website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Sunday, 17 May 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Dibiayai Pajak, Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah

Yesaya Dapot Tua Sitompul by Yesaya Dapot Tua Sitompul
May 17, 2026
in Nasional
0 0
0
Dibiayai Pajak, Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Pemerintah berkomitmen penuh meningkatkan efisiensi dan ketepatan sasaran belanja negara yang bersumber dari pendapatan masyarakat. Sebagai bagian dari reformasi birokrasi, pemerintah mengumumkan bakal memperluas cakupan program digitalisasi bansos serta perlindungan sosial (perlinsos) di berbagai wilayah tanah air.

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan bahwa program transformasi ini sebelumnya telah sukses melewati tahap uji coba di Kabupaten Banyuwangi. Kini, intervensi teknologi tersebut mulai diperluas ke 42 kabupaten/kota lainnya di Indonesia, di mana sistem baru ini diproyeksikan bakal mengelola basis data dari 11 juta rumah tangga pendaftar bantuan sosial.

“Digitalisasi ini memang sangat penting sehingga proses pengambilan keputusan basisnya harus data akurat. Kami bersyukur kementerian/lembaga (K/L) yang punya sekitar 27.000 aplikasi sudah mulai tersambung,” ujar Luhut Binsar Pandjaitan, yang juga menjabat Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, dikutip Minggu (10/5/2026).

Mengatasi Ketidaktepatan Sasaran Data Kemensos

Langkah masif dalam memperluas program digitalisasi bansos ini diharapkan menjadi solusi mutakhir untuk menyelesaikan persoalan klasik berupa exclusion error (warga miskin yang tidak terdata) dan inclusion error (warga mampu yang justru terdata). Fenomena salah sasaran ini terus dibenahi merujuk pada data evaluasi dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Baca Juga: Terlambat Lapor SPT Masa PPN Bisa Cabut Status PKP Berisiko Rendah

Berdasarkan catatan faktual saat ini, masih ada sekitar 3 juta masyarakat yang berada di kelompok desil 1 (paling miskin) namun justru belum tersentuh jaring pengaman sosial. Ironisnya, terdapat sekitar 2,7 juta penerima manfaat aktif yang tercatat masuk dalam kelompok desil 2, yang notabene memiliki kondisi ekonomi lebih baik.

Melalui skema piloting terpadu di Kabupaten Banyuwangi, akurasi distribusi bantuan terbukti meningkat tajam. Hal ini terjadi karena sistem mengombinasikan berbagai variabel validasi lintas sektoral, mulai dari verifikasi data kependudukan, rekam kepemilikan aset, status kepegawaian, hingga tingkat konsumsi daya listrik rumah tangga pendaftar.

Baca Juga: Saluran Lapor Pak Purbaya Tetap Aktif untuk Aduan Perpajakan

“Adanya exclusion dan inclusion error ini adalah hal yang harus dan sedang kami benahi bersama melalui sistem digital yang lebih presisi. Tidak ada pihak yang paling hebat dalam pekerjaan besar ini, kami semua adalah satu tim yang harus saling mendukung dan menjaga ritme kerja,” tegas Luhut menambahkan.

Target Implementasi Nasional oleh Presiden

Guna memastikan keandalan sistem pemantauan di lapangan, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bakal turun langsung melakukan peninjauan berkala. Kepala Negara direncanakan memantau pelaksanaan program perluasan instrumen digitalisasi bansos ini di Banyuwangi, Surabaya, serta Bali pada Juni 2026 mendatang.

Pemerintah menargetkan uji coba perluasan di tingkat kabupaten/kota ini menjadi tolok ukur krusial sebelum sistem diadopsi secara menyeluruh. Jika performa integrasi data di 42 kabupaten/kota tersebut berjalan mulus tanpa kendala sistemik, maka payung kebijakan nasional siap diterapkan dalam waktu dekat.

“Kalau ini semua berjalan baik yang 42 kabupaten/kota, Presiden nanti roll out pada Oktober atau November, paling lambat tahun ini saya kira secara nasional sudah bisa jalan,” pungkas Luhut.

Sumber Terkait:

  • Kementerian Sosial Republik Indonesia
Yesaya Dapot Tua Sitompul

Yesaya Dapot Tua Sitompul

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Cara Isi Daftar Bukti Pemotongan/Pemungutan PPh di SPT Tahunan WPOP

April 30, 2026
Panduan Lengkap Cara Menanggapi SPKKP di Coretax DJP

Panduan Lengkap Menggunakan Simulator Coretax untuk Pengisian SPT Tahunan PPh Badan

October 9, 2025
Ingin Download NPWP Elektronik? Pastikan Akun Coretax Anda Sudah Aktif, Ini Langkah Resminya

Bukti Potong A1 Kini Bisa Diunduh di Coretax, Ini Panduan Lengkap Lapor SPT

January 6, 2026
Lupa Sampaikan Pemberitahuan NPPN, Ini Risikonya bagi WP Orang Pribadi

Faktur Pajak “Tidak Ada” Tidak Dapat Dikreditkan, Namun Faktur Terlambat Masa Pajak Masih Bisa Dikreditkan: Putusan Majelis Dalam Sengketa Ppn

4
MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

4
Banjir Aturan Baru DJP: Dari Pedoman MAP, Pengaduan, hingga Insentif Magang

DJP Bongkar Sindikat ‘Desa’ Faktur Pajak Fiktif, Negara Rugi Rp180 Miliar

4
Pemerintah Targetkan PDB Manufaktur Nonmigas Tumbuh 5,51% pada 2026

Pemerintah Targetkan PDB Manufaktur Nonmigas Tumbuh 5,51% pada 2026

3
Guna Dukung Belanja Pemda, Menkeu Percepat Penyaluran TKD 2026

Guna Dukung Belanja Pemda, Menkeu Percepat Penyaluran TKD 2026

May 17, 2026
Cara Mengajukan Perpanjangan SPT Tahunan Berdasarkan Aturan Baru DJP

Cara Mengajukan Perpanjangan SPT Tahunan Berdasarkan Aturan Baru DJP

May 17, 2026
Dibiayai Pajak, Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah

Dibiayai Pajak, Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah

May 17, 2026
Terlambat Lapor SPT Masa PPN Bisa Cabut Status PKP Berisiko Rendah

Terlambat Lapor SPT Masa PPN Bisa Cabut Status PKP Berisiko Rendah

May 16, 2026

Recent News

Guna Dukung Belanja Pemda, Menkeu Percepat Penyaluran TKD 2026

Guna Dukung Belanja Pemda, Menkeu Percepat Penyaluran TKD 2026

May 17, 2026
Cara Mengajukan Perpanjangan SPT Tahunan Berdasarkan Aturan Baru DJP

Cara Mengajukan Perpanjangan SPT Tahunan Berdasarkan Aturan Baru DJP

May 17, 2026
Dibiayai Pajak, Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah

Dibiayai Pajak, Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah

May 17, 2026
Terlambat Lapor SPT Masa PPN Bisa Cabut Status PKP Berisiko Rendah

Terlambat Lapor SPT Masa PPN Bisa Cabut Status PKP Berisiko Rendah

May 16, 2026

Graha Binakarsa
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C RT.2/RW.5, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi Kota Jakarta Selatan, Jakarta 12940 (021) 21909087

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version