website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Wednesday, 29 April 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Canggih! DJP Rilis AI PalmVision untuk Lacak Kepatuhan Pajak Pengusaha Sawit

Muhammad Naufal Arya Saka by Muhammad Naufal Arya Saka
April 29, 2026
in Nasional
0 0
0
Canggih! DJP Rilis AI PalmVision untuk Lacak Kepatuhan Pajak Pengusaha Sawit
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Optimalisasi Penerimaan Negara: AI PalmVision Hadir Sebagai Solusi Pengawasan Pajak Sektor Sawit

JAKARTA – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengambil langkah revolusioner dalam upaya mengamankan penerimaan negara dari sektor perkebunan. Guna mendongkrak tingkat kepatuhan Wajib Pajak (WP) di industri kelapa sawit, otoritas fiskal ini secara resmi telah merampungkan pengembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang diberi nama PalmVision.

Baca Juga: Perpanjangan SPT Pajak Badan Ditolak? Jangan Panik, Ini Aturan Main Ajukan Ulang

Sistem ini dirancang bukan sebagai alat pengganti, melainkan instrumen pendukung analisis presisi bagi para pegawai DJP, khususnya Account Representative (AR) dan fungsional penilai. Dengan menekan potensi human error, PalmVision mengubah cara kerja konvensional menjadi lebih terotomatisasi, cepat, dan berbasis data yang objektif.

“Realisasi purwarupa AI sampai dengan akhir triwulan IV tahun 2025 adalah sebesar 100%, yaitu dengan diselesaikannya tahapan evaluasi dan penyempurnaan purwarupa.”

— Laporan Kinerja DJP 2025

Mengenal PalmVision: Kolaborasi Data Lintas Instansi

Kecanggihan AI PalmVision Pajak ini terletak pada kemampuan computer vision-nya dalam memprediksi produksi kelapa sawit secara real-time. Menariknya, DJP tidak perlu menghamburkan anggaran besar untuk merealisasikan teknologi ini. Sistem dibangun dalam bentuk purwarupa (prototipe) dengan memanfaatkan kekayaan data lintas instansi yang sudah ada.

Baca Juga: Awas Tindakan Penagihan Aktif! Fasilitas Angsuran Pajak Bisa Dibatalkan Jika WP Wanprestasi

Sumber data yang disuplai ke dalam mesin AI ini merupakan hasil integrasi citra satelit milik Badan Informasi Geospasial (BIG), pembaruan harga komoditas dari Kementerian Pertanian, serta data historis perpajakan internal DJP. Efisiensi ini membuktikan bahwa modernisasi sistem pengawasan fiskal dapat dilakukan secara terukur tanpa membebani postur APBN.

Pengawasan Berbasis Teknologi: Pemanfaatan AI dan computer vision dalam PalmVision memperkuat pendekatan pengawasan berbasis data, sehingga meningkatkan efektivitas penggalian potensi perpajakan secara lebih berkeadilan.

Uji Validitas di Lapangan dan Penyempurnaan Sistem

Guna memastikan akurasi mesin pencari pajaknya, DJP tidak hanya berhenti pada uji laboratorium data. Tim pengembang telah turun langsung ke Provinsi Riau untuk melakukan tinjauan operasional pada siklus bisnis perkebunan kelapa sawit yang menghasilkan Tandan Buah Segar (TBS). Observasi lapangan ini memberikan landasan empiris yang kuat untuk kalibrasi algoritma sistem.

Baca Juga: H-1 Batas Akhir, 12,3 Juta Laporan Pajak SPT Banjiri Coretax

Selain itu, uji validitas secara komprehensif juga digelar dengan mengundang langsung jajaran Account Representative (AR) dan fungsional penilai. Umpan balik (feedback) yang diberikan oleh petugas di garis depan pengawasan sangat vital untuk memastikan bahwa prediksi produksi dari AI PalmVision Pajak relevan dengan kondisi riil WP perkebunan sawit.

Keseluruhan tahapan penyempurnaan teknologi ini secara resmi telah ditutup dan dilaporkan melalui Nota Dinas Direktur Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan dengan nomor ND-2590/PJ.08/2025 pada akhir tahun lalu. Kehadiran inovasi ini diharapkan mampu menjadi ujung tombak DJP dalam menyisir potensi penerimaan negara yang selama ini tak tersentuh di sektor agrikultur.

Sumber Terkait:

  • Laman Resmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP)
  • Kementerian Pertanian Republik Indonesia
Muhammad Naufal Arya Saka

Muhammad Naufal Arya Saka

Graha Binakarsa
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C RT.2/RW.5, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi Kota Jakarta Selatan, Jakarta 12940 (021) 21909087

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version