website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Sunday, 1 November 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Internasional

Sahkan UU Baru, Angola Siapkan Ekosistem Hukum dan Iklim Pajak Ramah Startup

Muhammad Naufal Arya Saka by Muhammad Naufal Arya Saka
May 5, 2026
in Internasional
0 0
0
Sahkan UU Baru, Angola Siapkan Ekosistem Hukum dan Iklim Pajak Ramah Startup
0
SHARES
54
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LUANDA – Majelis Nasional Angola mengambil langkah progresif dengan menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) Startup secara bulat melalui 181 suara mutlak. Keputusan bersejarah ini membuka jalan bagi terbentuknya rezim hukum yang spesifik untuk melindungi serta mendorong perusahaan inovatif, sekaligus merancang ekosistem pajak yang terstruktur di negara kawasan Afrika Barat tersebut.

Baca Juga: Pajak Daerah Sussex & Surrey Naik Maksimal, Badenoch Tetap Bela Janji Konservatif

Menteri Perindustrian dan Perdagangan Angola, Rui Miguêns de Oliveira, memaparkan bahwa beleid ini hadir secara strategis untuk mengisi kekosongan regulasi yang selama ini menjadi hambatan bagi para pelaku usaha. Langkah ini dinilai krusial guna menciptakan kepastian hukum sekaligus menjadi katalisator bagi lompatan inovasi teknologi. Di sisi lain, regulasi ini diyakini mampu mengakselerasi dinamika ekonomi, menyerap tenaga kerja terampil, serta mendorong formalisasi aktivitas bisnis di mata otoritas pajak nasional.

“Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan hukum, ekonomi, dan pajak (fiskal) yang sangat menguntungkan bagi kemunculan serta konsolidasi perusahaan-perusahaan inovatif di dalam negeri.”

— Ireno Nambalo, Anggota Majelis Nasional Angola

Batasan Pendapatan dan Pemisahan Entitas Bisnis

Guna memberikan ruang bernapas bagi perusahaan perintis, regulasi terbaru ini menetapkan batasan peredaran bruto (omzet) tahunan maksimal setara dengan 3,5 juta dolar AS. Menariknya, pemerintah sama sekali tidak mematok nilai batas bawah pendapatan minimum. Artinya, inisiatif rintisan yang belum mencetak keuntungan pun tetap sah diakui dalam kategori startup, membebaskan mereka dari tekanan kewajiban perpajakan dini yang sering kali mencekik.

Baca Juga: Nasib Deposit Pajak KJS 200 Jika Perpanjangan SPT Ditolak

Diferensiasi Entitas: Model regulasi ini membedakan secara tegas antara startup dengan entitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Fokus utama beleid ini dialokasikan khusus untuk bisnis teknologi dengan potensi pertumbuhan eksponensial berskala global.

Pemisahan entitas ini sangat penting dalam penentuan rezim perpajakan dan pemberian insentif di masa depan. Dengan tidak menyamaratakan startup dan UMKM konvensional, otoritas pajak dapat merancang paket keringanan fiskal (tax holiday atau tax allowance) yang lebih tepat sasaran bagi para pelopor teknologi.

Baca Juga: Polemik Pendanaan DSA: Nigel Farage Khawatir Pembayar Pajak Doncaster Terbebani

Melalui pengesahan undang-undang yang pro-inovasi ini, Angola secara agresif menyejajarkan diri dengan tren ekonomi digital internasional. Harmonisasi antara hukum komersial dan kelonggaran kebijakan pajak ini diharapkan mampu mengubah negara tersebut menjadi salah satu pusat lahirnya berbagai perusahaan rintisan berkelas dunia di masa mendatang.

Sumber Terkait:

  • Kementerian Keuangan Republik Angola (MINFIN)
  • Portal Resmi Pemerintah Republik Angola
Muhammad Naufal Arya Saka

Muhammad Naufal Arya Saka

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Mudah dan Cepat! Ini Cara Ambil e-SPPT PBB Jakarta Secara Online

April 23, 2026
Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

May 18, 2026
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Ketentuan Baru Pelaporan Struktur Manajemen Perusahaan dalam Coretax.

April 30, 2026
Pemutihan Pajak Kendaraan 2026: Ada Diskon hingga Penghapusan Denda

Pemutihan Pajak Kendaraan 2026: Ada Diskon hingga Penghapusan Denda

16
Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

10
Restitusi Pajak Tembus Rp198,71 Triliun, PPN dan PPnBM Mendominasi

Restitusi Pajak Tembus Rp198,71 Triliun, PPN dan PPnBM Mendominasi

6
Memahami Penghitungan PPh Final bagi Pengusaha Kecil pada 2026

Memahami Penghitungan PPh Final bagi Pengusaha Kecil pada 2026

5
PMK 71/2026 Ubah Skema Pembayaran Pokok Pajak dan Denda

PMK 71/2026 Ubah Skema Pembayaran Pokok Pajak dan Denda

November 1, 2026
Ekonomi Belum Tercatat Diperkirakan Rp10.000 Triliun, Hashim Soroti Pajak

Ekonomi Belum Tercatat Diperkirakan Rp10.000 Triliun, Hashim Soroti Pajak

November 1, 2026
DJP Bali Klarifikasi Data Wajib Pajak, Totalnya 10.000

DJP Bali Klarifikasi Data Wajib Pajak, Totalnya 10.000

November 1, 2026
Riset Jadi Sorotan dalam Forum Perpajakan Internasional 2026

Riset Jadi Sorotan dalam Forum Perpajakan Internasional 2026

November 1, 2026

Recent News

PMK 71/2026 Ubah Skema Pembayaran Pokok Pajak dan Denda

PMK 71/2026 Ubah Skema Pembayaran Pokok Pajak dan Denda

November 1, 2026
Ekonomi Belum Tercatat Diperkirakan Rp10.000 Triliun, Hashim Soroti Pajak

Ekonomi Belum Tercatat Diperkirakan Rp10.000 Triliun, Hashim Soroti Pajak

November 1, 2026
DJP Bali Klarifikasi Data Wajib Pajak, Totalnya 10.000

DJP Bali Klarifikasi Data Wajib Pajak, Totalnya 10.000

November 1, 2026
Riset Jadi Sorotan dalam Forum Perpajakan Internasional 2026

Riset Jadi Sorotan dalam Forum Perpajakan Internasional 2026

November 1, 2026

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version