat dari ekosistem nasional.

Guna memuluskan peta jalan perpajakan jangka panjang ini, DJP secara aktif membangun jembatan komunikasi lintas sektor yang melibatkan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, asosiasi pelaku usaha, institusi pendidikan tinggi, hingga pelaku media massa. Kolaborasi pentahelix ini diyakini mampu melahirkan transparansi tinggi dan memperkuat kepercayaan publik (*public trust*) terhadap sistem administrasi fiskal nasional.

Sumber Terkait:

  • Direktorat Jenderal Pajak (DJP)
  • Kementerian Keuangan Republik Indonesia
Muhammad Naufal Arya Saka

Muhammad Naufal Arya Saka

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Mudah dan Cepat! Ini Cara Ambil e-SPPT PBB Jakarta Secara Online

April 23, 2026
Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

May 18, 2026
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Cara Isi Daftar Bukti Pemotongan/Pemungutan PPh di SPT Tahunan WPOP

April 30, 2026
Bapenda Tagih Pajak Reklame Kotawaringin Barat

Bapenda Tagih Pajak Reklame Kotawaringin Barat

11
DJP Catat Penerimaan Pajak 2026 Tumbuh 27% hingga Agustus

DJP Catat Penerimaan Pajak 2026 Tumbuh 27% hingga Agustus

6
DPR Setujui Target Pertumbuhan Ekonomi 2027 Sebesar 6%

DPR Setujui Target Pertumbuhan Ekonomi 2027 Sebesar 6%

5
Indonesia Dorong P3B Irlandia untuk Efisiensi Dagang

Indonesia Dorong P3B Irlandia untuk Efisiensi Dagang

5
Garis Kemiskinan Indonesia: BPS-World Bank Jelaskan 64,1%

Garis Kemiskinan Indonesia: BPS-World Bank Jelaskan 64,1%

September 15, 2026
DSI Perketat Pengawasan Underinvoicing dan Transfer Pricing

DSI Perketat Pengawasan Underinvoicing dan Transfer Pricing

September 15, 2026
Klinik Ekspor UMKM Dorong Produk Lokal ke Pasar Global

Klinik Ekspor UMKM Dorong Produk Lokal ke Pasar Global

September 15, 2026
DAC9 Belgia Ubah Pelaporan Pillar Two dan DTT

DAC9 Belgia Ubah Pelaporan Pillar Two dan DTT

September 15, 2026

Recent News

Garis Kemiskinan Indonesia: BPS-World Bank Jelaskan 64,1%

Garis Kemiskinan Indonesia: BPS-World Bank Jelaskan 64,1%

September 15, 2026
DSI Perketat Pengawasan Underinvoicing dan Transfer Pricing

DSI Perketat Pengawasan Underinvoicing dan Transfer Pricing

September 15, 2026
Klinik Ekspor UMKM Dorong Produk Lokal ke Pasar Global

Klinik Ekspor UMKM Dorong Produk Lokal ke Pasar Global

September 15, 2026
DAC9 Belgia Ubah Pelaporan Pillar Two dan DTT

DAC9 Belgia Ubah Pelaporan Pillar Two dan DTT

September 15, 2026

Graha Binakarsa
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C RT.2/RW.5, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi Kota Jakarta Selatan, Jakarta 12940 (021) 21909087

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version