China Akhiri Era Bebas Pajak Kontrasepsi, Terapkan PPN 13% Mulai 2026

BEIJING – Setelah hampir tiga dekade membebaskan pajak atas kontrasepsi, Pemerintah China akhirnya menetapkan kebijakan baru: seluruh obat dan alat kontrasepsi—mulai dari kondom hingga pil KB—akan dikenai PPN sebesar 13% mulai 1 Januari 2026.

Perubahan kebijakan ini mencerminkan strategi besar China untuk mengatasi krisis demografis, khususnya penurunan angka kelahiran yang terus berlanjut dalam beberapa tahun terakhir.

“Era alat kontrasepsi bebas pajak telah berakhir, dan instrumen pajak digunakan untuk meningkatkan angka kelahiran,” tulis pemerintah China dalam pernyataan resmi, Selasa (9/12/2025).

Dari Kebijakan Satu Anak ke Krisis Fertilitas

Sejak 1980, China menerapkan kebijakan satu anak sebagai upaya drastis untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk. Kebijakan tersebut diikuti dengan sejumlah tindakan ketat seperti:

baca juga: Purbaya siap sikat pendukung impor balpres, pajaknya akan diusut tuntas

Pada tahun 1994, pemerintah bahkan membebaskan PPN atas alat dan obat kontrasepsi untuk mendukung pengendalian kelahiran. Namun situasinya kini berbalik: China menghadapi anjloknya angka kelahiran yang membuat struktur demografis menjadi timpang.

PPN 13% Berlaku Mulai 1 Januari 2026

Mulai tahun depan, semua pembelian alat dan obat kontrasepsi resmi akan dikenai PPN.

“Pembebasan pajak tahun 1994 akan dihapuskan pada 1 Januari 2026. Mulai tanggal tersebut, konsumen harus membayar PPN sebesar 13% atas pembelian produk kontrasepsi,” tegas pemerintah.

Kebijakan ini menjadi sinyal kuat bahwa China sedang mengakhiri warisan kebijakan pengendalian kelahiran dan mengalihkan fokus pada peningkatan populasi muda.

Menghadapi Ancaman Penuaan Penduduk

Pemerintah menyadari bahwa penurunan angka kelahiran dapat membawa dampak ekonomi yang sangat serius. Rendahnya tingkat kelahiran berpotensi membuat:

baca juga: APBN tanggung semua biaya aksesi Indonesia menuju keanggotaan OECD

Menurut laporan Tax Notes International, pemerintah China menilai risiko semakin besar karena sistem pensiun yang berlaku saat ini:

yang membuat rasio pekerja terhadap pensiunan semakin timpang.

“Kondisi tersebut dapat menimbulkan masalah ketenagakerjaan dan beban tinggi pada layanan kesehatan untuk lansia,” demikian salah satu kekhawatiran yang disorot dalam laporan tersebut.

Instrumen Pajak Jadi Bagian Strategi Populasi Jangka Panjang

Pengenaan PPN atas alat dan obat kontrasepsi menjadi bagian dari kebijakan populasi jangka panjang. Pemerintah berharap hambatan finansial terhadap penggunaan kontrasepsi dapat membantu meningkatkan angka fertilitas yang terus menurun.

Sejumlah analis menilai kebijakan ini menunjukkan keseriusan China dalam mengubah arah program kependudukannya setelah puluhan tahun berfokus pada penurunan angka kelahiran.

Sumber terkait

Exit mobile version