website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Wednesday, 17 June 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Internasional

Penasihat Starmer bidang biaya hidup menyerukan perpanjangan pemotongan pajak bahan bakar

Muhammad Nur Izzuddin by Muhammad Nur Izzuddin
April 10, 2026
in Internasional
0 0
0
Telusuri Kebocoran Setoran Pajak BBM, Pemprov Bentuk Tim Gabungan
0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

INGGRIS – Penasihat Perdana Menteri bidang biaya hidup, Lord Walker, mendesak pemerintah Inggris untuk segera mempertimbangkan perpanjangan pemotongan pajak bahan bakar. Langkah ini dinilai krusial menyusul lonjakan harga bensin global yang dipicu oleh meningkatnya ketegangan militer antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran.

Lord Walker menyuarakan agar Sir Keir Starmer mempertahankan pemotongan sebesar 5 pence yang dijadwalkan berakhir pada September mendatang. Mengingat Iran telah memblokir Selat Hormuz jalur vital bagi seperlima pasokan minyak dunia harga energi diprediksi akan terus merangkak naik dan membebani konsumen serta pelaku bisnis.

Baca Juga: Perkuat Pengawasan, Kantor Pajak dan BPS Rekonsiliasi Data Usaha

Dampak Krisis Timur Tengah Terhadap Kebijakan Fiskal Energi

Merespons situasi di Iran, Sir Keir Starmer menyatakan bahwa rencana kenaikan pajak akan terus ditinjau kembali. Saat ini, pemerintah Inggris masih memberlakukan tarif pajak rendah yang awalnya diperkenalkan sejak invasi Rusia ke Ukraina tahun 2022. Namun, tekanan dari berbagai pihak agar kebijakan ini diperluas semakin kuat seiring dengan langkah negara lain seperti Australia dan Irlandia yang juga memangkas pajak bahan bakar mereka.

Selain masalah bahan bakar, masyarakat Inggris juga menghadapi tantangan pada batasan harga energi (energy price cap). Meskipun batasan baru berlaku per 1 April, tagihan rumah tangga diperkirakan akan melonjak tajam pada Juli mendatang akibat efek domino konflik Timur Tengah terhadap harga minyak mentah dunia.

“Mengingat situasi saat ini, kita memang perlu memikirkan dan membicarakan perpanjangan atau perluasan kebijakan ini untuk mengurangi beban bisnis dan konsumen.”

— Lord Walker, Penasihat Biaya Hidup PM Inggris

Desakan Partai Oposisi dan Rencana Cadangan Pemerintah

Kritik keras datang dari berbagai partai oposisi. Pemimpin Partai Konservatif, Kemi Badenoch, memprediksi pemerintah akan melakukan “balik arah” terkait kebijakan pajak ini. Sementara itu, Partai Liberal Demokrat mengusulkan pemotongan darurat yang lebih besar, yakni 10p pada bea bahan bakar, dan Reform UK mendesak pemangkasan PPN bensin guna melindungi daya beli masyarakat.

Menteri Keuangan Rachel Reeves menyatakan bahwa dukungan tambahan akan difokuskan kepada kelompok yang paling membutuhkan. Sejauh ini, langkah-langkah pemerintah meliputi:

  • Pembekuan Pajak: Tarif pajak bahan bakar dipastikan tetap rendah setidaknya hingga September 2026.
  • Bantuan Minyak Pemanas: Dana tambahan bagi rumah tangga yang bergantung pada minyak pemanas.
  • Intervensi Harga Pangan: Upaya menurunkan harga pangan di kasir supermarket untuk meredam inflasi.

Baca Juga: Restoran Georgia Salahkan Kenaikan Tarif Sebagai Penyebab Penutupan

Dengan meningkatnya ketidakpastian global, perdebatan mengenai perpanjangan pemotongan pajak bahan bakar ini diprediksi akan menjadi agenda utama parlemen dalam beberapa bulan mendatang untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Baca Juga: Partai Konservatif Janji Hapus Pajak Karbon Sektor Industri

Sumber Terkait:

  • BBC News Business
  • HM Treasury UK
Muhammad Nur Izzuddin

Muhammad Nur Izzuddin

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

May 18, 2026
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Mudah dan Cepat! Ini Cara Ambil e-SPPT PBB Jakarta Secara Online

April 23, 2026
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Cara Isi Daftar Bukti Pemotongan/Pemungutan PPh di SPT Tahunan WPOP

April 30, 2026
Lupa Sampaikan Pemberitahuan NPPN, Ini Risikonya bagi WP Orang Pribadi

Faktur Pajak “Tidak Ada” Tidak Dapat Dikreditkan, Namun Faktur Terlambat Masa Pajak Masih Bisa Dikreditkan: Putusan Majelis Dalam Sengketa Ppn

4
MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

4
Banjir Aturan Baru DJP: Dari Pedoman MAP, Pengaduan, hingga Insentif Magang

DJP Bongkar Sindikat ‘Desa’ Faktur Pajak Fiktif, Negara Rugi Rp180 Miliar

4
Pemerintah Targetkan PDB Manufaktur Nonmigas Tumbuh 5,51% pada 2026

Pemerintah Targetkan PDB Manufaktur Nonmigas Tumbuh 5,51% pada 2026

3
Tinggalkan Gaya Konfrontatif! Kepatuhan Pajak Butuh Era Kolaborasi dan Saling Percaya

Pajak: Amnesti Fiskal Bengkulu Sukses Hapus Denda Rp23 Miliar, Puluhan Ribu Kendaraan Padati Samsat

June 17, 2026
Perusahaan Tak Bayar Gaji Karyawan, Apakah Masih Wajib Lapor SPT Masa PPh 21?

Pajak Kendaraan Sumut: Putus Ketergantungan Amnesti, Pemprov Tebar Insentif Lux

June 17, 2026
Ketegasan KPP Boyolali: Blokir 15 Rekening Wajib Pajak Akibat Tunggakan Miliaran

Pajak: Kanwil DJP Jateng II Sita Serentak Aset Penunggak Senilai Rp2,05 Miliar

June 17, 2026
Tata Cara Akses e-SPPT PBB-P2 DKI Jakarta untuk Periode Pajak 2026.

Cara Pengajuan Pembebasan PBB-P2 Pensiunan Guru Jakarta

June 15, 2026

Recent News

Tinggalkan Gaya Konfrontatif! Kepatuhan Pajak Butuh Era Kolaborasi dan Saling Percaya

Pajak: Amnesti Fiskal Bengkulu Sukses Hapus Denda Rp23 Miliar, Puluhan Ribu Kendaraan Padati Samsat

June 17, 2026
Perusahaan Tak Bayar Gaji Karyawan, Apakah Masih Wajib Lapor SPT Masa PPh 21?

Pajak Kendaraan Sumut: Putus Ketergantungan Amnesti, Pemprov Tebar Insentif Lux

June 17, 2026
Ketegasan KPP Boyolali: Blokir 15 Rekening Wajib Pajak Akibat Tunggakan Miliaran

Pajak: Kanwil DJP Jateng II Sita Serentak Aset Penunggak Senilai Rp2,05 Miliar

June 17, 2026
Tata Cara Akses e-SPPT PBB-P2 DKI Jakarta untuk Periode Pajak 2026.

Cara Pengajuan Pembebasan PBB-P2 Pensiunan Guru Jakarta

June 15, 2026

Graha Binakarsa
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C RT.2/RW.5, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi Kota Jakarta Selatan, Jakarta 12940 (021) 21909087

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version