WALES – Kondisi Layanan Kesehatan Nasional (NHS) menjadi isu paling panas yang mendominasi agenda para pemimpin partai di Wales. Dalam acara “Your Voice Live: Ask the Leader” yang disiarkan BBC Wales, masalah daftar tunggu pasien, kekurangan tenaga medis, hingga pendanaan layanan sosial menjadi sorotan utama menjelang pemilihan Senedd.
Ketiga pemimpin partai yang hadir Partai Konservatif Wales, Plaid Cymru, dan Liberal Demokrat Wales dihadapkan pada pertanyaan kritis dari pemilih di Haverfordwest mengenai akses dokter umum dan reorganisasi rumah sakit. Meski data terbaru menunjukkan penurunan daftar tunggu selama delapan bulan berturut-turut, angka pasien yang menunggu perawatan masih mencapai 713.048 jalur pada Januari 2026.
Kritik Atas Krisis Tenaga Medis dan Manajemen Anggaran NHS
Darren Millar dari Partai Konservatif Wales menyebut kondisi saat ini sebagai “hal yang memalukan”. Ia menyoroti fenomena paramedis, dokter, dan perawat lulusan baru yang justru diminta mencari pekerjaan ke luar negeri karena ketiadaan lowongan di NHS Wales. Millar berargumen bahwa kegagalan ini disebabkan oleh kebijakan Partai Buruh yang telah berkuasa bertahun-tahun.
Untuk membiayai perbaikan layanan, Millar mengusulkan pemotongan birokrasi dan anggaran politisi di Cardiff Bay daripada menaikkan pajak. “Kami akan memangkas kedutaan-kedutaan kecil di luar negeri yang tidak perlu dibiayai pemerintah Wales guna memastikan peningkatan jumlah tempat tidur rumah sakit,” tegasnya.
“Sangat memalukan melihat tenaga medis lulusan baru kita harus keluar negeri untuk mendapatkan pekerjaan, sementara sistem kesehatan dalam negeri disebut sedang darurat.”
— Darren Millar, Partai Konservatif Wales
Janji Penghapusan Daftar Tunggu dan Reformasi Pajak
Rhun ap Iorwerth dari Plaid Cymru memberikan janji ambisius bahwa di bawah pemerintahannya, tidak akan ada pasien yang menunggu lebih dari dua tahun untuk mendapatkan perawatan. Saat ini, tercatat masih ada 5.000 orang yang berada dalam daftar tunggu jangka panjang tersebut. Selain isu kesehatan, ia juga berjanji meninjau ulang aturan pajak properti sewa liburan (aturan 182 hari) yang mengancam pemilik usaha kecil.
Di sisi lain, Jane Dodds dari Liberal Demokrat Wales menawarkan solusi berbeda melalui sektor fiskal. Ia mengusulkan kenaikan pajak penghasilan sebesar 1p untuk mendanai layanan sosial secara memadai. Menurutnya, hal ini penting untuk mengatasi masalah 1.400 pasien yang tertahan di rumah sakit hanya karena menunggu penilaian layanan sosial.
Debat ini menjadi pembuka dari rangkaian dialog menjelang pemilu Senedd pada 7 Mei mendatang. Program selanjutnya dijadwalkan pada 15 April yang akan menghadirkan pemimpin dari Partai Buruh Wales, Reform UK, dan Partai Hijau Wales untuk memaparkan visi mereka bagi masa depan Wales.
