Atasi Tekanan Finansial, Pimpinan Peak District Sebut Kenaikan Pajak Sebagai Solusi Adil

DERBYSHIRE – Menjelang perayaan hari jadi yang ke-75, otoritas Taman Nasional Peak District menyuarakan perlunya reformasi pendanaan untuk menjaga kelestarian alam. Direktur Eksekutif Peak District, Phil Mulligan, menyatakan bahwa penyesuaian pajak umum merupakan langkah paling “jelas” dan “adil” untuk meringankan beban keuangan yang kian menghimpit operasional taman nasional tertua di Inggris tersebut.

Meskipun menerima alokasi dana multi-tahun dari pemerintah, pihak otoritas tetap harus menghadapi kenyataan pahit berupa pengurangan jumlah petugas penjaga taman (rangers). Hal ini memicu kekhawatiran terkait pengelolaan 14 juta pengunjung tahunan di tengah penurunan anggaran yang mencapai 40% secara riil sejak tahun 2010.

Mekanisme Kontribusi Pajak yang Ringan Bagi Masyarakat

Mulligan mengilustrasikan betapa kecilnya beban yang diperlukan dari masyarakat untuk menyelamatkan infrastruktur nasional ini. Saat ini, dari total pajak tahunan warga, hanya sekitar 80p yang dialokasikan untuk sepuluh taman nasional. Dengan kenaikan hanya sebesar 8p per tahun bagi setiap wajib pajak, pendanaan taman nasional dapat meningkat signifikan sebesar 10%.

“Mekanismenya sudah tersedia dan sangat adil. Tugas kami adalah memastikan semua orang menyadari betapa krusialnya peran kami dalam pencegahan banjir, penyediaan air bersih, hingga mitigasi perubahan klim.”

Phil Mulligan, Direktur Eksekutif Peak District

Debat Pungutan Pengunjung dan Tarif Kendaraan Listrik

Mengingat kenaikan pajak sulit diwujudkan dalam jangka pendek, muncul berbagai usulan kreatif lainnya. Salah satu opsi yang diperdebatkan adalah penerapan pungutan bagi pengunjung yang menginap (visitor levy) serta tarif jalan bagi kendaraan listrik.

Wali Kota East Midlands, Claire Ward, lebih condong mendukung skema pungutan akomodasi serupa dengan yang akan diterapkan di Edinburgh mulai Juli 2026. Dana tersebut nantinya akan diputar kembali di tingkat lokal untuk meningkatkan fasilitas pariwisata agar lebih berkelanjutan. Di sisi lain, beberapa pihak juga mengusulkan penggunaan teknologi kamera untuk menerapkan pungutan kemacetan guna mengurangi kepadatan parkir dan risiko kebakaran hutan.

Meskipun tantangan anggaran sangat mengecewakan, tim penjaga taman tetap berkomitmen menjaga ekosistem Peak District agar tetap dapat dinikmati hingga 75 tahun mendatang. Pemerintah pusat melalui Defra menyatakan telah menyediakan dana tambahan sebesar £23 juta untuk mendukung perlindungan wilayah daratan nasional.

Exit mobile version